WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Tegas dan Pekerja Keras

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Tegas dan Pekerja Keras
e-ti | rpr

Mantan Kepala Pendataan dan Penelitian (Pusdalit) RS Jantung Harapan Kita, ini menyatakan kaget dan sempat shock saat diundang lewat telepon oleh utusan Presiden Yudhoyono, untuk berdialog dengan presiden, Rabu malam 20 Oktober 2004, beberapa jam sebelum pengumuman Kabinet Indonesia Bersatu. Dia diangkat menjabat Menteri Kesehatan (Menkes) RI.

Menteri Kesehatan RI (2004-2009)
Lihat Curriculum Vitae (CV) Siti Fadilah Supari

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Siti Fadilah Supari

QR Code Halaman Biografi Siti Fadilah Supari
Bio Lain
Click to view full article
Lea Simanjuntak
Click to view full article
Frans Satyaki Sunito
Click to view full article
Hudarni Rani
Click to view full article
Maylaffayza
Click to view full article
Affandi
Click to view full article
Dadan Sukandar
Click to view full article
Ganjar Pranowo

Lulusan S-3, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI), Jakarta, 1996, ini dikenal seorang Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
yang tegas dan pekerja keras. Pantas saja dia diangkat Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden SBY
memimpin Departemen Kesehatan. Karena, menurut penuturan Siti Fadilah, Presiden kepingin orang yang 'galak' memimpin departemen pelayanan publik ini.

Dia satu dari empat Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
yang menjabat Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
dalam Kabinet Yudhoyono-Kalla yakni Dr. dr. Siti Fadillah Supari sendiri sebagai Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Kesehatan, Dr. Marie Elka Pangestu sebagai Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Perdagangan, Dr. Direktur Pelaksana Bank Dunia
Direktur Pelaksana Bank Dunia
Sri Mulyani
Indrawati sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas dan Dr. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan RI, KIB (1999-2004)
Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan RI, KIB (1999-2004)
Meutia Hatta
Swasono sebagai Menteri Pemberdaan Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
.

Sebelum menjabat menteri, Siti Fadillah telah mengabdi selama 25 tahun di RS Jatung Harapan Kita. Ia sama-sekali tidak menyangka akan memimpin Departemen Kesehatan.

"Saya kaget dan sempat shock. Saya tidak menyangka akan dihubungi, apalagi menjadi seorang menteri," katanya berulang kali. "Saya diminta menjadi Menteri Kesehatan. Ini hal yang belum pernah saya bayangkan sebelumnya. Jadi saya sangat kaget," ujarnya.

Selepas Maghrib, Siti masih berada di tempat kerjanya, dihubungi melalui ponselnya oleh seseorang untuk menghadap SBY. Didampingi seorang rekan sekerjanya, sekitar pukul 20.00 Wib, kemudian ia menuju Istana untuk memenuhi panggilan tersebut. Namun dia tidak menyebut siapa yang meneleponnya. Dia juga tidak tahu siapa atau Parpol mana yang merekomendasikannya. "Saya juga tidak tahu. Saya hanya ditelepon. Saya profesional saja," katanya.

Ahli jantung dan pembuluh darah di RS Jantung Harapan Kita Jakarta ini merasakan bagaimana jantungnya berdenyut lebih cepat dari biasanya ketika menerima panggilan telepon yang masuk ke telepon selulernya dari seseorang. Penelepon itu tak memberikan identitasnya tapi mengatakan agar Fadilah menghadap SBY, presiden yang baru dilantik pada Rabu paginya.

Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
kelahiran Solo, 6 November 1949 berada di Istana Merdeka sampai berjam-jam, dan baru pulang ke rumah sekitar pukul 23.30. Padahal saat itu rumahnya sudah dipenuhi banyak orang. Tentu saja ia lebih kaget lagi. Beberapa menit kemudian namanya diumumkan sebagai Menkes.

Setelah itu, ibu dari tiga orang anak ini, mengaku tak bisa tidur. Sementara pagi-pagi dia harus siap pergi ke istana untuk dilantik. Sehingga sampai Kamis sorenya, dia belum tidur. Istri Ir Muhamad Supari ini sampai detik-detik serah terima, mengaku di benaknya, banyak pertanyaan yang muncul. ''Kok, kenapa saya. Saya kan perempuan. Biasanya jabatan ini dipegang laki-laki. Tapi, saya dapat jawaban. Kata Presiden, ia kepingin orang yang galak. Lalu, saya kepikiran, apa saya ini orang yang galak, ya?'' Sambil tertawa, ia mengakui bahwa dirinya tidak galak. kalau ceriwis itu memang benar. ''Tapi, saya ini ceriwis yang baik, kok.''

Namun yang jelas dia sudah 25 tahun bekerja professional di bidang kedokteran dan bidang penelitian. Untuk menjalankan tugas-tugas yang diembannya sebagai Menkes, dia mengatakan sangat membutuhkan bantuan dari rekan-rekannya yang lebih senior. ''Saya ini dokter ahli jantung. Saya bukan orang manajemen. Saya orang baru yang terjun di 'hutan belantara' ini. Jadi, saya memohon bantuan bapak-bapak untuk membantu saya dan memberikan masukan kepada saya,'' tutur pakar Farmakologi Kapuslitbang Badan POM ini.

Ia mengungkapkan, Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden SBY
memberikan pengarahan agar ia membina Depkes supaya bersih, disiplin, dan bekerja keras. ''Ini nggak gampang loh. Saya pikir, apa saya bisa, ya? Tapi, saya ini orang yang optimistis. Optimistis bahwa bapak-bapak bisa membantu saya,'' katanya di hadapan sejumlah mantan Menkes sebelumnya, seperti Dr Achmad Sujudi, Prof Dr Farid A Moeloek, dan Prof Dr Sujudi saat serah terima jabatan menkes dari Achmad Sujudi.

Anggota Koordinator Penelitian Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler FKUI, ini juga mengungkapkan bahwa SBY menyoroti Departemen Kesehatan sebagai institusi penting. "Presiden sampai meminta tiap menteri untuk menandatangani surat komitmen," katanya. SBY juga mengajak dirinya untuk sering turun ke Puskesmas.

Tertibkan Rumah Sakit
Saat serah terima jabatan Menkes dari Achmad Sujudi di Jakarta, 21 Oktober 2004, Fadilah Supari mengatakan salah satu program yang segera akan dilaksanakan adalah mengupayakan pemerataan kesehatan untuk memudahkan akses masyarakat miskin ke pelayanan kesehatan. Menurutnya, masih banyak rakyat yang tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan.

Dia juga menilai ada kecenderungan rumah sakit lebih mengarah ke komersial. Padahal harus diingat bahwa rumah sakit juga memiliki fungsi sosial dan tidak bisa hanya mengambil keuntungan saja. Dia bilang, sekian persen dari pendapatan rumah sakit harus disediakan untuk pelayanan sosial bagi masyarakat tidak mampu sesuai dengan peraturan yang ada.

Karena itu, Fadilah Supari berjanji akan menertibkan rumah sakit, termasuk mengenai pengaturan tarif, agar pelayanan kesehatan tidak hanya menjadi komoditas komersial, melainkan mempunyai misi sosial juga. Selain itu, menurutnya, hal mendesak yang harus segera dilakukan adalah aplikasi UU Praktek Kedokteran yang antara lain untuk mengatasi dugaan malpraktek.

Pada acara serah terima jabatan itu juga diputar film kaleidoskop Departemen Kesehatan tahun 1999-2004. Mantan Menkes dr Achmad Sujudi juga menyerahkan 32 buku yang menguraikan berbagai kegiatan, kebijakan dan peraturan perundang-undangan yang dihasilkan serta memori jabatan yang diharapkan akan menjadi acuan kebijakan pembangunan kesehatan di masa mendatang. tsl

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 22 Oct 2004  -  Pembaharuan terakhir 24 Nov 2011
Karyanya Indah Elegan Dan Modern Pelaku Dalam Beberapa Perubahan

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 43

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Komik strip yang bekisah tentang seorang pemuda yang bernama Lotif.

Catatan Tuhor.com: Lotif muncul perdana di Koran Tempo Minggu pada 15 Mei 2005. Buku legendaris ini layak dimiliki oleh siapa saja terutama pencinta komik strip karena isinya menyentil isu-isu sosial dan politik dengan ringan, cerdas dan jenaka.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: