Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

Berita Tokoh Monitor

KPK-Hukum

Bisnis-Entrepreneur

Internet-Social Media

Budaya-Sastra

Mancanegara

Olahraga

Gaya Hidup

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Komposer dan Pencipta Lagu

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Komposer dan Pencipta Lagu
Elfa Secioria | TokohIndonesia.com | kasakusuk.com

Setelah mencapai banyak prestasi dalam hidupnya, komposer dan pencipta lagu handal yang mendirikan grup vokal legendaris Elfa's Singer ini akhirnya tutup usia di usia 51 tahun. Kepergiannya yang mendadak mengagetkan banyak orang termasuk para penyanyi ternama yang dibesarkannya seperti Trie Utami, Ruth Sahanaya, Rita Effendy, Yovie Widiyanto hingga penyanyi muda Sherina dan Andien.

Pendiri Elfas Singer, Komponis
Lihat Curriculum Vitae (CV) Elfa Secioria

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Elfa Secioria

QR Code Halaman Biografi Elfa Secioria
Bio Lain
Click to view full article
Wage Rudolf Soepratman
Click to view full article
Gunawan Pranoto
Click to view full article
Urip Santoso
Click to view full article
I Gusti Ketut Pudja
Click to view full article
Choky Sihotang
Click to view full article
Anny Ratnawati
Click to view full article
Marthen Indey

Elfa Secioria Hasbullah, itulah nama yang diberikan orang tua laki-laki kelahiran Garut, 20 Februari 1959 ini. Nama belakangnya diambil dari nama sang ayah Hasbullah Ridwan, seorang Kapolri (1968-1971)
Kapolri (1968-1971)
polisi
militer yang sangat mencintai musik terutama Lihat Daftar Tokoh Jazz
Lihat Daftar Tokoh Jazz
jazz
dan memiliki pekerjaan sampingan sebagai Konduktor, komposer, dan produser
Konduktor, komposer, dan produser
konduktor
dan pemain musik. Dari ayahanda tercintalah, Elfa banyak menimba ilmu tentang musik.

Sang ayah tak kesulitan menularkan hobinya pada putra sulungnya itu karena ternyata bakat bermusik Elfa sudah terlihat sejak kecil. Di usianya yang baru menginjak 5 tahun, Elfa sudah mulai berlatih piano. Dukungan diberikan Hasbullah bukan hanya dengan membekali sang anak dengan pendidikan musik, tapi juga dukungan moril pada Elfa untuk menapaki karirnya sebagai pemusik.

Di samping ayah kandungnya, ada nama lain yang berjasa dalam mengembangkan kemampuan bermusik Elfa, yaitu Kapten Anumerta F.A Warsono, pimpinan Orkes Simfoni Angkatan Darat Bandung yang membimbing Elfa dalam mempelajari teori, komposisi, karakter instrumen, hingga sejarah musik.

Setelah tiga tahun belajar piano, Elfa mulai tampil di depan umum sebagai pianis dalam Trio Lihat Daftar Tokoh Jazz
Lihat Daftar Tokoh Jazz
jazz
Yunior Invade. Kemampuan Elfa bermain piano memang tidak tanggung-tanggung. Saat masih berusia 11 tahun, ia pernah memainkan piano dengan mata tertutup.

Saat memasuki usia remaja, talentanya di bidang musik terus diasahnya dengan mengikuti Piano Privat 1 dan 2 di Bandung. Selain itu, ia juga mempelajari musik simfoni dan mempelajari Aransemen Orkestra. Elfa memang melalui sebagian besar masa kecilnya hingga bangku kuliah di Bandung. Sayangnya, kuliahnya di Jurusan Arsitektur Akademi Teknologi Nasional harus terhenti di semester kedua karena ia lebih memilih untuk berkonsentrasi membangun karir di bidang musik ketimbang menjadi arsitek.

Saat berusia 19 tahun tepatnya di tahun 1978, Elfa membentuk kelompok vokal bernama Elfa's Singer yang masih bertahan hingga saat ini. Di bawah komando Elfa, grup vokal yang terdiri dari Agus Wisman, Uci Nurul, Lita Zein, dan Yana Yulio itu berhasil memenangkan berbagai penghargaan bergengsi di bidang musik. Di antaranya, delapan Grand Champion festival paduan suara luar negeri. Yang lebih membanggakan lagi sampai saat ini, predikat grand champion yang mereka sandang untuk kategori pop dan Lihat Daftar Tokoh Jazz
Lihat Daftar Tokoh Jazz
jazz
, belum tergeser selama lima kali perhelatan.

Prestasi lain yang pernah diukir Elfa adalah saat ASEAN Song Festival di Bangkok digelar tahun 1982. Dalam ajang tersebut, ia berhasil menyabet piala sebagai Pengaransir Terbaik. Dua tahun kemudian, masih di ajang yang sama, untuk kali kedua Elfa kembali meraih Pengaransir Terbaik dan Lagu Terbaik. Lagu yang dibawakannya kala itu adalah Detik Tak Bertepi yang dinyanyikan Christine Panjaitan. Lagu tersebut pernah diaransemen ulang dan dinyanyikan kembali oleh Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
jazz muda, Penyanyi
Penyanyi
Andien
, untuk album pertamanya.

Tak hanya berhenti di dua penghargaan tersebut, dalam festival tersebut, makalahnya yang berjudul Saluang, Pupuit, Talempong, Gandang (Minangkabau) Indonesia juga memperoleh pujian dari peserta lain.

Selain Pengaransir Terbaik, penghargaan sebagai The Best Performer juga pernah dianugerahkan pada ayah empat anak ini. Penghargaan tersebut diraihnya dalam ajang Golden Kite Festival di Malaysia tahun 1984 berkat lagu bertajuk Kugapai Hari Esok yang dinyanyikan Harvey Malaiholo.

Elfa yang selama karirnya sudah 14 kali menjadi pengaransir orkes Telerama dan untuk Candra Kirana di TVRI ini kerap membidani kelahiran bibit-bibit Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
baru yang berkualitas di bidang musik. Ia mendirikan Elfa Music Studio (EMS) pada tahun 1981 di Bandung yang kemudian merambah hingga ke Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1972-1978)
Yogyakarta
, Garut, Jakarta, Surabaya, dan Denpasar. Lewat EMS, sejumlah musisi andal lahir. Sebut saja nama-nama beken seperti Penyanyi, Penulis
Penyanyi, Penulis
Trie Utami
, Penyanyi
Penyanyi
Ruth Sahanaya
, Rita Effendy, Yovie Widiyanto hingga Lihat Daftar Penyanyi
Lihat Daftar Penyanyi
penyanyi
muda Sherina dan Penyanyi
Penyanyi
Andien
pernah merasakan sentuhan tangan dingin Pendiri Elfas Singer, Komponis
Pendiri Elfas Singer, Komponis
Elfa Secioria
.

Bang E'el, begitu Elfa biasa disapa murid-muridnya, dikenal sebagai musisi yang idealis. Ia tak mau didikte pasar. Baginya karya yang bagus dan bermutu itu tak harus selalu diukur dari angka penjualan album. Hal itu pula yang selalu ditanamkan kepada anak-anak didiknya, untuk terus berkarya menelurkan karya yang berkualitas tanpa harus selalu berkompromi dengan keinginan pasar.

Selama puluhan tahun berkarir sebagai musisi, tentunya segudang cerita baik suka maupun duka pernah dikecapnya. Selain pernah terserang virus swine flu saat mengikuti sebuah acara di Korea Selatan, ia juga pernah mengerjakan 17 aransemen musik di dalam pesawat selama 7 jam. Kejadian itu terjadi pada tahun 1983. Sementara, untuk pengalaman yang dianggapnya paling meninggalkan kesan yang mendalam adalah saat ia menjadi Konduktor, komposer, dan produser
Konduktor, komposer, dan produser
konduktor
pada orkes Simfoni Yamaha di Budokan Hall, Tokyo. Ketika itu, ia merasakan tepuk tangan penonton yang bunyinya seperti hujan hingga membuatnya merinding.

Setelah mencapai banyak prestasi dalam hidupnya, pria bertubuh gempal ini akhirnya tutup usia di Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, pada Sabtu 8 Januari 2011 di usia 51 tahun akibat komplikasi penyakit ginjal yang telah lama dideritanya. Kepergian Elfa yang terkesan mendadak karena berlangsung begitu cepat tak hanya mengejutkan pihak keluarga tapi juga orang-orang yang mengenal Elfa, terlebih para penggemarnya.

Menurut anak sulungnya, Camille, sebelum meninggal sang ayah sempat mengeluh sesak napas. "Papa duduk, tiba-tiba sesak napas. Akhirnya, dibawa ke klinik tempat Papa biasa menjalani terapi," ujarnya seperti dirilis situs jpnn.com.

Setelah diperiksa, kondisi suami Vera Sylviana Yachya itu semakin memburuk. Dokter kemudian menyarankan agar Elfa dibawa ke rumah sakit. Keluarga lantas membawanya ke RS Pertamina, Jakarta. Sayangnya, Tuhan berkehendak lain, tepat pukul 17.00 Elfa meninggal dunia.

Keesokan harinya, Minggu 9 Januari 2011, jenazah Elfa dimakamkan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Pemakaman komponis handal itu dihadiri ratusan pelayat yang terdiri atas keluarga, sahabat, dan anak didiknya. Hanya sang istri, Vera Sylviana Yachya, yang tak tampak dalam acara pemakaman tersebut. Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
yang dinikahi Elfa pada 8 Januari 1991 itu lebih memilih untuk tinggal di rumah.

Duka mendalam dirasakan para penyanyi yang merasa berhutang budi pada sosok Elfa. Penyanyi
Penyanyi
Ruth Sahanaya
misalnya, "Bang Eel yang mengajari saya menyanyi solo dan bersama grup. Dia sosok yang mampu membangun rasa percaya diri saya," ujar istri presenter Jeffry Waworuntu itu.

Mantan anak didik Elfa lainnya yang juga menghadiri acara pemakamannya adalah musisi Yovie Widianto. Menurut Yovie, kepergian Elfa merupakan kehilangan besar bangsa Indonesia karena banyak musisi yang lahir dari sang maestro. "Beliau kakak yang tegas, sayang sama adiknya. Kalau ada karya yang bagus, beliau lebih respect, tapi kalau yang laku-laku paling dia bilang, 'Halah, itu cuma cari duit'," kenang Yovie.

Tak hanya dari dunia musik, rasa kehilangan juga dirasakan mantan perwira tinggi TNI Angkatan Darat, Agum Gumelar. "Saya melihat almarhum sebagai musisi besar, sebagai seorang guru. Beliau adalah seniman besar di Indonesia, bisa dibilang juga sebagai Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
di bidang seni," tutur Agum mengungkapkan. Bio TokohIndonesia.com | muliyanti sahara - mlp

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 14 Jan 2011  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
Beri Komentar

Facebook

TIKomen

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Sponsorship

Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

Sponsor Bronze
Sponsor Bronze: US$50
Sponsor Silver
Sponsor Silver: US$250
Sponsor Gold
Sponsor Gold: US$500


Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
 

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: