WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Budaya, Moral dan Etos Kerja

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Budaya, Moral dan Etos Kerja
Laurence Manullang | TokohIndonesia.com - Ist

Persepsinya terhadap kultur sangat positif. Saat ini, meskipun Laurence Manullang adalah seorang ekonom, penyandang Doktor Ekonomi dengan jalur minat utama Management Akuntansi, tetapi senang dan sedang mengadakan penelitian mengenai kultur Indonesia, untuk digunakan sebagai motivasi etos kerja. Agar tahan bekerja dengan jam-jam panjang dan produktif, percaya diri dan memiliki budaya malu melakukan kecurangan apalagi praktek korupsi dan memberantas budaya munafik.

Pendiri dan Rektor Universitas Timbul Nusantara - IBEK
Lihat Curriculum Vitae (CV) Laurence Manullang

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Laurence Manullang

QR Code Halaman Biografi Laurence Manullang
Bio Lain
Click to view full article
Ong Pik Hwa
Click to view full article
Andrian Bernard Lapian
Click to view full article
Lisa A Riyanto
Click to view full article
M Jusuf
Click to view full article
Abdillah Toha
Click to view full article
Agus Rahardjo
Click to view full article
Armand Maulana

Menanggapi latar belakang apresiasinya terhadap kultur ini, Laurence membeberkan pengalaman pribadinya. Suatu saat pada waktu berkunjung ke Korea Selatan, dia menyaksikan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional Korea Selatan sungguh sangat mengagumkan. Laurence bertanya-tanya, apa yang menjadi motivasi yang mampu mempersatukan seluruh rakyat Korea Selatan untuk bekerja keras. Bayangkan hampir semua tenaga produktif orang Korea Selatan mampu bekerja 18 jam satu hari. Laurence dapat menemukan motivasi itu adalah faktor kultur.

Laurence membaca satu majallah terbitan Korean Air Line yang menceriterakan asal-usul orang Korea. Katanya, orang Korea adalah termasuk suku bangsa tua yang berasal dari hasil perkawinan campuran antara Cina dan Siberia (Rusia). Sedangkan Jepang berasal dari satu propinsi di Cina, yang eksodus transmigrasi menempati teritori yang paling timur di Asia yang secara langsung terlepas dari daratan Cina. Orang Korea mengumumkan bahwa orang Jepang jauh lebih muda dari orang Korea.

Tapi Jepang sempat menjajah Korea selama 35 tahun. Lalu pemimpin Korea mengumandangkan bahwa sebagai saudara muda, orang Jepang seharusnya tidak layak menjajah Korea big brother-nya sampai 35 tahun. Namun sayang, itu telah terjadi. Tapi sekarang tibalah saatnya Korea menjajah Jepang dari sudut ekonomi demikian pemimpin Korea memotivasi rakyatnya untuk bekerja keras membangun negeri.

Ternyata motivasi ini sangat mujarab, orang Korea memiliki Motivator dan Guru Etos
Motivator dan Guru Etos
etos kerja
yang dahsyat. Rupanya motivasi yang paling kuat untuk membangun Motivator dan Guru Etos
Motivator dan Guru Etos
etos kerja
kalau dapat dikaitkan hal positif dari faktor keturunan dapat merupakan pendorong yang ampuh.

Kemudian, Laurence berpikir, Indonesia dari keturunan mana. Dalam sejarah hanya ditulis sekilas, katanya, Indonesia berasal dari Asia kecil. Apakah semua etnis di Indonesia berasal dari Asia kecil. Setelah Laurence berkeliling Asia dan negara lain, dia temukan persamaan kultur di negera lain mirip dengan kultur suku-suku di Indonesia. Seperti kultur Thailand mirip dengan kultur Jawa, Minang dengan Arab/Portugal, Batak dengan Philipina/Mongolia, Bugis dengan Malaysia, Mantan Sersan Militer Inggris
Mantan Sersan Militer Inggris
Maluku
dengan Spanyol, Gubernur Sulawesi
Gubernur Sulawesi
Minahasa
dengan Belanda, dan Pejuang dari Aceh
Pejuang dari Aceh
Aceh
perpaduan antra 4 sukubangsa yaitu Arab, Cina, Eropa dan Hindu (Pejuang dari Aceh
Pejuang dari Aceh
Aceh
).

"Kalau kita memperhatikan pilahan keempat suku bangsa itu dapat dilihat ada di Pejuang dari Aceh
Pejuang dari Aceh
Aceh
, makanya gerakan-gerakan di Aceh selalu dipelopori orang Aceh yang menjadi warga negara salah satu negara di Eropa," jelas Laurence.

Suku-suku di Indonesia ada yang dengan apik melestarikan budaya mereka dalam bentuk buku dan wayang seperti orang Jawa. Sementara orang Batak, sangat minim. Baru ditemukan satu hasil penelitian dari Dr Lance Castles, yang mengadakan reseach guna melengkapi disertasi PhD di Yale University mengenai politik Tapanuli 1915-1940 di mana 60 % isi buku itu mengangkat perjuangan Tuan MH Manullang yang dijuluki dalam buku itu sebagai Soekarno van Batak, satu-satunya orang pribumi yang berani menampar muka controleur orang Belanda di muka umum setelah dipaksa turun dari kudanya.

Hasil research itu diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia yang indah oleh Prof.Dr. Maurits Simatupang, dari judul aslinya: The Political Life of a Sumatran Residency, Tapanuli 1915-1940, diterbitkan oleh KPG (Gramedia - tahun 2001). Sumber penelitian itu hampir tidak ada di Indonesia, apakah museum nasional atau daerah di Sumatra Utara bahkan Tapanuli Utara asal dari pejuang itu. Malahan sumber autentik penelitian mengenai perjuangan itu ditemukan di negeri Belanda sepeti Leiden, Universitas Amsterdam, Barmen-Jerman, arsip Oegstgeest - Belanda, dan perpustaka-an Yale University itu sendiri.

Marga Manullang? "Oh ya, susah didapat," kata Laurence. Malah Laurence pernah bertanya-tanya asal muasal Manullang ini. Sebab saban memperkenalkan diri marga Manullang tidak sedikit orang ketawa terutama ibu-ibu. Manullang artinya pendorong, pendobrak, sebenarnya positif tetapi ada juga dikaitkan pada hal yang lucu, seperti menjebol, menusuk dalam arti yang bervariasi, serta dipelesetkan kependekan manusia langka.

Karena marga ini sudah given, tidak bisa lagi diubah atau ditanggalkan maka Laurence mengadakan penelitian asal usul marga Manullang ini untuk diceri-terakan pada anak dan cucu sebagai motivasi bagi mereka untuk maju sama seperti orang Korea behasil mengguna-kan asal-usulnya sebagai pemacu semangat tinggi membangun negerinya.

Memang Manullang itu dalah manusia langka sebab sejak tanggal 12 Agustus 1883 pada saat tempat mereka berdiam yaitu kampung Bakkara yang berfungsi sebagai pusat kebudayaan Batak tempat singgasana Raja Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Sisingamangaraja
, dibumihanguskan Belanda karena menolak tawaran Belanda untuk dijadikan Sultan Batak Raya. Mereka memilih berjuang sampai gugurnya Raja Sisingamaraja XII pada tanggal 17 Juni 1907.

Kemudian perjuangan diteruskan melawan Belanda dan Jepang sampai tahun 1950 (pengakuan kedaulatan Republik Indonesia oleh Belanda). Perjuangan yang panjang itu banyak mengorbankan putra-putra bangsa, gugur sebagai kusumah bangsa. Dengan 6 bersaudara dalam rumpun Si Raja Oloan, di mana urutan-urutannya adalah Naibaho, Sihotang, Bakara, Sinambela (dari marga ini Raja Sisinga-mangaraja), Sihite dan Simanullang.

Karena Raja Sisingamaraja memiliki kesaktian dan tetap mampu memper-tahankan diri sebagai orang yang paling bersih, maka pemerintahannya sehari-hari dipercayakan pada Manullang di mana Mangaraja Onggang Parlindungan menjulukinya sebagai Perdana Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
yang mengendalikan pemerintahan. (Mangaraja Onggang Parlindungan adalah Letkol AD Pensiunan NRP 13.3.13, ahli tarik bom, yang terakhir bekerja di pusat sejarah angkatan darat, menulis dalam bukunya dengan judul Tuanku Rao, Penerbit Tandjung Pengharapan, tahun 1964).

Jadi yang paling banyak korban dalam peperangan itu karena yang paling banyak diburu Belanda adalah memang marga Sinambela dan marga Manullang, menjadikan manullang manusia langka ada juga benarnya.

Laurence juga memburu dokumen yang menceriterakan asal-usulnya sampai ke Leiden, Manhantan New York, karena dulu Manhantan, New York itu milik Belanda yang dibeli dari suku Indian seharga $29 lalu dijual Belanda ke AS, memang arsipnya di sana sangat lengkap dan tulisan baik itu ditulis di atas kulit kayu dan kertas Mesir, termasuk alat-alat perang yang digunakan dirawat dengan apik oleh pengelola museum tersebut.

Hasil temuan itu membuktikan bahwa Manullang itu adalah keturunan pejuang dalam peperangan yang berkepanjangan tanpa mengenal menyerah. Juga dari pihak ibunya adalah cucu budayawan Baginda Panny (guru Marpaung) pencipta si Gale-gale di mana hasil karyanya disimpan di Museum Nasional dan nenek pengasuhnya adalah cucu Raja Sijorat VII, ayahnya Raja Sijorat VIII yang gigih berjuang melawan Belanda wafat sebagai Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
dimakamkan di komplek R.S. HKBP Balige. Dia juga sangat senang mempunyai menantu Rina Idroes Chaniago, cucu dari Pak Idroes pejuang RI yang dibuang Belanda bersama-sama Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
Bung Hatta
ke Diegul, istri anaknya yang keempat, Rizal Ruben Manullang.

Temuan ini merupakan hasil penelitian yang diangkat Laurence menjadi motivasi untuk membangkitkan spirit anak-anaknya. Ternyata berhasil terbukti dari daya juang anak-anaknya semua tinggi, kelima anaknya semua berani belajar ke tempat jauh seperti Inggris, Amerika Serikat walaupun masih sangat belia selesai SMP kelas III. Sekarang semua telah mencicipi pendidikan gelar Master, dan semua telah mandiri dari segi mata pencaharian. Malah seorang anaknya sedang dalam tahap menyelesaikan program Ph.D.

Motivasi Motivator dan Guru Etos
Motivator dan Guru Etos
etos kerja

Saat ini, meskipun Laurence adalah seorang ekonom, penyandang Doktor Ekonomi dengan jalur minat utama Management Akuntansi, tetapi senang dan sedang mengadakan penelitian mengenai kultur Indonesia, untuk digunakan sebagai motivasi etos kerja, agar tahan bekerja dengan jam-jam panjang dan produktif, percaya diri dan memilki budaya malu melakukan kecurangan apalagi praktek korupsi dan memberantas budaya munafik.

Hasil penelitian yang sedang berlanjut membuahkan hasil sementara bahwa orang Batak berasal dari satu rumpun dengan saudaranya Si Raja Boni yang merantau ke Selebes yang kemudian namanya Si Raja Bone, dan Si Raja Lapung yang menempati lokasi sekitar danau Ranau Komering, turunan suku bangsa Meo, kakaknya Toraja, yang berasal dari kakeknya Esau anak Isak, keturunan Ibrahim orang Iberani.

Laurence sedang mengecek keab-sahan sumber penelitian tersebut agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan dari segi ilmiah dan emosional dan genuine, di mana mungkin diperlukan kira-kira 7 tahun lagi untuk merampungkannya. Juga, Laurence akan membentuk tim peneliti untuk menggali pembuktian tentang dugaan sementara bahwa Gajahmada itu adalah Gajah Manullang Dairi.

Menurutnya, animo penelitii harus dibangkitkan menjadi motivasi dahsyat bagi anak-anak bangsa. Nama besar digunakan untuk mengbangkitkan motivasi anak-anak bangsa yang hampir punah oleh sebab perjuangan yang sa-ngat panjang dan berkelanjutan, menu-rut Laurence adalah positif. TSL (Diterbitkan juga di Majalah Digital Tokoh Indonesia
Majalah Digital Tokoh Indonesia
Majalah Tokoh Indonesia
Edisi 13)

 

Page 1 of 4 All Pages

  • «
  •  Prev 
  •  Next 
  • »
© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh cross  -  Dibuat 19 Apr 2010  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Membangun Karakter Lewat Dongeng Parpol Dan Pemilu 2009

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Jual Buku-buku Pilihan

Buku Pilihan

thumb

Buku ini menganalisis 10 sifat dalam diri Christian Hadinata yang menjadikan dia bermental juara, ditulis oleh para ahli psikologi,

Catatan Tuhor.com: Buku ini lebih banyak mengulas teori psikologi yang dipadu dengan sedikit biografi.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: