WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Pejuang Manusia Setara

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Pejuang Manusia Setara
Benny Susetyo | TokohIndonesia.com | Dok BS

Romo Antonius Benny Susetyo Pr, pastor dan aktivis penggerak manusia merdeka dan setara. Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Agama dan Kepercayaan (HAK) Konferensi Waligereja Indonesia, dan  Pendiri (Founding Partner) Setara Institute (Institute for Democracy and Peace), ini lahir di Malang, 10 Oktober 1968. Alumni Pasca Sarjana Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Widya Sasana Malang tahun 1996, ini seorang pastor muda pengusung gerakan moral bangsa.

Pastor dan Aktivis, Pendiri Setara Institute
Lihat Curriculum Vitae (CV) Benny Susetyo

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Benny Susetyo

QR Code Halaman Biografi Benny Susetyo
Bio Lain
Click to view full article
Titi Said
Click to view full article
Tohpati
Click to view full article
Agus Suhartono
Click to view full article
Hasyim Muzadi, KH
Click to view full article
Kodradi
Click to view full article
Hasjim Ning
Click to view full article
Salim Segaf Al Jufri
BERITA TERBARU

Pastor Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
di berbagai forum dan lembaga ini pernah dianiaya oleh orang barbar[1] yang anti pada perjuangan moral, kemanusiaan, kesetaraan, keberagaman dan kebebasan beragama, yang diperjuangkannya. Dia dianiaya hingga tak sadarkan diri Senin (11/8/2008) malam di dekat rumahnya di Bintaro. Dia memang seorang Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
pejuang di Forum Kajian Demokrasi dan Hak Asasi Manusia Indonesia (FKDHI), dan Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB). Juga, bersama Romo Sandyawan di Forum Kemanusiaan, dan Gerakan Moral Nasional. Lihat Daftar Aktivis
Lihat Daftar Aktivis
Aktivis
yang tak kenal lelah mengadvokasi masyarakat lemah, korban bencana dan korban kekerasan, ini juga ikut memajukan Pusat Studi dan Pengembangan Kebudayaan (PUSPèK) Averroes.

Dia adalah Pendiri Pergerakan Manusia Merdeka. Pergerakan ini, tampaknya menjadi embirio berdirinya Setara Institute, yang didirikannya bersama sejumlah tokoh dan aktivis, di antaranya KH. Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Abdurrahman Wahid
, Prof. Dr. Guru Besar dan Rektor UIN Syarif Hidayatullah (1998-2006)
Guru Besar dan Rektor UIN Syarif Hidayatullah (1998-2006)
Azyumardi Azra
, Hendardi, Rocky Gerung, M. Chatib Basri dan Zumrotin KS. Dalam kepengurusan (manajemen), Romo Benny sendiri aktif sebagai Sekretaris Dewan Nasional, yang diketuai Guru Besar dan Rektor UIN Syarif Hidayatullah (1998-2006)
Guru Besar dan Rektor UIN Syarif Hidayatullah (1998-2006)
Azyumardi Azra
. Sementara Badan Pengurus diketuai Hendardi, Wakil Ketua Bonar Tigor Naipospos dan Sekretaris R. Dwiyanto Prihartono.

Setara Institute adalah perkumpulan individual/perorangan yang didedikasikan bagi pencapaian cita-cita di mana setiap orang diperlakukan setara dengan menghormati keberagaman, mengutamakan solidaritas dan bertujuan memuliakan manusia. Didirikan oleh orang-orang yang peduli pada penghapuskan atau pengurangan diskriminasi dan intoleransi atas dasar agama, etnis, suku, warna kulit, gender, dan strata sosial lainnya serta peningkatan solidaritas atas mereka yang lemah dan dirugikan.

Setara Institute percaya bahwa suatu masyarakat demokratis akan mengalami kemajuan apabila tumbuh saling pengertian, penghormatan dan pengakuan terhadap keberagaman. Namun, diskriminasi dan intoleransi masih terus berlangsung di sekitar kita bahkan mengarah pada kekerasan. Karena itu langkah-langkah memperkuat rasa hormat atas keberagaman dan hak-hak manusia dengan membuka partisipasi yang lebih luas diharapkan dapat memajukan demokrasi dan perdamaian. Setara Institute mengambil bagian untuk mendorong terciptanya kondisi politik yang terbuka berdasarkan penghormatan atas keberagaman, pembelaan hak-hak manusia, penghapusan sikap intoleran dan xenophobia.

Organisasi ini mengusung visi: Mewujudkan perlakuan setara, plural dan bermartabat atas semua orang dalam tata sosial politik demokratis. Serta menganut nilai-nilai kesetaraan, kemanusiaan, Rektor Universitas Paramadina Mulya, Jakarta 1998-2005
Rektor Universitas Paramadina Mulya, Jakarta 1998-2005
pluralisme
dan demokrasi. Dengan visi dan anutan nilai tersebut Setara Institute mempunyai misi: 1. Mempromosikan, Rektor Universitas Paramadina Mulya, Jakarta 1998-2005
Rektor Universitas Paramadina Mulya, Jakarta 1998-2005
pluralisme
, humanitarian, demokrasi dan hak asasi manusia; 2. Melakukan studi dan advokasi kebijakan publik dibidang Rektor Universitas Paramadina Mulya, Jakarta 1998-2005
Rektor Universitas Paramadina Mulya, Jakarta 1998-2005
pluralisme
, humanitarian, demokrasi dan hak asasi manusia; 3. Melancarkan dialog dalam penyelesaian konflik; dan, 4. Melakukan pendidikan publik.[2]

Penempatan Benny di Paroki Situbondo hanya berselang sepekan setelah terjadinya kerusuhan hebat di kota santri di kawasan tapal kuda ini. Sedikitnya selusin gereja dibakar habis, termasuk Gereja Katolik Situbondo.Benny yang baru beberapa hari ditahbis menjadi pastor diamanatkan oleh Uskup Malang Mgr HJS Pandoyoputro, OCarm untuk 'membangun persaudaraan sejati' dengan para tokoh dan kaum muslim di Situbondo dan Bondowoso. Penugasan ini membuatnya punya banyak pengalaman baru bertemu dengan para kiai, dan berkunjung ke beberapa pesantren. Dia pun menggelar sejumlah acara bersama KH Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Abdurrahman Wahid
(Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Gus Dur
), tokoh masyarakat sipil, pelopor dialog antariman, yang sulit dicari tandingannya.
Sebagai pastor, Romo Antonius Benny Susetyo Pr. ditahbiskan pada 1996, dan pertama kali ditempatkan melayani sebagai pastor pembantu di Paroki Situbondo dan Bondowoso. Penempatan Benny di Paroki Situbondo hanya berselang sepekan setelah terjadinya kerusuhan hebat di kota santri di kawasan tapal kuda ini. Sedikitnya selusin gereja dibakar habis, termasuk Gereja Katolik Situbondo.Benny yang baru beberapa hari ditahbis menjadi pastor diamanatkan oleh Uskup Malang Mgr HJS Pandoyoputro, OCarm untuk 'membangun persaudaraan sejati' dengan para tokoh dan kaum muslim di Situbondo dan Bondowoso.

Penugasan ini membuatnya punya banyak pengalaman baru bertemu dengan para kiai, dan berkunjung ke beberapa pesantren. Dia pun menggelar sejumlah acara bersama KH Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Abdurrahman Wahid
(Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Gus Dur
), tokoh masyarakat sipil, pelopor dialog antariman, yang sulit dicari tandingannya. Dia pun sering diundang bicara tentang kerusuhan Situbondo serta menyikapi persoalan sosial-politik menjelang akhir rezim Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Orde Baru
. Selain itu, dia pun aktif sebagai pembina kaum muda Katolik di Keuskupan Malang. Juga sebagai pembina Frater-frater Praja di Malang. Selain itu, dia aktif sebagai Penggiat Dialog Antaragama di Malang. Di Surabaya dia aktif dalam berbagai kegiatan, di antaranya mengisi pekan suci, pelatihan, dialog,dan seminar.[3]

Kala itu, sebelum reformasi 1998, Romo Benny dengan berbagai aktivitas kemanusiaanya telah diundang ke mana-mana. Dia membina hubungan akrab dengan para tokoh lintas agama, khususnya aktivis muslim dan pemuka Islam. Ketua Pengurus Besar Nahdaltul Ulama (PBNU) KH Abdurrahman Wahid (Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Presiden Republik Indonesia Keempat (1999-2001)
Gus Dur
) pun menjadi sahabat dekatnya. Begitu juga KH Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (1999-2010)
Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (1999-2010)
Hasyim Muzadi
, KH Ali Maschan Moesa, KH Said Aqil Siradj hingga Ulil Abshar-Abdalla. Ketika itu, Gus Dur sering mengajak Benny untuk diskusi atau ceramah di pesantren atau komunitas Islam. Sebaliknya, Gus Dur pun mampir, makan siang atau makan malam, di Pastoran Situbondo. Setiap Lebaran pun, Romo Benny bersama sejumlah rohaniawan Katolik, Protestan, serta Konghuchu bersilaturahmi ke rumah-rumah para tokoh Islam.

Kemudian, pada akhir 1990-an, Konferensi Waligereja (KWI) mengembangkan gerakan 'membangunan persaudaraan sejati' di Indonesia. Forum persaudaraan sejati dan sejenisnya pun tumbuh di mana-mana. Apalagi, setelah Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Pak Harto
lengser pada 21 Mei 1998, para aktivis civil society itu banyak terserap masuk ke ranah politik. Partai-partai baru muncul. Termasuk Gus Dur mendikrikan Partai Kebangkitan Bangsa, bahkan terpilih sebagai presiden keempat, 2001.

Aktivitas kemanusiaannya semakin meluas setelah dia ditugaskan sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Agama dan Kepercayaan (HAK) Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Penugasan ini semakin memungkinkannya lebih leluasa bergerak ke mana-mana, menembus sekat-sekat agama, kepercayaan, serta latar belakang lainnya. Sebagai pastor kategorial, Benny Susetyo tidak punya paroki. Tidak secara langsung 'menggembalakan domba-domba' layaknya pastor biasa. Dia bisa ke mana-mana, kapan saja, bergerak di seluruh Indonesia. ''Yah, saya mendapat penugasan sebagai pastor kategorial. Saya berusaha melaksanakan itu dengan sebaik-baiknya,'' ujarnya saat ditemui di Gereja Katedral Surabaya, Kamis (21/3/2008).[4]

Berbagai pengalamannya juga dia tuangkan dalam bentuk tulisan. Kebiasaan menulis memang sudah diminatinya sejak masih mahasiswa STFT Widya Sasana di Malang. Tiap hari, kalau ada ide, Benny menulis apa saja. Merespons isu-isu yang berkembang saat itu.Menurutnya, menulis itu kan pergumulan. Dia sangat mengidolakan Romo YB Mangunwiajaya, pastor budayawan, sastrawan, arsitek, aktivis sosial. Terlihat dari hampir di semua artikelnya, mengutip pandangan-pandangan Romo Mangunwijaya.

Romo Benny aktif menulis di beberapa koran nasional. Walaupun tidak semua artikel yang dikirimnya ke koran dimuat, dia terus aktif menulis. Sejumlah rekan aktivisnya meminta artikel-artikel tersebut dibukukan. Jadilah buku 'Orde Para Bandit' (Averroes Press dan LKiS, 2001) menjadi buku pertama Benny Susetyo. Selain itu, sebelumnya memang dia sudah ikut menulis dua buku sebagai kontributor yakni dalam buku 'Melangkah dari Reruntuhan, Tragedi Sitobondo' (Grasindo, 1998) dan 'Indonesia di Persimpangan Jalan' (1999).

Kemudian dia menulis nuku 'Membuka Mata Hati Indonesia' (Averroes Press dan Pustaka Pelajar, 2002), 'Gerakan Moral sebagai Gerakan Pencerahan, Merefleksi Kemunduran Etika Elit Politik Pasca Reformasi' (Proses terbit, 2003), 'Kasih itu Pembebasan' (Proses terbit, 2003) dan 'Bimbingan Rohani Calon Pemimpin, Panduan bagi Pembimbing Rohani dalam pembinaan Kaderisasi' (2003). Bio TokohIndonesia.com | Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
Ch. Robin Simanullang

Footnote:
[1] Penganiayaan atas Benny Susetyo Tindakan Barbar.
[2] Profil Setara Institute
[3] Benny Susetyo
[4] Benny Susetyo Pastor Aktivis

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh cross  -  Dibuat 19 Jan 2011  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Si Matahari Studi Kependudukan Ekonom Senior Orde Baru

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Jusuf Kalla

Tokoh Monitor

Jual Buku-buku Pilihan

Buku Pilihan

thumb

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI (Purn) Sutiyoso berhasil membujuk dan menjinakkan Nurdin Ismail alias Din Minimi dan kelompok bersenjatanya turun gunung. Sutiyoso berani mengambil risiko terjun langsung masuk hutan untuk menjemput Din Minimi di belantara markas basis persembunyiannya tanpa pengawalan memadai.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: