WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Sesepuh Saksofonis Indonesia

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Sesepuh Saksofonis Indonesia
e-ti | embong rahardjo | kvitters.com

Kisah hidup musisi jazz yang terkenal piawai memainkan alat musik flute dan saksofon ini masih terus menginspirasi komunitas jazz Indonesia agar terus berkarya. Kemahirannya bermain saksofon belum ada tandingannya.

Musisi Jazz
Lihat Curriculum Vitae (CV) Embong Rahardjo

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Embong Rahardjo

QR Code Halaman Biografi Embong Rahardjo
Bio Lain
Click to view full article
Adyaksa Dault
Click to view full article
Gadis Arivia
Click to view full article
Pangeran Mangkubumi
Click to view full article
Sri Sultan HB IX
Click to view full article
Dewi Lestari
Click to view full article
Roeslan Abdulgani
Click to view full article
Kris Biantoro

Pria kelahiran Solo, 23 Januari 1950 ini sudah memperlihatkan bakat bermusiknya dengan mempelajari berbagai alat musik sejak masih belia. R. Sunarno, ayah sekaligus orang yang pertama kali mengajarinya bermusik tergolong orang yang 'keras' soal musik. Tidak ada musik 'ngak-ngik-ngok' (istilah Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Bung Karno
untuk musik model Koes Plus) dan anaknya harus mendengar musik klasik. Kalau mendengar musik lain dimainkan, siap-siap saja gagang sapu atau kemoceng mendarat di tubuh mungilnya. Bisa dibayangkan 'siksaan' Embong waktu masih muda.

Sunarno merupakan pemain flute orkes keroncong RRI Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
Raja Kasunanan Surakarta, 1893-1939
Surakarta
. Ia dikenal amat fanatik pada alat musik tiup tersebut. Atas dorongan dan sedikit 'paksaan' dari sang ayah, Embong mulai mempelajari teknik bermain flute. Di usianya yang baru menginjak 10 tahun, Embong kecil sudah kerap diajak ayahnya tampil di atas pentas.

Didikan keras dan disiplin dari sang ayah pada akhirnya membentuk karakter Embong untuk serius di dunia musik. Malah belakangan ia merasa bersyukur, karena kalau tidak seperti itu, Embong mungkin tidak akan menjadi orang yang berhasil. Menurutnya, setiap musisi harus tahu kedisiplinan. "Bagaimana kita menuntut kedisiplinan orang lain, jika kita sendiri tidak disiplin," tambah suami dari Maria Guadalupe Mieke Rahardjo ini.

Awal tahun 70-an, Embong hijrah ke Surabaya untuk mencoba peruntungannya di dunia musik. Di Kota Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
itu, ia bergabung dengan Maryono and His Boys. Maryono lah yang kemudian menjadi guru saksofon Embong. "Mas Maryono sudah kenal saya sejak kecil karena dia anak buah ayah saya di RRI," ujar musisi yang gaya permainannya banyak terinspirasi Charlie Parker dan John Coltrane ini seperti dikutip tembang.com.

Kebersamaannya dengan kelompok musik ini bertahan hingga 13 tahun lamanya. Selama itu, ia bermain secara rutin di klub malam Diamond, milik seorang Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
Surabaya bernama Alexander Wenas. Embong masuk dapur rekaman untuk pertama kalinya bersama Maryono dan Musisi Jazz
Musisi Jazz
Bubi Chen
pada tahun 1972. Memasuki tahun 80-an, Maryono and His Boys memutuskan untuk membubarkan diri lantaran usaha klub malam di ibukota Jawa Timur itu mulai suram.

Selain bersama Maryono and His Boys, Embong sempat keliling Eropa, Amerika, dan Asia bersama Band Pertamina selama tiga tahun (1973-1976). Embong mengaku, setiap ada kesempatan yang menghampirinya, ia tak segan untuk mencobanya meski harus meninggalkan bangku sekolah. Untuk melebarkan sayapnya di dunia musik, ia pindah ke Jakarta. Di sana ia berkenalan dengan para musisi Lihat Daftar Tokoh Jazz
Lihat Daftar Tokoh Jazz
jazz
senior, salah satunya Musisi jazz
Musisi jazz
Jack Lesmana
.

Embong juga pernah bergabung dalam beberapa grup musik lainnya seperti The Djakarta All Stars bersama Musisi
Musisi
Ireng Maulana
, Musisi Jazz
Musisi Jazz
Kiboud Maulana
, Idang Rasyidi, Cendy Luntungan, Jeffrey Tahalele, Adjie Rao, dan Syaharani. Selain itu, ayah tiga anak ini pernah bergabung dalam grup Bhaskara dan Java Lihat Daftar Tokoh Jazz
Lihat Daftar Tokoh Jazz
jazz
.

Pergaulannya yang semakin luas pada akhirnya membuat Embong dan beberapa rekan sesama musisi membentuk band dengan nama Gold Guys. Kelompok ini biasanya tampil di beberapa klub malam di Jakarta dan menjadi pengisi acara tetap di Green pub Restaurant. Kemudian Gold Guys berganti nama menjadi Wong Emas dan tampil di North Sea Lihat Daftar Tokoh Jazz
Lihat Daftar Tokoh Jazz
jazz
Festival pada tahun 1987. Kelompok ini berkibar hingga awal 1990-an. Embong juga pernah menerima kontrak rekaman dari Warner Bross, Amerika, tahun 1988. Rekaman itu ditangani langsung oleh Bob James dan dibantu musisi yang biasa memback-up Al Jarreau.

Pada tahun 1992, ia pernah mendukung konser David Foster di Jakarta bersama Twilite Orchestra yang disiarkan RCTI. Selain sering membantu Konduktor, komposer, dan produser
Konduktor, komposer, dan produser
Addie MS
pada Twilite Orchestra, Embong juga aktif memainkan musik klasik dengan bergabung dalam Orkes Simfoni Djakarta. Dua tahun berselang, dengan bantuan promotor Peter F. Gontha, Embong membuat album solo bertajuk Musisi Jazz
Musisi Jazz
Embong Rahardjo
Project. Album tersebut diproduseri Michael Collina, produser kaliber dunia yang pernah mengorbitkan Sergio Mendez, George Benson, dan artis-artis ternama lainnya.

Embong juga pernah bergabung dalam beberapa grup musik lainnya seperti The Djakarta All Stars bersama Musisi
Musisi
Ireng Maulana
, Musisi Jazz
Musisi Jazz
Kiboud Maulana
, Idang Rasyidi, Cendy Luntungan, Jeffrey Tahalele, Adjie Rao, dan Syaharani. Selain itu, ayah tiga anak ini pernah bergabung dalam grup Bhaskara dan Java Jazz.

Musisi Jazz
Musisi Jazz
Embong Rahardjo
meninggal dunia di Jakarta, 30 November 2001 setelah sempat dirawat beberapa hari karena terkena stroke. Beberapa bulan sebelumnya, ia masih sempat tampil bersama The Djakarta All Stars di Den Haag, Belanda, dalam ajang jazz bertaraf internasional, North Sea Jazz Festival pada 14 Juli 2001. Ada kesan bangga saat Embong bertutur tentang penampilannya di ajang tersebut. "Setiap kami main, penonton selalu minta lagi," kata kakak kandung Didik SSS (salah satu pemain flute ternama) ini.

Beberapa tahun sebelum kematiannya, pria ramah, pendiam, dan sederhana ini menjadi sosok yang lebih relijius. "Saya percaya bahwa semua yang saya dapat semata-mata karena anugerah Tuhan," ujar sahabat karib peniup flute kaliber dunia Kenny G atau Dave Koz ini. Bahkan album terakhirnya yang bertitel In Memori of Musisi Jazz
Musisi Jazz
Embong Rahardjo
yang diluncurkan beberapa saat setelah kepergiannya merupakan album bernuansa reliji. Sebelumnya penganut Katolik ini sudah menelurkan empat buah album rohani yang masing-masing berjudul Puji Syukur (1998), Gospel Vol I-IV (2000), Christmas (2000), dan Bunda Maria (2000).

Sepanjang karirnya, musisi yang pernah bermain dengan pianis yang sekaligus pentolan supergrup Fourplay, Bob James ini telah meluncurkan belasan album, beberapa diantaranya berjudul Jazz Flute, Nada dan Improvisasi I-III, Java Jazz, Sunday Jazz, Embong Project, Java Jazz, Spirtus Spirans, dan Easy Listening Music. eti | muli, red

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 08 Jun 2011  -  Pembaharuan terakhir 23 Feb 2012
Ekonom Peneliti Dan Konsultan Harimau Paderi Dari Rokan

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Wastafel, selain fungsinya untuk mencuci tangan, wajah, atau benda kecil lainnya, ternyata juga dapat mempercantik tampilan interior rumah jika diatur dan dipikirkan dengan baik.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: