WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Semar, Trio Pendekar Hukum

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Semar, Trio Pendekar Hukum
Mudjono | Ensikonesia.com | MA

Mudjono, SH, Ketua Mahkamah Agung RI Ke-6 periode 18 Februari 1981 sampai 24 April 1984, dan Menteri Kehakiman, Kabinet Pembangunan III, 29 Maret 1978 - 9 Februari 1981, dijuluki sebagai Semar dalam Trio Punakawan/Pendekar Hukum karena ketegasannya dalam penegakan hukum.

Ketua Mahkamah Agung (1981-1984)
Lihat Curriculum Vitae (CV) Mudjono

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Mudjono

QR Code Halaman Biografi Mudjono
Bio Lain
Click to view full article
Nuzran Joher
Click to view full article
Liem Swie King
Click to view full article
Rudi Rubiandini Suharsyah
Click to view full article
Buya Hamka
Click to view full article
Ignatius Slamet Rijadi
Click to view full article
J. Kristiadi
Click to view full article
Teddy Sumarno

Pria kelahiran Bangsalsari, Jember, Jawa Timur, 30 Juli 1927, itu bersama Ali Said, SH (Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Kehakiman), dan Ismail Saleh (Jaksa Agung) pernah dijuluki ''Trio Punakawan/Pendekar Hukum''. Trio petinggi hukum itu terkesan kompak dan tegas dalam penegakan hukum sehingga mendapat gelar punakawan (tokoh terkenal dunia pewayangan). Dalam Trio Punakawan itu, Mudjono berperawakan gemuk digelari sebagai Semar, Ali Said yang kurus jangkung sebagai Petruk, dan Ismail Saleh yang berpustur pendek sebagai Gareng. Ketiganya sebagai abdi Pandawa dalam cerita wayang.

Julukan itu telah muncul setelah Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Soeharto
pada Januari 1981, secara bersamaan mengangkat ketiga pendekar hukum itu menjabat Ketua Mahkamah Agung (Mudjono, menggantikan Prof Oemar Seno Adji yang pensiun), Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Kehakiman (Ali Said yang semula Jaksa Agung, menggantikan Mudjono), dan Jaksa Agung (Ismail Saleh yang sebelumnya menjabat Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal). Ketiganya mengawali karir dari institusi militer, dan tamatan Perguruan Tinggi Hukum Militer.

Semasih menjabat Ketua MA, Mudjono meninggal di Jakarta, 14 April 1984 pada umur 56 tahun, karena penyakit kanker tulang dan dimakamkan di Taman Makam Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
Kalibata. Ali Said menggantikannya sebagai Ketua MA (1984-1992).

Mudjono mengawali karir sebagai Kapolri (1968-1971)
Kapolri (1968-1971)
polisi
Tentara Laut pada Komando Angkatan Laut Karesidenan Besuki. Kemudian dia berkesempatan tugas mengikuti Akademi Hukum Militer di Jakarta. Setelah tamat dari Akademi Hukum Militer, dia diangkat menjadi Asisten II Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
Kehakiman Angkatan Darat di Jakarta.

Karirnya melejit hingga menjabat Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Kehakiman, Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Kabinet Pembangunan
III, 29 Maret 1978 - 9 Februari 1981 menggantikan Mochtar Kusumaatmadja (28 Maret 1973 - 29 Maret 1978) dan digantikan Ali Said (9 Februari 1981 - 19 Maret 1983). Karirnya mencapai puncak sebagai Ketua MA 18 Februari 1981 sampai 24 April 1984.

Semasih menjabat Ketua MA, Mudjono meninggal di Jakarta, 14 April 1984 pada umur 56 tahun, karena penyakit kanker tulang dan dimakamkan di Taman Makam Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
Kalibata. Ali Said menggantikannya sebagai Ketua MA (1984-1992). Penulis: Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
Ch. Robin Simanullang
| Bio TokohIndonesia.com

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh cross  -  Dibuat 24 Mar 2012  -  Pembaharuan terakhir 19 Apr 2012
Tatkala Didaulat Jadi Presiden Ibu (mantan) Penderita Kusta

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Genghis Khan adalah salah satu pejuang yang namanya kesohor di penjuru dunia, meski mengalami masa kecil yang berat akibat kematian tragis kepala suku yang juga adalah ayahnya.

Note: Bacaan ringan tapi bermakna.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: