Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com

    Mbak Pendiam itu Emas

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Mbak Pendiam itu Emas
    Megawati Soekarnoputri | TokohIndonesia.com | ist
    Presiden RI Kelima (2001-2004)
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    PROLOG 2: Diam (tak banyak bicara), akhirnya menjadi suatu kekuatan bagi Megawati. Kendati, mendapat tekanan dan rintangan bahkan caci-maki, dia tetap diam dan sabar. Buahnya, dia pun berhasil menggapai singgasana Presiden RI ke-5.

    QR Code Halaman Biografi Megawati Soekarnoputri
    • biografi tokoh indonesia megawati soekarnoputri
    • buku biografi megawati
    • biografi tokoh indonesia megawati
    • riwayat hidup megawati soekarno putri
    • auto biografi megawati
    • artikel megawati soekarnoputri
    • alamat email megawati soekarnoputri
    • biografi megawati
    • biografi megawati soekarno putri wikipedia
    • artikel tentang megawati soekarnoputri
    • misi dan visi megawati menjadi presiden ri
    • youtube biografi megawati
    • biografi megawati soekarnoputri
    • toko biografi prseden mega wati
    • contoh biografi megawati
    • biografi tokoh megawati soekarno putri
    • biografi tokoh politik megawati
    • contoh visi dan misi mega wati soekarno putri
    • bipografi megaati
    • biografi megawati
    • biografi megawati soekarno putri
    • autobiografi megawati soekarno putri
    Article Index
    Mbak Pendiam itu Emas
    01 | Mengalah, Malah Dianggap Remeh
    02 | Terpilih Jadi Presiden
    03 | Terbiasa dalam Tekanan Politik Berat
    All Pages

    Penulis: Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
    Pemimpin Redaksi Tokoh Indonesia
    Ch. Robin Simanullang

    Karena terlalu diam, beberapa pengamat dan lawan politiknya sempat menuding itu sebagai indikasi kebodohan. Namun, Megawati tetap diam dan sabar. Para lawan politiknya menjadi semakin penasaran. Setelah menjabat presiden, ia pun tetap tak banyak bicara. Tampaknya, ia tak mudah terombang-ambing. Puteri Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
    Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
    Bung Karno
    ini pun semakin sulit ditebak.

    Dia memang sudah terbiasa mendapat tekanan sejak ayahandanya, Soekarno, diturunkan dari jabatan Presiden pada SI-MPRS 1996. Selama 32 tahun, Megawati (keluarga Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
    Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
    Bung Karno
    ), tidak bebas mengekspresikan aspirasi politiknya. Namun, posisi diamnya memberi ruang gerak bagi Megawati, dibandingkan saudara-saudaranya, sehingga dia 'dibiarkan' masuk dalam kancah politik, masuk Senayan dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI)[1] dan memimpin PDI Cabang Jakarta Pusat (1987-1992).

    Kendati kemudian, ketika, dengan proses berliku, dia terpilih menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia (1993-1998) pada Kongres PDI di Surabaya, pemerintah Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Orde Baru
    menekannya dengan keras. Namun, dia teguh dalam perjuangan dan tetap juga diam. Sehingga, Megawati patut disebut sebagai simbol penerima tekanan Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Orde Baru
    . Sekaligus simbol perlawanan secara damai dan tak banyak bicara. Bio TokohIndonesia.com | crs

    Footnote:

    [1] Partai Demokrasi Indonesia (PDI) berdiri pada tanggal 10 Januari 1973 dari hasil fusi 5 (lima) partai politik, yakni (1) Partai Nasional Indonesia (PNI), berdiri 4 Juli 1927 di Bandung berideologi nasinalis dan marhaenis; (2) Partai Kristen Indonesia (Parkindo) berdiri 18 November 1945 merupakan penggabungan dari partai-partai Kristen lokal seperti Partai Kristen Indonesia (PARKI) di Sumut, Partai Kristen Nasional (PKN) di Jakarta dan Partai Politik Masehi (PPM) di Pematang Siantar; (3) Partai Katolik lahir kembali 12 Desember 1945 merupakan kelanjutan dari Pakepalan Politik Katolik Djawi (PPKD) berdiri 1923; (4) Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) berdiri 20 Mei 1954. Pendirinya banyak tentara antara lain AH. Nasution, Kol Wakil Kepala Staf Angkatan Darat
    Wakil Kepala Staf Angkatan Darat
    Gatot Subroto
    dan Kol Azis Saleh. Partai ini sempat ingin berfusi dengan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
    Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
    Golkar
    ; (5) Murba berdiri 7 November 1948 setelah Tan Malaka keluar dari penjara. Gabungan Partai Rakyat, Partai Rakyat Jelata dan Partai Indonesia Buruh Merdeka. Berasas sosialisme dan antifasisme, anti imperialisme-kapitalisme. Deklarasi fusi ditandatangani oleh wakil kelima partai yaitu MH. Isnaeni dan Abdul Madjid mewakili PNI, A. Wenas dan Sabam Sirait mewakili Parkindo, Beng Mang Rey Say dan FX Wignyosumarsono mewakili Partai Katolik, Achmad Sukarmadidjaja dan Drs. Mh. Sadri mewakili IPKI dan S Murbantoko RJ Pakan mewakili Partai. Fusi kelima partai ini merupakan keharusan atas kehendak pemerintah Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Orde Baru
    menyederhanakan partai demi menjamin kelanggengan kekuasaan. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang diseklarasikan 14 Februari 1999 di Istoran Senayan Jakarta merupakan kelanjutan dari PDI. Nama Perjuangan terpaksa ditambahkan karena meskipun pemerintahan sudah berganti, namun pemerintah masih tetap mengakui PDI dibawah kepemimpinan Soerjadi dan Buttu Hutapea bentukan pemerintah Orde Baru.



    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh cross  -  Dibuat 20 Mei 2002  -  Pembaharuan terakhir 28 Feb 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    Paguyuban Pecinta Batik Pekalongan mendapat penghargaan Guinness World Records tahun 2005 untuk kategori batik terpanjang di dunia setelah berhasil membatik kain sepanjang 1.200 meter persegi (setara 12.916 kaki) oleh 1.000 pembatik tulis berikut pewarnaannya dalam waktu satu hari.

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Bogor 24/01/03: Dr. Th. Sumartana yang dikenal sebagai cendekiawan Kristiani dan Dosen Universitas Satya Wacana Salatiga, meninggal dunia secara mendadak saat santai baca koran di

    Click to view full article

    Jenderal TNI AD Sumitro saat menjabat Pangkopkamtib/Wapangab (1971-1974), sebuah jabatan yang sangat berkuasa pada era itu, didaulat para Lihat Daftar Aktivis
    Lihat Daftar Aktivis
    Aktivis
    mahasiswa untuk berkenan menjadi

    Click to view full article

    Sarwono Kusumaatmadja potret seorang pribadi Lihat Daftar Tokoh Politisi
    Lihat Daftar Tokoh Politisi
    politisi
    bersahaja, bersih dan cerdas. Lulusan Teknik Sipil ITB kelahiran Jakarta, 24 Juli 1943 ini adalah mantan Ketua Umum Dewan

    Click to view full article

    Hakim Konstitusi Akil Mochtar terpilih sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2013-2015. Pria kelahiran Putussibau, Kalimantan Barat, 18 Oktober 1960, itu menggantikan


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Menurut Anda, Siapa Tokoh yang Layak Jadi Capres 2014?

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us