WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

Berita Tokoh Monitor

KPK-Hukum

Bisnis-Entrepreneur

Internet-Social Media

Budaya-Sastra

Mancanegara

Olahraga

Gaya Hidup

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Pendiri Parfi

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Pendiri Parfi
Suryo Sumanto | TokohIndonesia.com | klatenonline.com

Wartawan, seniman, dan sastrawan ini sukses membidani dan mengasuh PARFI, sebuah organisasi profesi keartisan yang masih tetap eksis hingga saat ini. Bersama dua rekannya, Djamaluddin Malik dan Usmar Ismail, nama Suryo Sumanto termasuk dalam daftar tokoh penting yang meletakkan pondasi perfilman nasional.

Wartawan, seniman, sastrawan
Lihat Curriculum Vitae (CV) Suryo Sumanto

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Suryo Sumanto

QR Code Halaman Biografi Suryo Sumanto
Bio Lain
Click to view full article
Dedi Mulyadi
Click to view full article
Tamrin A Tomagola
Click to view full article
Abdullah Puteh
Click to view full article
Acha Septriasa
Click to view full article
Batara N Simatupang
Click to view full article
Roeslan Abdulgani
Click to view full article
Cornelia Agatha

Suryo Sumanto lahir di Klaten, Jawa Tengah, 15 September 1918. Meski hidup di zaman kolonial Belanda, putra Raden Ngabehi Mangunsuromo ini mendapat kesempatan bekerja sebagai guru Neutraalschool Delanggu, Verslaggeyex in die Bode di kota kelahirannya. Selain mengajar, Suryo juga berkecimpung di dunia jurnalistik sebagai Lihat Daftar Wartawan
Lihat Daftar Wartawan
wartawan
lepas dengan menggunakan nama samaran Sumantri. Seorang kakak Suryo bernama SK Trimurti juga dikenal sebagai tokoh pers nasional dan tokoh politik.

Di sela waktunya yang tersita karena memburu berita, Suryo juga aktif berorganisasi. Ia pernah menjabat sebagai ketua cabang Klaten serta menjadi ketua Perda. Selain itu, sejak muda ia giat dalam sejumlah perkumpulan seni, antara lain menjadi anggota Menteng 31 dan rombongan seniman Merdeka yang turut aktif berpropaganda untuk mencapai kemerdekaan.

Di bawah PARFI, rasa kebersamaan antar seniman film pun kian kuat karena perasaan senasib sepenanggungan di antara mereka. Meski demikian, di awal berdirinya, masih banyak tujuan PARFI yang belum bisa diwujudkan, salah satunya adalah membersihkan organisasi tersebut dari kegiatan berpolitik.

Di tahun 40-an, setelah kekuasaan atas Indonesia berpindah ke tangan Jepang, Suryo ditunjuk sebagai pemimpin pertunjukan keliling untuk Pusat Kebudayaan yang menyajikan film, sandiwara, dan seni tari. Kemampuan menulisnya mengantarkan Suryo ditempatkan di bagian pers dan propaganda pada organisasi bentukan pemerintah Jepang, Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA). Suryo juga bertugas di Jawa Hokokai sebagai pembantu umum latihan kebudayaan Sendenbu.

Pasca proklamasi kemerdekaan, ia kian giat berkiprah di berbagai lembaga dan organisasi terlebih yang bergerak di bidang jurnalistisk dan kesenian. Selain pernah tercatat sebagai anggota pimpinan Pers dan Propaganda Jawatan V serta anggota berani dengan pangkat Kapten pada KeLihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
an Pertahanan, ia juga pernah memangku jabatan sebagai Ketua Umum Badan Permusyawaratan Sandiwara Indonesia (Bapersi), anggota redaksi majalah tentara, Harian Patriot di Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
, anggota redaksi majalah kebudayaan Arena, pemimpin perkumpulan sandiwara amatir Sekar Hati, anggota sandiwara Ganesha, anggota direksi Lembaga Kebudayaan, dan wakil ketua seksi film dan sandiwara.

Pada tahun 1950, Suryo bersama salah satu rekannya, Sutradara
Sutradara
Usmar Ismail
mendirikan Perfini (Persatuan Film Nasional Indonesia). Enam tahun berselang, tepatnya 10 Maret 1956, berdirilah PARFI (Persatuan Artis Sutradara
Sutradara
film Indonesia
) yang didasari dengan semangat untuk memberikan kontribusi bagi bangsa guna mewujudkan cita-cita memajukan Negara berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Organisasi tersebut pertama kali diproklamirkan di Gedung SBKA Manggarai, Jakarta dengan sekretariat di Jalan, Kramat V, Jakarta Pusat.

Lahirnya PARFI berawal dari vakumnya kegiatan SARI (Sarikat Artis Indonesia) sejak pemerintah Jepang berkuasa di Indonesia. Kongres pertama organisasi tempat para artis film bernaung itu akhirnya memilih Suryo Sumanto sebagai Ketua Umum. Selanjutnya untuk melanjutkan roda organisasi, Suryo dibantu para anggota yang terdiri dari Rendra Karno, Kotot Sukardi, Basuki Effendi, Wildan Dja'far, Sofia Waldy, Deliana Surawidjaja, Idrus Nawawi (Palembang), Eddy Saputra (Medan), Basuki Zailani (Bandung), Ismail Saleh (Semarang), Abdul Gafur (Surabaya), dan Subekto (Yogya).

Di masa itu, organisasi profesi keartisan yang diresmikan Ibu Negara Hj. Istri Presiden I RI (Ir. Soekarno)
Istri Presiden I RI (Ir. Soekarno)
Fatmawati
Soekarno itu merupakan satu-satunya organisasi yang menjadi pilihan bagi insan perfilman Indonesia untuk memperjuangkan cita-cita seperti yang pernah disampaikan H. Sutradara
Sutradara
Usmar Ismail
, "Dengan film kita bisa memberikan sumbangan pada revolusi Indonesia. Sebagai organisasi, PARFI juga diharapkan dapat menjadi wadah, alat penghimpun dan pemersatu, dan penyaluran daya kreasi serta amal perjuangan Artis Sutradara
Sutradara
film Indonesia
dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara, khususnya mempertinggi derajat dan martabat kesenian melalui film nasional." Keberadaan PARFI dikukuhkan oleh pemerintah sebagai Organisasi Profesi dengan kekuatan Rekomendasi.

Di bawah PARFI, rasa kebersamaan antar seniman film pun kian kuat karena perasaan senasib sepenanggungan di antara mereka. Meski demikian, di awal berdirinya, masih banyak tujuan PARFI yang belum bisa diwujudkan, salah satunya adalah membersihkan organisasi tersebut dari kegiatan berpolitik. Seperti yang terjadi di tahun 1964 saat Kongres III PARFI digelar. Sejumlah anggota cenderung mengikuti aksi PAFFIAS yaitu gerakan anti film Amerika. Saat itu, secara demonstratif mereka meninggalkan persidangan. Sehingga, Suryo Sumanto menjadi tumpuan harapan dari sekitar 300 anggota PARFI. Usai kongres tersebut, Suryo Sumanto dibantu dua wakilnya yakni Djoko Lelono dan Chaidir Dja'far, berhasil membebaskan PARFI dari cengkeraman kekuatan politik saat itu.

Selama menjabat sebagai Ketua Umum PARFI hingga periode ke III, Suryo kerap menjadi penasehat pada saat film-Sutradara
Sutradara
film Indonesia
dilanda krisis. Di bawah kepemimpinannya, Parfi bersih dari campur tangan PKI dan antek-anteknya. PARFI bersama PPFI (Persatuan Perusahaan Film Indonesia) juga pernah menggelar demontrasi di depan Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Presiden Soekarno
untuk mengatasi serbuan film asing yang kala itu tengah merebak dan merugikan industri perfilman Tanah Air. Masa kepemimpinan Suryo Sumanto menjadi tonggak bagi PARFI untuk memperjuangkan serta mempertinggi derajat dan martabat kesenian melalui film produksi anak negeri.

Di mata para koleganya, sosok Suryo Sumanto yang semasa hidupnya dikenal senang berkelakar ini tak sungkan menolong siapa pun yang tengah dilanda kesulitan terutama mereka yang bergelut di dunia perfilman. Suryo wafat pada 13 Juli 1971 di usia 53 tahun akibat serangan jantung. Dengan iringan rekan-rekannya, tokoh yang juga dikenal sebagai Bapak Artis Film Indonesia ini diantarkan ke peristirahatannya yang terakhir di TPU Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat. muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 10 Nov 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
Beri Komentar

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Sponsorship

Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

Sponsor Bronze
Sponsor Bronze: US$50
Sponsor Silver
Sponsor Silver: US$250
Sponsor Gold
Sponsor Gold: US$500


Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
 

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: