Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com
    Berita Video Update Data & Sponsorship Intermezzo Beri Komentar

    Politisi Negarawan, Plural & Relijius

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Politisi Negarawan, Plural & Relijius
    Hatta Rajasa | TokohIndonesia.com - Ist
    Menko Perekonomian (2009-2014)
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    Ir M Hatta Rajasa, seorang pengusaha dan CEO sukses yang kemudian berkonsentrasi jadi politisi. Sebagai politisi, dia gemilang! Sejumlah jabatan penting di partai, legislatif dan eksekutif diembannya. Di partai, dia mencapai puncak sebagai Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (2010-2015). Dia pun telah menjabat empat jabatan menteri (Menristek, Menhub, Mensesneg dan Menko Perekonomian). Pria relijius penganut pluralisme dalam politik ini memang berobsesi menjadi politisi negarawan yang mendahulukan kepentingan bangsa. Diprediksi, dia akan tampil sebagai Capres atau Cawapres 2014.

    QR Code Halaman Biografi Hatta Rajasa
    • biografi tokoh indonesia hatta rajasa
    • alamat dan no telp / sms bp hatta rajasa
    • biodata hatta rajasa
    • riwat hidup hatta rajasa
    • biografi ir. hatta rajasa
    • hatta rajasa biografi
    • cv hatta rajasa
    • riwayat pendidikan hatta rajasa
    • profil hatta rajasa
    • daftar riwayat hidup hatta rajasa
    • profil tokoh hatta rajasa
    • biografi tokoh partai politik indonesia hatta rajasa
    • biografi negarawan
    • contoh biografi negarawan
    • LATAR BELAKANG PENDIDIKAN MENTERI PEREKONOMIAN HATTA RAJASA
    • tokoh negarawan di dunia
    • tokoh politik hatta rajasa
    • biografi hatta radjasa
    • biografi hatara jasa
    • biografi hata rajasa
    • riwayat hidup hatta rajasa
    • biografi hatta rajasa
    • menko perekonomian: hatta rajasa
    • tokoh biografi government entrepreneurship jusuf kalla
    • perjalanan hidup hatta radjasa
    • profil pendidikan hatta rajasa

    Sebagai orang partai politik (Lihat Daftar Tokoh Politisi
    Lihat Daftar Tokoh Politisi
    politisi
    ) yang duduk dalam kabinet, pria berambut perak kelahiran Palembang, 18 Desember 1953 ini, berupaya menjalankan peran secara optimal, tanpa terjadinya kemungkinan loyalitas ganda dan abuse of power, baik dalam posisinya secara bersamaan sebagai petinggi Partai Amanat Nasional (PAN) dan pejabat tinggi negara (Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    ). Dia pernah menjabat Sekjen, Wakil Ketua Dewan Pertimbangan dan Ketua Umum DPP PAN, sekaligus pernah menjabat sebagai pejabat tinggi negara, mulai dari Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Riset dan Teknologi (Menristek) Republik Indonesia Kabinet Gotong-Royong, Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Perhubungan dan Menteri Sekretaris Negara Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Kabinet Indonesia Bersatu
    I dan Menteri Koordinator Perekonomian Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Kabinet Indonesia Bersatu
    II.

    Bagi Hatta, "power is not our ultimate goal." "Tujuan utama kita adalah mewujudkan Indonesia baru yang demokratis, berkeadilan, terbuka, dalam masyarakat majemuk yang saling menghormati," kata Menko Perekonomian (2009-2014)
    Menko Perekonomian (2009-2014)
    Hatta Rajasa
    dalam percakapan dengan Lihat Daftar Wartawan
    Lihat Daftar Wartawan
    wartawan
    TokohIndonesia.com, Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
    Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
    Ch. Robin Simanullang
    , Rabu 4 Desember 2002. Pernyataan ini sekaligus bermakna penegasan posisinya yang menjamin tidak akan terjadinya kemungkinan loyalitas ganda dan abuse of power, kendati dia tetap memegang jabatan partai saat bersamaan menjabat menteri. Dia menegaskan bukan karena keinginan diri pribadinya berkuasa, tetapi sebagai kader PAN ingin menganbdikan diri kepada bangsa.

    Menurut Hatta, untuk dapat mencapai tujuan itu perlu dibangun dua sasaran utama. Pertama, empowering public, memberikan pemberdayaan kepada masyarakat di segala aspek, apakah itu hukum, sosial, ekonomi dan yang lain. Dan untuk dapat membangun itu, harus dimulai dengan adanya keberpihakan yang jelas akan kebijakan yang mendukung publik. Kedua. Good Government and Clean Government yang hanya dapat terbangun jika ada anggota-anggota parlemen yang selalu mengkritisi pemerintahan, tetapi sekali lagi, bukan untuk maksud menjatuhkan.

    Jika diamati, ia tidak pernah bicara politik atau partai ketika berperan sebagai menteri. Ia selalu menempatkan posisinya pada konteks dan waktu yang tepat. Saat ia bekerja sebagai menteri, ia bicara mengenai bidang tugasnya sebagai menteri. Dan jika ia ke daerah, terutama Sabtu-Minggu - waktu yang benar-benar disediakannya untuk partai - ia bicara sebagai fungsionaris partai.

    Prinsip ini dibenarkan oleh para pegawai di Kementerian Ristek, Perhubungan, Sekretariat Negara dan Menko Perekonomian. Bahwa sebagai menteri, ia tidak pernah bicara soal partai kepada mereka. Apalagi untuk mempengaruhi dan mengajak-ajak agar ikut mendukung partainya. "Apa yang saya kerjakan ini, orang menilai, oh begitu orang PAN kalau sudah menteri," ujar mantan Ketua Senat Mahasiswa Institut Teknologi Bandung ini.

    Dia memang tidak mau setengah hati terjun dalam dunia politik. Dia benar-benar konsentrasi di satu bidang. "Karena itu sifat saya. Kalau saya berusaha (Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
    Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
    bisnis
    ), saya tidak mau bercampur dengan kegiatan lain. Begitu juga ketika masuk partai politik, saya konsentrasi dan juga tidak mau mencampur-baurkannya dengan usaha yang lain," kata mantan Sekjen DPP PAN ini dalam percakapan dengan Lihat Daftar Wartawan
    Lihat Daftar Wartawan
    wartawan
    TokohIndonesia.com, Rabu 4 Desember 2002. Memang, semua perusahaannya dijual setelah masuk partai dan menjadi Anggota DPR (1999-2000)..

    Profesional dan konsentrasi penuh membuat kinerjanya menonjol. Ketika itu, walau masih sebagai pendatang baru di Senayan, dia langsung menonjol dalam loby politik. Sejak kecil, dia memang sudah terlatih bekerja keras, jujur, mandiri dan bekerjasama tanpa pandang bulu.Dia memerankan posisinya sebagai Ketua Fraksi Reformasi DPR (PAN dan Partai Keadilan) dengan amat baik. Sejak kecil, dia memang sudah terlatih bekerja keras, jujur, mandiri dan bekerjasama tanpa pandang bulu. Dia terbiasa bergaul dengan banyak orang yang berbeda latarbelakang. Maka, ketika terjadi persaingan dalam mengisi jabatan Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (DPP-PAN) yang dilepas Faisal Basri, Hatta mendapat dukungan dari berbagai 'aliran' dalam internal PAN. Dia terpilih menjabat Sekjen DPP PAN (2000-2005).

    Perannya yang menonjol sebagai Ketua Fraksi Amanat Reformasi (1999-2000), selain berperan mengantarkannya jadi Sekjen PAN, bahkan juga mengantarnya menjabat Menteri Riset dan Teknologi Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    Kabinet Gotong Royong
    , pada pemerintahan Presiden Megawati (2001-2004). Kemudian, tatkala pucuk pimpinan pemerintahan beralih kepada duet Presiden Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Susilo Bambang Yudhoyono
    dan Wakil Presiden Wakil Presiden Republik Indonesia (2004-2009), Ketua Umum PMI
    Wakil Presiden Republik Indonesia (2004-2009), Ketua Umum PMI
    Jusuf Kalla
    , dia pun dipercaya Menteri Perhubungan Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Kabinet Indonesia Bersatu
    I.

    Banyak orang tak menduga dia menjadi Menteri Perhubungan Kabinet Indonesia Bersatu. Sama seperti saat dia dipercaya menjabat Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Kabinet Gotong-Royong. Maklum, lulusan perminyakan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini, diprediksi banyak orang lebih pas menjabat Menteri Enerji dan Sumber Daya Mineral. Namun, dengan kemampuan manajerial yang dimilikinya, jabatan apa pun dapat diemban dengan baik. Terbukti, semasih menjabat Menristek, ia antara lain berhasil mengangkat nama bangsa, manakala terpilih menjadi Presiden Ke-46 Konfrensi IAEA (The International Atomic Energy Agency).

    Kemudian ketika terjadi perombakan KIB, Hatta makin dipercaya memegang kendali tata kelola organisasi pada pusat kekuasaan sebagai Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) menggantikan Menteri Sektetaris Negara RI (2004-2007)
    Menteri Sektetaris Negara RI (2004-2007)
    Yusril Ihza Mahendra
    . Dia pun dengan cepat mampu memegang kendali Sekretariat Negara dengan amat baik. Berbeda partai dengan Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden SBY
    , tidak menjadi halangan dalam kedekatan hubungan. Bahkan, secara mengejutkan dalam Pemilu Presiden 2009, dia dipercaya oleh SBY menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional Capres SBY - Cawapres Wakil Presiden Republik Indonesia (2009-2014)
    Wakil Presiden Republik Indonesia (2009-2014)
    Boediono
    .

    Dia terlihat amat diandalkan Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
    Presiden SBY
    dalam melakukan loby tingkat tinggi. Dimana ada jalan susah dan buntu secara politik, Menko Perekonomian (2009-2014)
    Menko Perekonomian (2009-2014)
    Hatta Rajasa
    sanggup dengan elegan mencairkannya. Antara lain, di tengah suasana politi yang memanas menjelang Pemilu presiden 8 Juni 2009, Hatta mampu menghidupkan komunikasi politik yang lama buntu antara Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    Megawati Soekarnoputri
    (Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    PDIP
    ) dengan SBY (Partai Demokrat). Kendati kedua tokoh dan partai ini tetap bersaing dalam Pilpres, tetapi sudah terjadi kelenturan komunikasi politik.

    Setelah Pilpres 2009, usai, yang dimenangkan SBY-Wakil Presiden Republik Indonesia (2009-2014)
    Wakil Presiden Republik Indonesia (2009-2014)
    Boediono
    , Hatta yang lulusan insinyur perminyakan ITB, pun dipercaya menjadi Menteri Koordinator Perekonomian (2009-2014). Dia pun mengemban amanat ini dengan baik. Ketika terjadi benturan antara DPR dengan Menteri Keuangan Direktur Pelaksana Bank Dunia
    Direktur Pelaksana Bank Dunia
    Sri Mulyani
    yang oleh DPR diduga terlibat dalam kasus Bank Century, sehingga Direktur Pelaksana Bank Dunia
    Direktur Pelaksana Bank Dunia
    Sri Mulyani
    ditolak kehadirannya di DPR, Hatta mampu mencairkannya tanpa ada yang merasa dipermalukan.

    Dalam posisinya sebagai Menko Perekonomian, Hatta justru dipercaya partainya melalui Kongres III di Batam menjadi Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (2010-2015). Dalam posisi Ketua Umum PAN merangkap Menko Perekonomian, dengan kepiawian politiknya, diprediksi Menko Perekonomian (2009-2014)
    Menko Perekonomian (2009-2014)
    Hatta Rajasa
    akan menjadi Calon Presiden, setidaknya Calon Wakil Presiden, pada Pemilu Presiden 2014 nanti. Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
    Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
    Ch. Robin Simanullang

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh cross  -  Dibuat 19 Apr 2008  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    "Pengetahuan tanpa ditindaklanjuti adalah lebih buruk daripada tidak memiliki pengetahuan sama sekali." ~ Henry Charles Bukowski

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Bogor 24/01/03: Dr. Th. Sumartana yang dikenal sebagai cendekiawan Kristiani dan Dosen Universitas Satya Wacana Salatiga, meninggal dunia secara mendadak saat santai baca koran di

    Click to view full article

    Jenderal TNI AD Sumitro saat menjabat Pangkopkamtib/Wapangab (1971-1974), sebuah jabatan yang sangat berkuasa pada era itu, didaulat para Lihat Daftar Aktivis
    Lihat Daftar Aktivis
    Aktivis
    mahasiswa untuk berkenan menjadi

    Click to view full article

    Sarwono Kusumaatmadja potret seorang pribadi Lihat Daftar Tokoh Politisi
    Lihat Daftar Tokoh Politisi
    politisi
    bersahaja, bersih dan cerdas. Lulusan Teknik Sipil ITB kelahiran Jakarta, 24 Juli 1943 ini adalah mantan Ketua Umum Dewan

    Click to view full article

    Hakim Konstitusi Akil Mochtar terpilih sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2013-2015. Pria kelahiran Putussibau, Kalimantan Barat, 18 Oktober 1960, itu menggantikan


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Menurut Anda, Siapa Tokoh yang Layak Jadi Capres 2014?

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us