Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com

    Low Profile dan Tegas

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Low Profile dan Tegas
    e-ti | koranbogor.com
    Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), 2010
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    Bicaranya kalem, apa adanya, sederhana, tegas, serta tidak memiliki ambisi duniawi yang menonjol. Itulah Busyro Muqoddas yang menjabat sebagai Ketua KPK periode 2010-2011. Meski kepribadiannya itu sering ditafsirkan sebagai kelemahan, dosen Universitas Islam Indonesia ini tidak ambil pusing dan siap memimpin dengan kebenaran dan suara hati nurani.

    QR Code Halaman Biografi Busyro Muqoddas
    • biografi tokoh indonesia busyro muqoddas
    • busyro muqoddas alumni gontor
    • profil busyro muqoddas dan gontor
    • tokoh anti korupsi indonesia yudisial busyro
    • riwayat hidup busyro muqoddas

    Sejak 20 Desember 2010, M. Busyro Muqoddas, S.H, M. Hum resmi menjabat Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggantikan Ketua KPK, 2007
    Ketua KPK, 2007
    Antasari Azhar
    yang sedang menjalani hukuman. Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Komisi Yudisial (KY) ini terpilih melalui proses seleksi yang cukup ketat oleh panitia seleksi yang dipimpin KeLihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    an Hukum dan HAM. Ia kemudian disetujui DPR pada 25 November 2010 melalui pemungutan suara di Komisi III DPR, mengalahkan rivalnya, Bambang Widjojanto. Tidak hanya terpilih sebagai pimpinan KPK, ia juga terpilih menjadi Ketua KPK mengalahkan pimpinan KPK aktif yang lain.

    Dalam kesehariannya, Busyro terlihat biasa-biasa saja. Semua serba biasa dan terukur. Ia bisa membuat lelucon tertentu namun juga tidak membuat orang terbahak-bahak. Mampu menasehati namun tidak dengan marah. Tak heran, orang terkadang menjadi tidak mengenal sepak terjangnya dan menganggapnya tidak berprestasi.

    Padahal menilik pada kisah masa kecilnya, Busyro suka berkelahi dengan teman-teman sekolahnya yang dianggapnya sewenang-wenang dan mau menang sendiri. Karena ulahnya itu, orangtuanya bahkan pernah harus memindahkan Busyro ke sekolah lain. Namun, hal itu tidak menghentikan aksinya.

    Tidak jelas sampai kapan kebiasaannya meladeni tantangan kawan-kawannya itu berhenti, tapi yang jelas, di tengah pertambahan usianya, Busyro berevolusi menjadi sosok yang santun, lembut dalam bertegur sapa, sederhana, low profile dan religius. Busyro memang tumbuh dan besar dalam gerakan Islam Muhammadyah. Ayahnya seorang pegawai Departemen Agama dan ibunya merupakan guru agama Islam di Madrasah Mu'allimat Pendiri Muhammadiyah 1912
    Pendiri Muhammadiyah 1912
    Muhammadiyah
    , Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Yogyakarta
    . Berangkat dari keluarga demikian, perjalanan hidup Busyro banyak diwarnai latar belakang keluarga yang religius tersebut.

    Kepribadian Busyro ini juga diamini oleh istrinya, Soimah Kusuma Wahyuni. "Pak Busyro di mata saya, sosok idealis yang religius dan sangat humoris. Memang wajahnya kelihatan kaku dan tegang, tapi sebenarnya dia itu murah senyum," ujar Soimah. Disebut religius, karena seperti disaksikan istrinya, Busyro ini orang yang rajin shalat. Ia sebisa mungkin setiap hari shalat tahajud lewat tengah malam. Sehabis shalat tahajud, kemudian terus ke masjid untuk shalat Subuh. Ia juga selalu berusaha melakukan puasa Senin-Kamis.

    Penampilannya yang kalem itu juga membuat orang terkadang meragukan gaya kepemimpinan Busyro, tidak tegas dan cenderung kompromistis. Namun, kinerjanya ketika memimpin Komisi Yusial (KY) selama lima tahun membuktikan sebaliknya.

    Ketika dirinya menjabat Ketua KY, sebenarnya tidak sedikit orang yang berusaha mencampuri kebijakan KY. Misalnya, dalam pelaksanaan pengawasan hakim atau seleksi hakim agung. Sejumlah orang penting disebut-sebut pernah menelepon atau mendatangi kantornya. Tapi, ia kukuh pada prinsip.

    Busyro juga pernah mengusulkan wacana kocok ulang hakim agung dalam rangka proses pembaruan atau reformasi sistem peradilan terhadap hakim agung yang jumlahnya 49 orang. Menurutnya, langkah itu penting dilakukan untuk membersihkan dunia peradilan. Saat itu, Busyro bersama KY berencana memeriksa 13 hakim agung yang dipimpin Ketua MA (2001-2008) & Ketua Dewan Pers (2010-2014)
    Ketua MA (2001-2008) & Ketua Dewan Pers (2010-2014)
    Bagir Manan
    . Namun mendapat tentangan dari MA. Lembaga peradilan tertinggi di Indonesia itu kemudian mengajukan gugatan kepada Komisi Konstitusi. Bahkan sampai ada laporan ke Kapolri (1968-1971)
    Kapolri (1968-1971)
    polisi
    mengenai adanya dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan KY terhadap hakim agung. Namun akhirnya gugatan ini tidak diketahui ujungnya.

    Selain itu, langkah Busyro yang patut diapresiasi ketika di KY adalah ketika ia melimpahkan kasus komisioner Komisi Yudisial Irawady Joenoes ke jalur hukum. Irawady tersandung kasus penyuapan gedung baru KY di Jalan Kramat, Jakarta. Irawady akhirnya dijatuhi hukuman delapan tahun penjara dan denda Rp 400 juta.

    Penampilannya yang kalem itu juga membuat orang terkadang meragukan gaya kepemimpinan Busyro, tidak tegas dan cenderung kompromistis. Namun, kinerjanya ketika memimpin Komisi Yusial (KY) selama lima tahun membuktikan sebaliknya.Ketika dirinya menjabat Ketua KY, sebenarnya tidak sedikit orang yang berusaha mencampuri kebijakan KY. Misalnya, dalam pelaksanaan pengawasan hakim atau seleksi hakim agung. Sejumlah orang penting disebut-sebut pernah menelepon atau mendatangi kantornya. Tapi, ia kukuh pada prinsip.

    Sebelum menjadi Ketua KY, Busyro adalah akademisi dan advokat yang pernah membela kasus-kasus yang berhadapan dengan penguasa. Misalnya, dalam kasus penembak misterius, Abdullah Umar yang dituduh terlibat dalam kasus Komando Jihad, Mozes Gatotkaca, dan lain sebagainya. Dari contoh itu, Busyro memang jelas bukan orang yang gampang diajak kompromi.

    Apalagi menilik masa lalu alumnus Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII), Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Yogyakarta
    ini, sudah sarat dengan pengalaman memimpin dan beroganisasi. Di kampusnya, UII Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
    Yogyakarta
    misalnya, pria yang masih aktif sebagai pengajar di UII ini pernah menjadi anggota Majelis Permusyarakatan Mahasiswa. Pada tahun 1983, ia menjabat sebagai Lihat Daftar Direktur
    Lihat Daftar Direktur
    Direktur
    Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum. Di kampus itu juga, ia pernah mengemban tugas-tugas di bidang hukum sebagai Pembantu Dekan III Fakultas Hukum UII (1986-1988), dan sebagai Pembantu Dekan I Fakultas Hukum hingga tahun 1990. Kemudian menjabat Ketua Pusdiklat dan LKBH Laboratorium Fakultas Hukum UII pada tahun 1995-1998, serta menjadi peserta Investigasi Pelanggaran HAM berat pada tahun 2004.

    Tidak hanya di situ, peraih gelar Magister Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (UGM) tahun 1995 ini, pada tahun 1999 pernah menyandang tugas sebagai Ketua delegasi Dekan-Dekan Fakultas Hukum se-DI Yogyakarta ke DPR RI untuk menyampaikan pokok-pokok pikiran tentang RUU Penanggulangan Keadaan Bahaya. Kemudian menjadi anggota dewan kode Etik IKADIN Yogyakarta (1998-2000) dan anggota Dewan Etik ICM Yogyakarta (2000-2005).

    Selain mengajar dan berorganisasi, Busyro juga menulis. Ia berpengalaman menyunting buku Politik Pembangunan Hukum Nasional dan Kekerasan Politik yang Over Acting serta termasuk dalam tim penulis buku Peran Kapolri (1968-1971)
    Kapolri (1968-1971)
    polisi
    dalam Konflik Sosial Politik di Indonesia, sekaligus menjadi anggota tim riset konflik Mantan Sersan Militer Inggris
    Mantan Sersan Militer Inggris
    Maluku
    .

    Pimpin KPK
    Dalam memimpin KPK, Busyro hanya menjabat untuk satu tahun, yakni sampai Desember 2011, menyesuaikan masa periode pimpinan KPK. Untuk selanjutnya, pimpinan KPK periode 2012-2017 secara keseluruhan akan dipilih kembali. Tapi tidak tertutup kemungkinan Busyro akan ikut terpilih kembali.

    Satu tahun memimpin KPK jelas merupakan kurun waktu yang sangat singkat untuk menegakkan hukum terkait korupsi di negeri ini, terlebih karena menumpuknya beberapa kasus besar yang masih belum terselesaikan selama ini, seperti kasus Bank Century, BLBI, dan kasus dugaan korupsi yang melibatkan aparat penegak hukum sendiri.

    Namun Busyro mengaku tidak mempermasalahkan singkatnya masa jabatannya itu. Ia tetap optimis memulai karyanya di KPK untuk menyelamatkan keuangan negara secepatnya dengan gerakan-gerakan yang lebih akseleratif dan sistemik dengan melibatkan aparat penegak hukum lainnya.

    Sedangkan mengenai caranya memimpin KPK, ia mengatakan, memimpin KPK harus memiliki sikap bijaksana dan protektif terhadap dirinya sendiri. Namun tetap harus membuka diri terhadap kritik dari DPR, pers, LSM, dan juga masyarakat. Hal itu menurutnya untuk memungkinkan sistem komunikasi dengan publik. Selain itu, untuk memerangi korupsi tidak bisa sendiri, maka KPK akan bekerjasama dengan institusi Polri, Kejaksaan Agung, dan institusi terkait lainnya, termasuk PPATK dan kelompok masyarakat madani.

    Begitu duduk memimpin KPK, ia pun langsung disambut dengan ramainya kasus mafia pajak yang melibatkan Gayus HP Tambunan. Tentang kasus itu, walaupun penanganannya masih di tangan keKapolri (1968-1971)
    Kapolri (1968-1971)
    polisi
    an, namun KPK tidak tinggal diam. Karena dianggap sudah merambah ke berbagai instansi, Busyro dan pimpinan KPK lainnya sejak dini sudah siap-siap menangani kasus tersebut. Tapi agar tidak tumpang-tindih dengan penegak hukum lainnya, KPK masih memilah dan memetakan kasus yang akan ditangani, yakni kasus yang terkait dengan tidak pidana korupsi.

    Dalam kasus ini, Busyro Muqoddas langsung menunjukkan diri sebagai pemimpin yang sigap dan tegas. Ia langsung mengambil langkah pro aktif dengan mengundang pengacara Gayus, Mantan Jaksa, Advokat/Konsultan Hukum
    Mantan Jaksa, Advokat/Konsultan Hukum
    Adnan Buyung Nasution
    ke kantor KPK untuk berdiskusi tentang kasus Gayus, Rabu, 12 Januari 2011. Ia menyatakan akan membidik seluruh perusahaan yang memakai jasa Gayus untuk memanipulasi pembayaran pajak. "Semua perusahaan tidak terbatas pada perusahaan tertentu saja," ujarnya. e-ti | basan, jk, red

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 24 Jan 2011  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    Sebelumnya, suku-suku di Indonesia punya makanan pokok masing-masing. Baru sejak pemerintahan Orde Baru, makanan pokoknya diseragamkan menjadi nasi.

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Setelah 10 tahun memimpin BTN, Iqbal Latanro didapuk menjadi Lihat Daftar Direktur
    Lihat Daftar Direktur
    Direktur
    Utama PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) Persero.

    Click to view full article

    Bernyanyi bagi Harvey Malaihollo tak sekadar profesi tapi bagian dari hidup. Ketika hati gembira atau sedih, ia akan tetap bernyanyi.

    Click to view full article

    Leonowens SP dikenal sebagai sastrawan muda asal Indonesia yang dikenal dunia. Pria kelahiran Jakarta, Desember 1977 ini adalah seorang penulis solilokui, puisi, prosa liris,

    Click to view full article

    Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    BUMN Menteri BUMN (2011-2014)
    Menteri BUMN (2011-2014)
    Dahlan Iskan
    membuka momen untuk buka-bukaan memberantas korupsi. Dia menyerang balik DPR yang menudingnya salah urus PLN sehingga mengakibatkan inefisiensi Rp3,7


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us