WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Guru Pengusaha Pribumi

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Guru Pengusaha Pribumi
Probosutedjo | TokohIndonesia.com - Ricky

SATU | Pengusaha sukses, pendiri Mercu Buana Group, kelahiran desa Kemusuk Jogjakarta, 1 Mei 1930, ini pantas dijuluki sebagai guru pengusaha pribumi Indonesia. Mantan guru ilmu pasti, sejarah dan kepala sekolah, ini telah menjadi pengusaha sebelum saudara seibunya, HM Soeharto, menjadi presiden. Dia pengusaha yang memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme yang sangat baik untuk digugu dan ditiru. Dia pengusaha yang punya prinsip menyejahterakan rakyat jelata. Demi prinsip itu, dia berani menantang arus.

Pendiri Mercu Buana Group
Lihat Curriculum Vitae (CV) Probosutedjo

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Probosutedjo

QR Code Halaman Biografi Probosutedjo
Bio Lain
Click to view full article
Suswono
Click to view full article
Evie Tamala
Click to view full article
Dewi Yull
Click to view full article
S Prinka
Click to view full article
Anwar Nasution
Click to view full article
Naomi Susilowati Setiono
Click to view full article
Tio Pakusadewo
BERITA TERBARU

Tokoh ini memulai kehidupannya dari dusun Kemusuk, sekitar 10 kilometer barat Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
. Dia telah aktif sebagai pejuang saat usia remaja, bergerilya melawan penjajah Belanda. Keberaniannya bergerilya dikagumi oleh teman-teman seperjuangannya. Pada zaman pendudukan Belanda di Yogya, dia sering masuk kota dan ada kalanya menemui Bu Harto memberi berita keadaan luar kota termasuk Desa Kemusuk.

Kemudian dengan semangat ingin mandiri, dia merantau ke Pematang Siantar, Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Sumatera Utara
. Memulai hidup mandiri sebagai kerani di sebuah usaha penebang kayu, kemudian menjadi guru, mendirikan sekolah dan menjadi kepala sekolah.

Sebagai seorang konglomerat, dia tidak larut dalam kehidupan mewah dan mengambil jarak dengan rakyat jelata. Dia justru berupaya mendayagunakan apa yang ada padanya untuk mendorong kemajuan rakyat dan bangsanya. Sebagai Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
yang berlatar belakang guru, dia pun berupaya membimbing para Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
kecil untuk bangkit dan maju bersama. Beberapa kali dia menyalurkan kredit kepada Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
kecil, kendati banyak tidak kembali, tetapi dia terus melakukannya.

Kemudian sekolah yang didirikannya itu dinegerikan, demi kepentingan rakyat setempat. Dia rela melepas miliknya menjadi milik negara dan publik. Bahkan rela melepas jabatan kepala sekolah, karena dia tidak memiliki ijazah guru sebagai persyaratan formal menjadi guru dan kepala sekolah.

Setelah kembali mengajar sebagai guru biasa di Sekolah Taman Siswa Pematang Siantar, kemudian menikah dan punya satu anak, dia pun berganti haluan menjadi pengusaha. Berkat kerja keras dan kejeliannya menangkap peluang Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
, dia pun berhasil menjadi seorang pengusaha besar, konglomerat.

Awalnya dia memperoleh kepercayaan dari Ng Co Mo menjadi leveransir di Departemen Sosial pada tahun 1963/1964. Pada waktu itu Mulyadi Djayamartono, SH, menjabat Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Sosial. Di Departemen Sosial yang awalnya hanya menyupalai pakaian anak-anak dan puluhan ribu kelambu untuk Irian Barat (Irian Jaya), kemudian dipercaya mengimpor kendaraan Jeep Toyota. Keberaniannya menerobos instansi pemerintah untuk menjadi relasi/rekanan perlu dicontoh oleh para pengusaha pemula.

Sewaktu Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Pak Harto
menjadi presiden, tanpa surat identitas, dia dapat menemui Presiden Taiwan yakni Li Teng Hui dan juga menemui pejabat-pejabat di RRC untuk membuka hubungan kerjasama ekonomi.
Sebagai seorang konglomerat, dia tidak larut dalam kehidupan mewah dan mengambil jarak dengan rakyat jelata. Dia justru berupaya mendayagunakan apa yang ada padanya untuk mendorong kemajuan rakyat dan bangsanya. Sebagai pengusaha yang berlatar belakang guru, dia pun berupaya membimbing para pengusaha kecil untuk bangkit dan maju bersama. Beberapa kali dia menyalurkan kredit kepada pengusaha kecil, kendati banyak tidak kembali, tetapi dia terus melakukannya.

Di samping itu, dia juga selalu bersuara lantang setiap kali melihat ada kebijakan pemerintah dan pengusaha yang merugikan rakyat jelata dan pengusaha pribumi. Dia bukanlah orang yang rasialis, tapi dia hanya ingin bangsanya hidup sejahtera, tanpa kesenjangan yang sangat jauh seperti adanya hingga saat ini.

Berikut ini kami menyajikan kisah hidup (biografi ringkas) putera bangsa yang kami gelari sebagai Guru Pengusaha Pribumi Indonesia itu. Kisah ini kami rujuk dari hasil beberapapa kali wawancara kami dengan beliau ditambah berbagai referensi, terutama buku H Pendiri Mercu Buana Group
Pendiri Mercu Buana Group
Probosutedjo
Merindukan Kesejahteraan Rakyat Jelata (Refleksi Pers 1974-2005), yang ditulis Nurinwa Ki S Hendrowinoto, dkk, diterbitkan Universitas Mercu Buana dan YBI, bertepatan 75 tahun Pendiri Mercu Buana Group
Pendiri Mercu Buana Group
Probosutedjo
; juga buku Keimanan Guru Pengusaha, yang diterbitkan Yudhagama (1997). Penulis: Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
Ch. Robin Simanullang
| Bio TokohIndonesia.com |

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA

 

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh cross  -  Dibuat 20 Jun 2005  -  Pembaharuan terakhir 27 Feb 2012
Anak Petani Yang Bersinar Penggagas Akabri

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Jusuf Kalla

Tokoh Monitor

Jual Buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi

Buku Pilihan

thumb

Dalam catatan sejarah perang, kita dapat menemukan beberapa pertempuran klasik, yaitu kiprah militer yang dikagumi para pemimpin militer dan sejarawan selama berabad-abad. Cannae adalah salah satu pertempuran demikian. Dipimpin oleh Hannibal Barca, seorang pemimpin perang yang mampu mempersatukan berbagai suku bangsa, dan membuktikan kehebatan strateginya dengan memukul mundur pasukan Romawi.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: