WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Jaksa 'Pemburu Koruptor'

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Jaksa 'Pemburu Koruptor'
Basrief Arief | TokohIndonesia.com | repro Tribunnews

Terbitnya matahari tak bisa dibendung. Demikianlah karir Basrief Arief, SH, MH, Sang Tim Pemburu Koruptor. Matahari karirnya sudah terbenam sejak dia pensiun pada 20 Maret 2007 dengan jabatan Wakil Jaksa Agung. Dia pensiun setelah mengabdi selama 36 tahun pada korps Adhyaksa (jaksa). Tetapi tanpa terduga dan tak bisa dibendung, matahari karirnya terbit lagi, bahkan mencapai puncak menjabat Jaksa Agung RI, 2010-2014.

Jaksa Agung RI (2010-2014)
Lihat Curriculum Vitae (CV) Basrief Arief

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Basrief Arief

QR Code Halaman Biografi Basrief Arief
Bio Lain
Click to view full article
Soeparno Prawiroadiredjo
Click to view full article
Ade Surapriyatna
Click to view full article
Ismeth Abdullah
Click to view full article
Roy Marten
Click to view full article
Dedi Soedharma
Click to view full article
Yudhi Komarudin
Click to view full article
Saan Mustopa
BERITA TERBARU

Sebelum menjabat Wakil Jaksa Agung, 2005-2007, yang merupakan pejabat eselon satu dengan pangkat pembina utama/jaksa utama dan bergolongan IV/e, dia menjabat Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) 2001-2005. Saat menjabat Jamintel Kejaksaan Agung, itu Basrief dipercaya menjabat Ketua Tim Terpadu Pencari Terpidana dan Tersangka Perkara Tindak Pidana Korupsi atau Tim Pemburu Koruptor.

Sehingga saat Presiden Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Susilo Bambang Yudhoyono
mempercayainya menjabat Jaksa Agung, dilantik Jumat 26 November 2010 di Istana Negara, publik berharap dia akan benar-benar menjadi Jaksa Agung Pemburu Koruptor. Pengalamannya selama 36 tahun pada korps Adhyaksa terhitung sejak tahun 1971 hingga ia pensiun pada 20 Maret 2007, khususnya saat menjabat Ketua Tim Terpadu Pencari Terpidana dan Tersangka Perkara Tindak Pidana Korupsi atau Tim Pemburu Koruptor, membuat publik penuh harap kepada pria kelahiran Tanjung Enim, Sumatera Selatan, 23 Januari 1947.

Pengalamannya selama 36 tahun pada korps Adhyaksa terhitung sejak tahun 1971 hingga ia pensiun pada 20 Maret 2007, khususnya saat menjabat Ketua Tim Terpadu Pencari Terpidana dan Tersangka Perkara Tindak Pidana Korupsi atau Tim Pemburu Koruptor, membuat publik penuh harap kepada pria kelahiran Tanjung Enim, Sumatera Selatan, 23 Januari 1947.Saat itu Tim Pemburu Koruptor di era kepemimpinan Basrief, berhasil menangkap bekas Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
Bank Sertivia David Nusa Wijaya yang merupakan terpidana kasus korupsi dana BLBI senilai Rp 1,3 triliun. Kemudian, dia digantikan oleh Arifin Mochtar pada 2007 karena telah memasuki masa pensiun.

Basrief mendapatkan gelar sarjana hukum perdata dari Fakultas Hukum Universitas Andalas (1975) serta master hukum dari Universitas Padjadjaran (2000). Selain pendidikan formal, dia juga mengikuti beberapa tahapan pendidikan kedinasan. Mulai dari Susdas Wira Intel, lulus tahun 1987; Trampil Jaksa Pidum, lulus tahun 1988; Spadya, lulus tahun 1990; Penyelundupan, lulus tahun 1992; Sespanas, lulus tahun 1995; Lemhanas, lulus tahun 1991; dan Perjanjian RI-Perancis di Perancis, lulus tahun 2003.

Basrief mengawali karir sebagai Calon Pegawai Wilayah Pekanbaru (Tipe A) di Riau, 1967. Kemudian dia resmi masuk korps Adhyaksa (jaksa) dengan jabatan Jaksa Fungsional Wilayah Pekanbaru (Tipe A) di Riau, 1971. Lalu menjabat Kasubsi Sosial dan Politik Wilayah Pekanbaru (Tipe A) di Riau, 1976 dan Kasubsi Tindak Pidana Subversi Wilayah Pekanbaru (Tipe A) di Riau, 1978. Kemudian dia dimutasi untuk menjabat Kasub Tipid Umum Lain Jakarta Pusat (Tipe A) di DKI Jakarta, 1981.

Empat tahun kemudian dipromosi menjabat Kasipidum Bandar Lampung (Tipe A) di Lampung, 1985 dan Kasipidum Surabaya (Tipe A) di Jawa Timur, 1989. Lalu menjabat Kasi Penyidikan II, Direktorat Penyidikan, 1991. Kemudian, dipercaya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Belawan di Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Sumatera Utara
, 1991. Setelah itu menjabat Kepala Bagian Humas Biro Umum, 1994. Dipercaya lagi menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Cibinong (Tipe A) di Jawa Barat, 1995 dan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Tipe A) di DKI Jakarta, 1996.

Tahun berikutnya, 1997, menjabat Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejati DKI Jakarta, selama satu tahun. Kemudian, sempat menjabat Staf Ahli Kejaksaan Agung, 1998, sebelum diangkat menjabat Kepala Biro Umum Kejaksaan Agung, 2000. Tak sampai setahun, dia diangkat menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, 2000. Karirnya pun menanjak dengan dipercaya menjabat Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) 2001.Dalam jabatan Jamintel itu, dia pun menjabat Ketua Tim Terpadu Pencari Terpidana dan Tersangka Perkara Tindak Pidana Korupsi atau Tim Pemburu Koruptor.

Kemudian, ketika Jaksa Agung dijabat Abdurahman Saleh, Basrief dipercaya menjabat Wakil Jaksa Agung pada tahun 2005 hingga pensiun Februari 2007. Setelah pensiun, dia sempat disebut-sebut pantas menjadi salah satu pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Dia pun diminta mengikuti pendaftaran calon pimpinan KPK (2007), tetapi Basrief menolak untuk mendaftarkan diri. "Masih ada yang lebih baik dari saya, lebih fresh. Saya kan sudah sepuh," ujarnya menolak.

Sejak pensiun itu, nama Basrief pun tak lagi terdengar. Karirnya sudah dianggap selesai. Namun tahun 2010, Presiden Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Susilo Bambang Yudhoyono
(SBY) menunjuknya dengan Keppres No 6/2010 masuk dalam Panitia Seleksi Anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansel KPK) yang diketuai oleh Menkum HAM Patrialis Akbar. Tak lama kemudian, publik pun tersentak dan tersadar, tak menduga sebelumnya, tatkala Presiden Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Susilo Bambang Yudhoyono
(SBY) memilih Basrief Arief menjadi Jaksa Agung menggantikan Hendarman Supandji. Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
Ch. Robin Simanullang
| Bio TokohIndonesia.com

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh cross  -  Dibuat 26 May 2011  -  Pembaharuan terakhir 14 Mar 2012
Muslimah Yang Berani Bersuara Pelopor Penerbangan Murah

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Jusuf Kalla

Tokoh Monitor

Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi

Buku Pilihan

thumb

Tahukah kamu jika dulu komputer sebesar kulkas? Temukan sejarah penciptaan personal computer dalam buku ini. Juga fakta-fakta lain yang mungkin tidak banyak diketahui orang. Buku seri penemuan yang dikemas dalam format novel grafis ini pasti membuatmu tertarik untuk membacanya.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: