WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Bahagia Bersama Keluarga

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Bahagia Bersama Keluarga
Zaenal Soedjais | TokohIndonesia.com - Ist

Sebagaimana orang zaman dahulu belum begitu familiar dengan sistem pertanggalan kalender, maka kapan persisnya hari lahir Zaenal Soedjais tidak ada yang tahu. Resminya tercantum 10 Agustus 1942. Namun Soedjais mengaku itu tidak akurat melainkan hanya "katanya". Sebab, jika ditanya ayahandanya, almarhum H. Abdullah Harun, jawabannya cuma "ya… kira-kira".

Predir Pusri Holding (2001-2004), Ketua Umum DPI dan Maporina
Lihat Curriculum Vitae (CV) Zaenal Soedjais

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Zaenal Soedjais

QR Code Halaman Biografi Zaenal Soedjais
Bio Lain
Click to view full article
Djoko Murdono
Click to view full article
Joop Ave
Click to view full article
Katamso
Click to view full article
Trie utami
Click to view full article
Anna Maria W Goris
Click to view full article
Kasman Singodimedjo
Click to view full article
Agung Laksono

Sebagaimana orang zaman dahulu belum begitu familiar dengan sistem pertanggalan kalender, maka kapan persisnya hari lahir Zaenal Soedjais tidak ada yang tahu. Resminya tercantum 10 Agustus 1942. Namun Soedjais mengaku itu tidak akurat melainkan hanya "katanya". Sebab, jika ditanya ayahandanya, almarhum H. Abdullah Harun, jawabannya cuma "ya… kira-kira".

Sumber lain dari tetangga terdekat bernama Pak Senen. Dia pun hanya menyebutkan hari lahir Soedjais sama dengan anak Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
nya yakni tanggal 3 September 1943. Bedanya, Soedjais lahir malam hari sedangkan anak Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
Pak Senen pagi hari. "Jadi, tampaknya tanggal lahir saya satu tahun lebih tua dari yang sebenarnya. Mana yang benar saya tidak tahu," sebut Soedjais.Pada tanggal 4 September 1971 ia menikah dengan Sri Afifah yang dulunya merupakan muridnya di Universitas Gajah Mada (UGM). Namun, ia mencantumkan tangggal lahirnya 10 Agustus 1942.

Pada tanggal 4 September 1971 ia menikah dengan Sri Afifah yang dulunya merupakan muridnya di Universitas Gajah Mada (UGM). Dia yang telah memberinya empat orang anak, semasa kuiah adalah temannya Fuad Bawazier, mantan Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
keuangan yang juga muridnya. Kalau Budiono, Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Keuangan Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
Kabinet Gotong Royong
pimpinan Presiden Ibu Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
Megawati Soekarnoputri
adalah kawan sekelasnya di UGM.

Sri Afifah dalam pandangannya ketika itu merupakan orang yang biasa-biasa saja. Sehingga, orang-orang mengiranya akan memilih yang lain. Ternyata ia memilih Sri Afifah, sebab pribadinya luar biasa dan parasnya juga cukup menggoda.

Keluarga ini hidup rukun dengan empat buah hati. Lahir berselang-seling laki-laki, Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
, laki-laki perempuan. Anak pertama bernama Mohammad Zain Mawardi Arif, dia lulusan dari Amerika. Yang kedua bernama Laksmi Yuliandri, nama itu ia beri terpengaruh dengan Perdana Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
India Laksmi Pandit. Anak kedua ini lulusan dari Universitas Indonesia (UI). Anak ketiga bernama Dodi Surya Wijaya, ia seorang ahli komputer juga lulusan dari UI. Dan yang terakhir bernama Hartina Riani Sofana, dia ini menggeluti seni suara menjadi seorang artis Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
yang lagunya dia gubah sendiri. Anak bungsunya ini sudah mengeluarkan album bertajuk Benang Merah. Dia masih sekolah di London School.

Ada yang menurutnya "aneh" tentang anak-anaknya itu. Mereka tidak mau bekerja dengan orang lain. Hanya mau bekerja sendiri dengan membikin perusahaan sendiri. Hal itu ia biarkan saja. Tetapi sudah ia pesankan agar mereka jangan mengganggu ayahnya. Jangan pernah menginjak Pusri. Dan jangan ada Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
dengan Pusri. Karena pasti akan menimbulkan conflict of interest. "Walaupun saya itu fair, tidak ada apa-apa misalnya jika berLihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
dengan mereka, namun kalau orang melihat bahwa ada anak saya yang terlibat di dalam Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
Pusri pasti akan menimbulkan kecurigaan," katanya.

Hormati Orangtua
Ketika ibunya sudah berumur 75 tahun, pada akhir tahun 80-an, ia meminta berhenti berdagang. Ia bilang akan menjamin masa tuanya. Lalu dibelikan mobil untuk ibunya. Tetapi justru inilah yang membuat ia menyesal berkepanjangan. Sebab ibunya justru menjadi sering sakit karena tidak pernah lagi berkumpul sama orang lain di pasar, bersosialisasi sesama orang. Itulah mungkin yang membuat Sang Ibu merasa tidak berguna. Mungkin merasa nggak ada gunanya hidup. Akhirnya sang Ibu meninggal dan ia sangat menyesal.

Sementara, ayahnya masih terus bekerja hingga meninggal dunia ketika sudah berusia tua 97 tahun. Pada usia itu kendati sudah tua, Sang Ayah bukannya sudah harus dibopong atau pikun atau pakai kursi roda. Tetapi, masih seperti orang berusia 50-an tahun. Sang Ayah masih menyetir mobil sendiri. Dan kalau orang lain menyaksikan bagaimana cara ayahnya menyetir mobil, pasti mengira itu anak muda. Karena Sang Ayah tidak akan merasa happy nyetir mobil kalau roda belakang tidak bunyi, ciit, ciit.

Ia juga tidak habis pikir kenapa ayahnya bisa hidup berusia panjang. Padahal kalau bicara soal makan, wah seleranya tidak tanggung-tanggung, sate kambing, kepala kambing, otak dan lain-lain. Kalau masuk restoran Padang, misalnya, kalau tidak tersedia otak sang Ayah tidak akan makan. Beliau juga tidak ada pantangan. Pagi-pagi sudah minum coca cola kemudian kreatingdaeng tanpa campuran apa-apa. Padahal orang lain, kalau minum kreatengdaeng tidak dicampur dengan air putih pasti langsung sakit perut. Ia sendiri kalau main golf, biasanya minum kreatengdaeng tapi harus campur air putih. Beda dengan Sang Ayah, yang pagi-pagi sudah minum tanpa campuran.

Kalau kamu ingin kaya, kamu harus berzakat. Kalau kamu ingin sehat, kamu harus banyak sadakoh. Kalau kamu ingin umur panjang, kamu harus sering silaturahmiLalu, kemudian ia menemukan apa kunci dari itu semua. Ia pernah mendengar dari Kyai. Kalau kamu ingin kaya, kamu harus berzakat. Kalau kamu ingin sehat, kamu harus banyak sadakoh. Kalau kamu ingin umur panjang, kamu harus sering silaturahmi ketemu orang. Oh, itulah kebiasaan yang dilakukan Sang Ayah. Suka zakat, sadakoh dan selalu silaturahmi dengan orang.

Pada usia 90-an tahun Sang Ayah masih bisa memanjat pohon mangga. Suatu ketika ia pernah diambilkan buah mangga. Sementara ia sendiri tidak berani manjat. Pada usia tua itu, Sang Ayah juga masih suka naik motor besar Harley Davidson karena kebetulan di rumah tersedia.

Ada beberapa mobil yang pernah Sang Ayah pakai. Tapi yang paling disukainya adalah Trooper. Trooper itu adalah mobil Soedjais dahulu dari Kaltim. Karena pakai solar, perjalanan Jakarta – Cirebon pulang pergi waktu itu cukup dengan uang Rp 17.000. Menurut Sang Ayah, setir mobil Trooper ini bisa dikendalikan hanya dengan jari satu.

Sangat banyak kenangan berharga dengan ayah-bundanaya. Sehingga ia, sebagai seorang anak yang merasa tidak pernah menentang orang tua, berniat mengeluarkan buku khusus mengenai memorinya dengan orang tua. marjuka, crs (Majalah Digital Tokoh Indonesia
Majalah Digital Tokoh Indonesia
Majalah Tokoh Indonesia
Edisi 12)

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh marjuka  -  Dibuat 28 Apr 2004  -  Pembaharuan terakhir 27 Feb 2012
Mendidik Anak Bersama Suzan Ditawar Berpasangan Marylin Monroe

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Wastafel, selain fungsinya untuk mencuci tangan, wajah, atau benda kecil lainnya, ternyata juga dapat mempercantik tampilan interior rumah jika diatur dan dipikirkan dengan baik.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: