gototopgototop

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan paling lambat 16 Mei 2012.

LENGKAPI DATA: Sudahkah Anda punya "rumah pribadi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan kirimkan biografi dan CV Anda ke

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

  • 0
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
prev
next

Budaya, Moral dan Etos Kerja

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Budaya, Moral dan Etos Kerja
Laurence Manullang | TokohIndonesia.com - Ist
Pekerjaan Utama:
Pendiri dan Rektor Universitas Timbul Nusantara - IBEK
Lihat CV
Nama:
Prof. Dr. Laurence A. Manullang, MM, SE, SP
Lahir:
Porsea, 12 September 1941
Istri:
Beffie Lanny Manullang, MM, SE
Anak:
  • Leonora C. Manullang, MM, SE
  • Leonard S. Manullang, MM, SE, Cand. Doctor
  • Darius A. Satrianegara, MM, SE
  • Rizal R. Manullang, MM, SE
  • Yolanda P. Manullang, MM, SE
Cucu:
  • Pamela Abigail Febiola Laurent
  • Briggita Laurencia Geovana
  • Patricia Desire Lorenza Sabbathini
Pendidikan Formal:
  • Strata 1 IKIP – Medan – Ek. Perusahaan, Sosial, 1970
  • Strata 1 STIE – IBEK Jakarta – Akuntansi, 1994
  • Strata 2 STIE – IBEK Jakarta – Keuangan, Program MM, 1996
  • Strata 3 Univ. Persada Indonesia YAI, Pasca Sarjana, 2004
Riwayat Pendidikan:
  • 1948–1954: SR VI Pardamean
  • 1954–1957: SMP Negeri Narumonda
  • 1957–1960: SMA Advent d/h namanya North Sumatera Training School, Pematang Siantar
  • 1960–1963: Perguruan Tinggi Advent Bandung, B.A. Accounting
  • 1968–1970: - IKIP Medan
  • BA. Pendidikan, Jurusan Ekonomi Perusahaan
  • Drs. Pendidikan, Jurusan Ekonomi Perusahaan
  • 1994: Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi Institute Bisnis, Ekonomi dan Keuangan, Lulus Summa Cum Laude
  • 1996: Magister Manajemen, Konsentrasi Manajemen Keuangan–Institute Bisnis Ekonomi dan Keuangan, Lulus Summa Cum Laude
  • 2004: Doktor Ekonomi–Minat Jalur Utama–Manajemen Akuntansi–Universitas Persada Indonesia/YAI, Sidang Terbuka tanggal 12 Mei 2004, Judicium Sangat Memuaskan
Faktor Penunjang Dalam Negeri:
  • Manggala Nasional, tahun 1986
  • Lulusan Lemhannas KRA XXIII, tahun 1990
Faktor Penunjang Luar Negeri:
  • Doctor in Humane Letters, Ottawa University, Kansas, AS (1986)
  • Doctor of Accounting, Legalisasi–Pittsburg State University, Kansas (1989)
  • Visiting Professor, Pittsburg State University, (1989)
  • (Semua Faktor Penunjang ini Dikti tidak dapat melegalisasi sebab gelar ini digondol tidak berdasarkan Ijin Belajar dan I–20)
Riwayat Pekerjaan:
  • 1963–1968: Indonesian Union Corporation
  • Firstly: Accounting Manager
  • Secondly: Auditor
  • Thirdly: Secretary/Treasurer
  • 1970: U.S. Embassy, Jakarta,
  • Position: Procurement Analyst–USAID
  • 1971: Auditor Arthur Young, Jakarta
  • 1972–1973: I.C.I (Export), Position: Accountant
  • 1972–1980: PT. Richardson–Merrel Indonesia, Position:
  • Firstly: Accounting Manager
  • Secondly: Financial Controller
  • Thirdly: Finance Director
  • 1980–1982: Widjojo Group, Position: Group Vice President Finance
  • 1982–1984: Wirontono Group, Position: Group Vice President Finance
  • 1985–1989: PT. Artha Borindo Persada, Position: President Director
  • 1987–1996:Ketua Yayasan Institut Bisnis, Ekonomi dan Keuangan
  • 1996–Sekarang: Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi–IBEK
  • 2003–Sekarang: PT. IBEK Network–Business Intelligent Service, Position: President Director
  • 2007–Sekarang: Pendiri dan Rektor Universitas Timbul Nusantara
Email:
laurencemanullang@yahoo.com
Pusat Data Tokoh Indonesia
Tutup CV

Persepsinya terhadap kultur sangat positif. Saat ini, meskipun Laurence Manullang adalah seorang ekonom, penyandang Doktor Ekonomi dengan jalur minat utama Management Akuntansi, tetapi senang dan sedang mengadakan penelitian mengenai kultur Indonesia, untuk digunakan sebagai motivasi etos kerja. Agar tahan bekerja dengan jam-jam panjang dan produktif, percaya diri dan memiliki budaya malu melakukan kecurangan apalagi praktek korupsi dan memberantas budaya munafik.

Article Index
Budaya, Moral dan Etos Kerja
02 | Dekat dengan Tuhan
03 | Hormat pada Orang Tua
04 | Dilihat dari Dimensi Pendidikan Tinggi
All Pages

Menanggapi latar belakang apresiasinya terhadap kultur ini, Laurence membeberkan pengalaman pribadinya. Suatu saat pada waktu berkunjung ke Korea Selatan, dia menyaksikan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional Korea Selatan sungguh sangat mengagumkan. Laurence bertanya-tanya, apa yang menjadi motivasi yang mampu mempersatukan seluruh rakyat Korea Selatan untuk bekerja keras. Bayangkan hampir semua tenaga produktif orang Korea Selatan mampu bekerja 18 jam satu hari. Laurence dapat menemukan motivasi itu adalah faktor kultur.

Laurence membaca satu majallah terbitan Korean Air Line yang menceriterakan asal-usul orang Korea. Katanya, orang Korea adalah termasuk suku bangsa tua yang berasal dari hasil perkawinan campuran antara Cina dan Siberia (Rusia). Sedangkan Jepang berasal dari satu propinsi di Cina, yang eksodus transmigrasi menempati teritori yang paling timur di Asia yang secara langsung terlepas dari daratan Cina. Orang Korea mengumumkan bahwa orang Jepang jauh lebih muda dari orang Korea.

Tapi Jepang sempat menjajah Korea selama 35 tahun. Lalu pemimpin Korea mengumandangkan bahwa sebagai saudara muda, orang Jepang seharusnya tidak layak menjajah Korea big brother-nya sampai 35 tahun. Namun sayang, itu telah terjadi. Tapi sekarang tibalah saatnya Korea menjajah Jepang dari sudut ekonomi demikian pemimpin Korea memotivasi rakyatnya untuk bekerja keras membangun negeri.

Ternyata motivasi ini sangat mujarab, orang Korea memiliki etos kerja yang dahsyat. Rupanya motivasi yang paling kuat untuk membangun etos kerja kalau dapat dikaitkan hal positif dari faktor keturunan dapat merupakan pendorong yang ampuh.

Kemudian, Laurence berpikir, Indonesia dari keturunan mana. Dalam sejarah hanya ditulis sekilas, katanya, Indonesia berasal dari Asia kecil. Apakah semua etnis di Indonesia berasal dari Asia kecil. Setelah Laurence berkeliling Asia dan negara lain, dia temukan persamaan kultur di negera lain mirip dengan kultur suku-suku di Indonesia. Seperti kultur Thailand mirip dengan kultur Jawa, Minang dengan Arab/Portugal, Batak dengan Philipina/Mongolia, Bugis dengan Malaysia, Maluku dengan Spanyol, Minahasa dengan Belanda, dan Aceh perpaduan antra 4 sukubangsa yaitu Arab, Cina, Eropa dan Hindu (ACEH).

"Kalau kita memperhatikan pilahan keempat suku bangsa itu dapat dilihat ada di Aceh, makanya gerakan-gerakan di Aceh selalu dipelopori orang Aceh yang menjadi warga negara salah satu negara di Eropa," jelas Laurence.

Suku-suku di Indonesia ada yang dengan apik melestarikan budaya mereka dalam bentuk buku dan wayang seperti orang Jawa. Sementara orang Batak, sangat minim. Baru ditemukan satu hasil penelitian dari Dr Lance Castles, yang mengadakan reseach guna melengkapi disertasi PhD di Yale University mengenai politik Tapanuli 1915-1940 di mana 60 % isi buku itu mengangkat perjuangan Tuan MH Manullang yang dijuluki dalam buku itu sebagai Soekarno Proklamator, Presiden RI Pertama (1945-1966) Soekarno van Batak, satu-satunya orang pribumi yang berani menampar muka controleur orang Belanda di muka umum setelah dipaksa turun dari kudanya.

Hasil research itu diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia yang indah oleh Prof.Dr. Maurits Simatupang, dari judul aslinya: The Political Life of a Sumatran Residency, Tapanuli 1915-1940, diterbitkan oleh KPG (Gramedia - tahun 2001). Sumber penelitian itu hampir tidak ada di Indonesia, apakah museum nasional atau daerah di Sumatra Utara bahkan Tapanuli Utara asal dari pejuang itu. Malahan sumber autentik penelitian mengenai perjuangan itu ditemukan di negeri Belanda sepeti Leiden, Universitas Amsterdam, Barmen-Jerman, arsip Oegstgeest - Belanda, dan perpustaka-an Yale University itu sendiri.

Marga Manullang? "Oh ya, susah didapat," kata Laurence. Malah Laurence pernah bertanya-tanya asal muasal Manullang ini. Sebab saban memperkenalkan diri marga Manullang tidak sedikit orang ketawa terutama ibu-ibu. Manullang artinya pendorong, pendobrak, sebenarnya positif tetapi ada juga dikaitkan pada hal yang lucu, seperti menjebol, menusuk dalam arti yang bervariasi, serta dipelesetkan kependekan manusia langka.

Karena marga ini sudah given, tidak bisa lagi diubah atau ditanggalkan maka Laurence mengadakan penelitian asal usul marga Manullang ini untuk diceri-terakan pada anak dan cucu sebagai motivasi bagi mereka untuk maju sama seperti orang Korea behasil mengguna-kan asal-usulnya sebagai pemacu semangat tinggi membangun negerinya.

Memang Manullang itu dalah manusia langka sebab sejak tanggal 12 Agustus 1883 pada saat tempat mereka berdiam yaitu kampung Bakkara yang berfungsi sebagai pusat kebudayaan Batak tempat singgasana Raja Sisingamangaraja, dibumihanguskan Belanda karena menolak tawaran Belanda untuk dijadikan Sultan Batak Raya. Mereka memilih berjuang sampai gugurnya Raja Sisingamaraja XII pada tanggal 17 Juni 1907.

Kemudian perjuangan diteruskan melawan Belanda dan Jepang sampai tahun 1950 (pengakuan kedaulatan Republik Indonesia oleh Belanda). Perjuangan yang panjang itu banyak mengorbankan putra-putra bangsa, gugur sebagai kusumah bangsa. Dengan 6 bersaudara dalam rumpun Si Raja Oloan, di mana urutan-urutannya adalah Naibaho, Sihotang, Bakara, Sinambela (dari marga ini Raja Sisinga-mangaraja), Sihite dan Simanullang.

Karena Raja Sisingamaraja memiliki kesaktian dan tetap mampu memper-tahankan diri sebagai orang yang paling bersih, maka pemerintahannya sehari-hari dipercayakan pada Manullang di mana Mangaraja Onggang Parlindungan menjulukinya sebagai Perdana Menteri yang mengendalikan pemerintahan. (Mangaraja Onggang Parlindungan adalah Letkol AD Pensiunan NRP 13.3.13, ahli tarik bom, yang terakhir bekerja di pusat sejarah angkatan darat, menulis dalam bukunya dengan judul Tuanku Rao, Penerbit Tandjung Pengharapan, tahun 1964).

Jadi yang paling banyak korban dalam peperangan itu karena yang paling banyak diburu Belanda adalah memang marga Sinambela dan marga Manullang, menjadikan manullang manusia langka ada juga benarnya.

Laurence juga memburu dokumen yang menceriterakan asal-usulnya sampai ke Leiden, Manhantan New York, karena dulu Manhantan, New York itu milik Belanda yang dibeli dari suku Indian seharga $29 lalu dijual Belanda ke AS, memang arsipnya di sana sangat lengkap dan tulisan baik itu ditulis di atas kulit kayu dan kertas Mesir, termasuk alat-alat perang yang digunakan dirawat dengan apik oleh pengelola museum tersebut.

Hasil temuan itu membuktikan bahwa Manullang itu adalah keturunan pejuang dalam peperangan yang berkepanjangan tanpa mengenal menyerah. Juga dari pihak ibunya adalah cucu budayawan Baginda Panny (guru Marpaung) pencipta si Gale-gale di mana hasil karyanya disimpan di Museum Nasional dan nenek pengasuhnya adalah cucu Raja Sijorat VII, ayahnya Raja Sijorat VIII yang gigih berjuang melawan Belanda wafat sebagai pahlawan dimakamkan di komplek R.S. HKBP Balige. Dia juga sangat senang mempunyai menantu Rina Idroes Chaniago, cucu dari Pak Idroes pejuang RI yang dibuang Belanda bersama-sama Bung Hatta ke Diegul, istri anaknya yang keempat, Rizal Ruben Manullang.

Temuan ini merupakan hasil penelitian yang diangkat Laurence menjadi motivasi untuk membangkitkan spirit anak-anaknya. Ternyata berhasil terbukti dari daya juang anak-anaknya semua tinggi, kelima anaknya semua berani belajar ke tempat jauh seperti Inggris, Amerika Serikat walaupun masih sangat belia selesai SMP kelas III. Sekarang semua telah mencicipi pendidikan gelar Master, dan semua telah mandiri dari segi mata pencaharian. Malah seorang anaknya sedang dalam tahap menyelesaikan program Ph.D.

Motivasi Etos Kerja
Saat ini, meskipun Laurence adalah seorang ekonom, penyandang Doktor Ekonomi dengan jalur minat utama Management Akuntansi, tetapi senang dan sedang mengadakan penelitian mengenai kultur Indonesia, untuk digunakan sebagai motivasi etos kerja, agar tahan bekerja dengan jam-jam panjang dan produktif, percaya diri dan memilki budaya malu melakukan kecurangan apalagi praktek korupsi dan memberantas budaya munafik.

Hasil penelitian yang sedang berlanjut membuahkan hasil sementara bahwa orang Batak berasal dari satu rumpun dengan saudaranya Si Raja Boni yang merantau ke Selebes yang kemudian namanya Si Raja Bone, dan Si Raja Lapung yang menempati lokasi sekitar danau Ranau Komering, turunan suku bangsa Meo, kakaknya Toraja, yang berasal dari kakeknya Esau anak Isak, keturunan Ibrahim orang Iberani.

Laurence sedang mengecek keab-sahan sumber penelitian tersebut agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan dari segi ilmiah dan emosional dan genuine, di mana mungkin diperlukan kira-kira 7 tahun lagi untuk merampungkannya. Juga, Laurence akan membentuk tim peneliti untuk menggali pembuktian tentang dugaan sementara bahwa Gajahmada itu adalah Gajah Manullang Dairi.

Menurutnya, animo penelitii harus dibangkitkan menjadi motivasi dahsyat bagi anak-anak bangsa. Nama besar digunakan untuk mengbangkitkan motivasi anak-anak bangsa yang hampir punah oleh sebab perjuangan yang sa-ngat panjang dan berkelanjutan, menu-rut Laurence adalah positif. TSL (Diterbitkan juga di Majalah Tokoh Indonesia Edisi 13)



© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh cross  -  Dibuat 19 Apr 2010  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Intermezzo
Selain Soekarno, Soeharto, Habibie, Gus Dur, Megawati, dan SBY, ada dua nama lain yakni Sjafruddin Prawiranegara dan Mr.Assaat yang pernah menjabat sebagai Presiden RI.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp: (021) 8293113, Telp/SMS: (021) 32195352, 32195353, Fax: (021) 83787235
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. Salah satu cara dengan menggunakan fitur SINDIKASI ini. (2) Ucapan terima kasih di kolom komentar. (3) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Beri Komentar

Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Kode keamanan Refresh

Bio Lainnya

Click to view full article

Dr. Bambang Kesowo, SH, LLM lahir di Sragen, Jawa Tengah, 27 Maret 1945. Menteri Sekretaris Negara Kabinet Gotong Royong (2001-2004), ini seorang ahli hukum bidang hak milik

Click to view full article

Hidup bersahaja dan mengalir laksana air. Baginya pedoman hidup adalah nurani dan amal. Menteri Negara Komunikasi dan Informasi Kabinet Gotong-Royong, Sekjen DPP Nasional Demokrat

Click to view full article

Chaerul Saleh lahir di Sawah Lunto, Sumatera Barat, 13 September 1916. Dia salah seorang tokoh perumus naskah proklamasi. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara

Click to view full article

Laksamana TNI (Purn) Sudomo Pangkopkamtib, Menkopolkam dan Ketua DPA Sudomo seorang pemimpin kontroversial. Dia Pangkopkamtib paling tegas dan berwibawa. Dia tidak ragu mengambil tindakan keras, namun dia secara pribadi juga


Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
 

Like and Support Us

Komunitas

  • Terbaru
  • Komentar
  • Irwan Hidayat

    m.nailul anwar noer
    Alhamdulillah, kami selaku warga negara Indonesia, sangat bangga atas tercapainya cita2 Sidomuncul, dan ...
     
  • Galaila Karen Agustiawan

    soedono adi triwanto
    Saya mengagumi anda sebagai salah satu dari sedikit tokoh yg berkarakter dan sebagai bangsa Indonesia ...

Aktivitas Terbaru di Facebook

Poling Tokoh