Letnan Jenderal TNI Marciano Norman dipercaya sebagai Kepala BIN mengantikan Jenderal Polisi (purn) Sutanto. Berbagai jabatan strategis pernah dijabatnya selama berkarir di militer, diantaranya sebagai Komandan Pasukan Pengaman Presiden, Pangdam Jaya dan terakhir sebagai Komandan Kodiklat Bandung.
- biografi tokoh indonesia marciano norman
- profil letjen tni marciano norman
- marciano norman jenderal tni
- letjen norman
- alamat mayjen tni norman sasono di bogor
- biografi jenderal marciano norman
- anak marciano norman
- riwayat hidup marciano
- riwayat hidup bisuk siahaan
- kepala bin marcianonormanberkedudukan alamat
- biografi norman sasono
- marciano norman sasono bin
- profil letjen marciano norman
- norman sasono mantan pangdam tutup usia
- biografi letjen tni marciano norman
- Profil Norman Marciano
- profil pangdam jaya marciano norman
- Marciano Norman
- anak marciano norman
- siapa pendiri kavaleri indonesia
- pangdam norman sasono
- marciano norman biography
- marciano norman kepala bin
- letjen marciano norman profil
- marciano norman agama
- mantan pangdam jaya norman sasono
Badan Intelijen Negara (BIN) dihadapkan pada tugas berat untuk menangkal dan menanggulangi maraknya aksi kekerasan, terorisme, bom bunuh diri dan gerakan radikal lainnya. Untuk menghadapi situasi tersebut, BIN sebagai induk intelijen negara harus kuat. Konsolidasi antar lembaga intelijen negara lainnya diperlukan kebersamaannya untuk mencegah pemicu instabilitas keamanan nasional. Seperti membongkar jaringan terorisme yang masih terus-menerus menebar keresahan di tengah masyarakat.
Meski kewenangan BIN akan diperkuat, BIN diharapkan tetap pada jalur professionalitasnya, tidak kembali ke sosok militeristik dalam menjalankan tugasnya, agar masyarakat tidak menjadi resah. UU Intelijen ini sungguh-sungguh dijalankan untuk melindungi masyarakat
Tugas baru tersebut kini berada di pundak Letjen TNI Marciano Norman. Ia dikenal memiliki karakter yang tegas, sehingga dipandang sebagai sosok yang tepat untuk memimpin BIN. Mantan Pandam Jaya ini ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Kepala BIN di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, (17/10/2011) untuk mengantikan Jenderal polisi Sutanto yang telah menjabat sebagai kepala BIN sejak 2009. Pergantian ini diharapkan sebagai babak baru di tubuh BIN dalam membenahi lembaga tersebut di dalam menjalankan tugas-tugasnya.
Sementara itu, dunia intelijen bukan hal yang baru bagi lulusan Akamdemi Militer 1978 ini. Pria kelahiran Banjarmasin, Kalimantan Selatan 28 Oktober 1958 ini, sebelumnya juga pernah menempuh pendidikan khusus di bidang intelijen. Selain itu, beberapa jabatan strategis yang pernah dijabatnya mulai dari Komandan Paspampres dan Pangdam Jaya, membuatnya harus besinggungan dengan dunia intelijen. Baik dalam pengamanan khusus terhadap presiden dan juga tamu-tamu kepresidenan dari negara-negara sahabat. Maupun sebagai Pangdam Jaya yang bertugas menjaga keamanan Ibu Kota Jakarta sebagai barometer keamanan nasional.
Sebelumnya Jenderal bintang tiga dari kesatuan kavaleri ini, dalam berkarir di dunia militer tergolong cemerlang. Ia mengawali karirnya sebagai komandan Peleton Yonkav 7 Kodam Jaya, Komandan Kompi Serbu 73 Yonkav 7 Kodam, Kasi Ops Yonkav 7 Kodam Jaya hingga menjadi Komandan Kavaleri Batalyon 7 Kodam Jaya.
Kemudian setelah itu, putra mantan Pangdam Jaya Mayjen TNI (Pur.) Norman Sasono ini, dipercaya sebagai Komandan Kodim 1633/Nainaro, Wakil Assisten Operasi Kaskargatap I/Jakarta, Waasops Kasdam Jaya, Asops Kasgartap I/Jakarta, Asops Kasdam Jaya, Danrem 121/ABW Kodam Tanjungpura dan menjabat sebagai Direktur Analisa Lingkungan Strategis DItjen Strategi Pertahanan Departemen Pertahanan. Setelah itu, menjadi Komandan Pasukan Pengaman Presiden, 2008, Panglima Daerah Militer Jaya, 2010 hingga terakhir sebagai Komandan Kodiklat, Bandung, Jawa Barat, 2011 dengan pangkat Letnan Jenderal.
Sementara itu, BIN yang selama ini yang terkesan hanya bertugas sebagai pemberi informasi akan semakin diperkuat dengan disetujuinya Rancangan Undang-Undang Intelijen oleh DPR pada 11 Oktober 2011. Meski kewenangan BIN diperkuat, BIN diharapkan tetap pada jalur professionalitasnya, tidak kembali ke sosok militeristik dalam menjalankan tugasnya, agar masyarakat tidak menjadi resah. UU Intelijen ini sungguh-sungguh dijalankan untuk melindungi masyarakat. San, red
Update Data & Sponsorship
Dukungan Anda, Semangat Kami
(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.
Update Konten/Saran
Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:
- Menambah (Daftar) Tokoh
- Memperbaharui CV atau Biografi
- Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
- Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
- Menambah Galeri Foto
- Menambah Video
- Menjadi Member
- Memasang Banner/Iklan
- Memberi Dukungan Dana
- Memberi Saran
Contoh Penggunaan
Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:
Rumah Presiden SBY
Rumah Presiden Soekarno
Rumah Megawati Soekarnoputri
Silakan menghubungi kami di:
- Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
- Email:
- Atau gunakan FORM KONTAK ini
Sponsorship
Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.
Sponsor Bronze ![]() | Sponsor Silver ![]() |
Sponsor Gold ![]() | |



Tokoh Indonesia DotCom, sebuah media informasi dan database online terbaik, terlengkap dan terpadu perihal biografi, visi-misi, dan berita para tokoh di Indonesia. Diterbitkan sejak 20 Mei 2002 bertepatan Hari Kebangkitan Nasional. Tokoh Indonesia meliputi pemimpin formal dan informal Indonesia:































Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.