-
BIO
-
BIOGRAFI
-
- Anto
- Anti
- Dimas
- Audria
- Khalif Aksara Raditya
- Doktor Psikologi Universitas Indonesia,1978
- Pasca Sarjana Psikologi, Univ. Leiden, 1976
- Diploma Pengembangan Masyarakat, Edinburg University, Skotlandia, 1973
- Sarjana Psikologi UI, 1968
- SMA Bogor, 1961
- Dekan Fakultas Psikologi UPI YAI, Oktober 2009-sekarang
- Guru Besar Tetap pada Fakultas Psikologi Universitas Persada Indonesia (UPI) YAI, 1 April 2009
- Ketua Senat Akademik Universitas Indonesia, 2002
- Dewan Penasehat Institut Studi Lintas Budaya dan Lintas-Etnis (ICCCES), 2001
- Konsultan Pengembangan Masyarakat Trans-TV Station, Jakarta, 2000
- Editor Pasifik Selatan Jurnal Psikologi, 1999
- Dekan Fakultas Psikologi UI, 1997-2004
- HRD konsultan Bank MEGA, Kantor Pusat, Jakarta, 1997
- HRD konsultan Bandung Supermall pengembang, 1996
- HRD (Pengembangan SDM) konsultan Taksi Perak, Surabaya, Jawa Timur, 1993-1997
- Kepala Departemen Psikologi Sosial, Fakultas Psikologi, UI, 1986-1992
- Komisaris Utama Dr Sarlito & Associates, Biro Psikologi, Jakarta, 1986
- Konsultan Pengendalian Internal PT ELNUSA, Kantor Pusat, Jakarta, 1983-1986
- Anggota Tim Khusus untuk Kemahasiswaan (Tim Penanganan Masalah Khusus), Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1980-1996
- Konsultan PT ELNUSA (elektronik) untuk Mekkah & Madinah (Arab Saudi) telepon pengembangan proyek, 1980
- Kepala Departemen Psikologi Sosial, Fakultas Psikologi, UI, 1978-1980
- Direktur PT Infocrat & Associates, Biro Psikologi, Jakarta, 1974-1986
- Anggota Lembaga Studi Strategis, Dewan Pertahanan Nasional dan Keamanan (Lembaga Studi Strategis, Dewan Pertahanan Kemanan Nasional murah), 1974-1980
- Sekretaris dan Ketua Konsorsium Ilmu Psikologi, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1970-1980
- Kepala Biro Administrasi Pendidikan, Fakultas Psikologi, UI, 1970 -1972
- Dosen tamu di University Malaya, Malaysia, 2008
- Dosen tamu di Victoria University, Selandia Baru, 2007
- Program pasca sarjana, IAIN Syarif Hidayatulah, Jakarta (Modernisasi dan Permasalahan Psiko-Sosial), 1997
- Dosen Tamu di Universitas Katholik Nijmegen, Belanda, 1996
- Dosen Tamu di Universitas Cornell, NY, AS, 1996
- Fakultas Psikologi UPI/YAI (Psikologi Sosial, Psikologi Umum), 1993
- Fakultas Psikologi, Universitas Tarumanagara (Psikologi Sosial), 1993-1996
- Institut Ilmu Kepolisian (Psikologi Sosial), 1988
- Sekolah Lanjutan Pertama Kepolisian (Psikologi Kriminal), 1985-1988
- Akademi Wiraswasta Dewantara (Statistik), 1980-1982
- Fakultas Psikologi, UI (Statistik, Psikologi, Psikologi Sosial, Logika), 1970
- Akademi Ilmu Pemasyarakatan (Psikologi Umum), 1970-1972
- Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik UI (Statistik), 1970-1972
- Program Pasca Sarjana UI (Psikologi Lingkungan, Etika, Psikologi Sosial, Psikologi Sosial Terapan)
- Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana (Psikologi Industri), 1968-1970
- Pengantar Psikologi Umum, 2009
- Prasangka di Indonesia, 2004
- Sarwono, S.W., Psikologi dalam Praktek, editor: Kaelany, HD, Jakarta: Restu Agung, 2003
- Sarwono, SW, Psikologi Sosial: Psikologi Kelompok dan Psikologi Terapan, Jakarta: Bulan Bintang, 1999
- Sarwono, SW, Psikologi Sosial: Individu dan teori-teori Psikologi Sosial, Jakarta: Balai Pustaka, 1997
- Sarwono, SW, Psikologi Lingkungan, Jakarta: Grasindo, 1992
- Sarwono, SW, Psikologi Remaja, Jakarta: Rajawali, 1989
- Sarwono, SW & Siamsidar, A., Peranan orangtua dalam pendidikan seks, Jakarta: Rajawali, 1986
- Sarwono, SW, Apakah seks itu?, Jakarta: Bharata Karya Aksara, 1986
- Sarwono, SW, Menjawab 100 pertanyaan anda, Jakarta: Garuda Metropolitan Press, 1985
- Sarwono, SW, Masalah-masalah sosial dalam masyarakat Indonesia, Jakarta: Sinar Harapan, 1985
- Bengkel Keluarga "cetakan II", 1985
- Sarwono, SW, Teori-teori Psikologi Sosial, Jakarta, Rajawali, 1984-1995
- Sarwono, SW, Perkawinan Remaja, Jakarta: Sinar Harapan, 1984
- Sarwono, SW, Problem anda: Masalah Remaja, Jakarta: Rajawali, 1983
- Sarwono, SW, Problem anda: Hubungan Suami-Isteri, Jakarta: Rajawali, 1983
- Sybil (terjemahan), 1982
- Sarwono, SW, Bimbingan dan Konseling dalam praktek dokter, Jakarta: Bulan Bintang, 1982
- Menuju Keluarga Bahagia Jilid I-IV, 1982
- Sarwono, SW, Pergeseran norma perilaku seksual kaum remaja, Jakarta: Rajawali, 1981
- Sarwono, SW, Berkenalan dengan Aliran-aliran dan Tokoh-tokoh Psikologi, Jakarta: Bulan Bintang, 1980-1992
- Sexualitas dan Fertilitas Remaja, 1980
- Sarwono, SW, Perbedaan antara aktivis dan pemimpin dalam gerakan protes mahasiswa, dissertation, Jakarta: Bulan Bintang, 1979
- Sarwono, SW, Herman memilih sterilisasi, Jakarta: Perkumpulan untuk Sterilisasi Sukarela, 1979
- Sarwono, SW, Pengantar Umum Psikologi, Jakarta: Bulan Bintang, 1978-1986
- Internet Dalam Tinjauan Psikologi Anak dan Remaja: Studi Pustaka di AS & beberapa Negara Industri pada tahun 2005 yang dipublikasikan di Jurnal Psikologi Sosial (JPS) Vol. 8 No. 02
- Sarwono, S.W., Families in Indonesia, in Jaipaul L. Roopnarine & Uwe P. Gielen (Eds), Families in Global Perspective, Boston: Pearson, Ch. 7, pp. 104-119, 2005
- Sarwono, S.W., Psychology in Indonesia, in M.J.Stevens & D.Wedding (Eds), Handbook of International Psychology, NY: Brunner-Routledge, Ch. 27, pp. 453-466, 2004
- Dari Stereotip Etnis ke Konflik Etnis (2003) dipublikasikan oleh Jurnal Psikologi Sosial (JPS) Vol. 8 No. 02
- Sejak tahun 2001 meneliti dan menulis tentang "Counter Terrorism"
- Violence in Indonesia pada International Perspective on Violence, in L.L Adler & F. Denmark (eds), Wesport, Connecticut: Praeger (Ch. 6, pp.95-110)
- Psychological profiles of Conflicting Ethnics in West Kalimantan, Faculty of Psychology, University of Indonesia, 2000
- Adolescent reproductive Health in Indonesia, World Congress on Sexology, Hong Kong, 1999
- Police Academies in New York and Indonesia, a comparative study, Indonesian Police Academy (AKPOL), 1999
- Violence in Ambon and West Kalimantan, Indonesian Police HQ, 1999
- Inter-religion communication in Indonesia, Ministry of Religious Affairs, 1997
- Indonesia research and policy review of adolescent sexuality, 1994 practical perspectives on relevant programs for Indonesian youth, OPF
- The street children in Jakarta, National Council of Social Welfare, 1992
- Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI)
- Ikatan Psikologi Sosial (IPS)
- American Psychological Association (APA)
- American Psychological Association (APA) Division 52: International Psychology
- International Council of Psychologists (ICP)
- Society of Psychological Studies on Social Issues (SPSSI)
- Asian Sexology Association (ASA)
- Asosiasi Sexologi Indonesia (ASI)
- International Association of Applied Psychology
- APsyA (Asian Psychological Association), 2006-2010
- APA (American Psychological Association), 2002
- Indonesian AIDS Foundation (YAI), 1992
- The Friends of Youth (Sahabat Remaja), 1982-1985
- Indonesian Planned Parenthood Association (PKBI), 1980-1990
- International Conggress of the Society of Cross Cultural Research, San Jose, CA, AS, 2004
- Chapter Leaders Meeting, East West Center, Kuala Lumpur, Malaysia, 2002
- International Congress of Apblied Psychology, Singapura, 2002
- Indonesian Sexology Association, Denpasar, Bali, Indonesia
- Asian Association of Social Psychology, Manila (Sebagai pembicara)
- American Psychological Association, Toronto
- International Council of Psychologist, Toronto
- 3rd International convention of Asia Scholars, Singapura
- Asian Adolescent at Reproductive Risk, East West Center & Ministry of Health of Taiwan, Taipei, 2001
- ICP, Winchester, UK, 2001
- ICP, Padua, Italy, 2000
- ICP, Salem, Ma., AS World Congress on Sexology, Hong Kong,1999
- ICP, Regional Conference, Bali, Indonesia,1998
- ICP, Graz, Austria,1997
- IUPsyS, Montreal, Kanada,1996
- ICP, Banf, Kanada, 1996
- ICP, Taipei, Taiwan, 1995
- Alumni Association, EWC, Los Angeles, Ca, AS, 1994
- ICP, Montreal, Kanada, 1993
- Sexology, Shanghai, PRC ICP. Amsterdam, Belanda, 1992
- ICP, San Francisco, Ca., AS, 1991
- ICP, Tokyo, Jepang, 1990
- Adolescent Sexuality, EWC, Hawaii, AS, 1990
- ICP, Singapura 1988
- Adolescent Reproductive Health Population Center, East West Center (EWC), Hawaii, AS, 1986
- ICP, Newport, RI, AS, 1985
- International Planned Parenthood Federation (IPPF), Milan, Italia, 1982
- ICP, Southampton, Inggris, 1981
- Mother and Child Health Care, Manila, Filipina, 1980
- International Council of Psychologists (ICP), Princeton, NJ, AS, 1976
- International Union of Psychological Societies (IUPsyS), Paris, 1974
- Produser Eksekutif program TV "Kampanye Dialog Universitas Indonesia'", produksi UI disiarkan TVRI 11 Maret
- 1 April 2004
- Pendiri & anggota Yayasan AIDS Indonesia, 1992
- Juri ketua kuis keluarga "Lifebuoy" di RCTI, Jakarta, 1992-1996
- Pendiri & penasehat psikologis Friends of Youth, IPPA, 1982-1986
- Pendiri & konsultan WKBT (Wisma KB Terpadu) dari IPPA (Indonesia Planned Parenthood Association), 1981-1990
- Presenter program radio: "Sarseto Show", di Radio Prambors (102.3 FM), Jakarta, 1980-1985
- facebook.com/profile.php?id=1103686263
- facebook.com/pages/Sarlito-Wirawan-Sarwono/142763759567
Kampus UI, Depok 16424. Telp: (62-21) 7270004-7270005. Fax: (62-21) 7863526
Email: sarwono@ui.ac.id
Psikolog kawakan ini sering dimintai pendapatnya tentang berbagai hal yang tengah merebak di masyarakat mulai dari masalah keluarga, perkawinan, pendidikan anak, perilaku masyarakat, lalu lintas, hingga terorisme. Dekan Fakultas Psikologi periode 1997-2004 ini sudah kenyang mengemban banyak jabatan, produktif menulis buku, aktif di berbagai organisasi profesi, dan mengajar di sejumlah universitas di dalam dan luar negeri.
Sarlito Wirawan Sarwono lahir di Purwokerto, 2 Februari 1944. Pria yang biasa dipanggil Ito ini meraih gelar sarjana psikologinya dari Universitas Indonesia di tahun 1968. Sarlito kemudian meneruskan studinya dengan mengambil program doktor di UI dan University of Leiden, Belanda. Disertasinya yang berjudul "Perbedaan Antara Pemimpin & Aktivitas dalam Gerakan Protes Mahasiswa" berhasil memberinya gelar doktor pada tahun 1978. Lima tahun sebelumnya, Sarlito sempat menimba ilmu di Edinburg University, Skotlandia dan meraih gelar Diploma in Community Development.
Sekembalinya ke Tanah Air, Sarlito disibukkan dengan berbagai kegiatan di bidang akademis baik sebagai peneliti, ilmuwan, hingga penulis. Sebagai peneliti, ia pernah menjadi 'fellow' di East West Center di Hawaii, Amerika Serikat (1982 dan 1986). Bidang kajiannya sangat beragam, terutama menyoroti masalah sosial, mulai dari masalah Keluarga Berencana (KB), anak jalanan, pemukiman, lalu lintas, sampai yang paling mutakhir tentang terorisme (2006-2009).
Sarlito juga menjadi pengajar di almamaternya, Universitas Indonesia. Mata kuliah yang diajarnya antara lain Logika, Psikologi Perilaku Seksual, Psikologi Sosial, Psikologi Lintas Budaya di Indonesia untuk Sarjana S1 dan mata kuliah Seminar Proposal Tesis, Teori-Teori Psikologi Sosial, Aliran-aliran dan Teori-teori Psikologi untuk Sarjana S2. Selain menjadi dosen, ia pernah memegang jabatan struktural di UI yakni sebagai Dekan Fakultas Psikologi periode 1997-2004 dan Ketua Program Studi Kajian Ilmu Kepolisian di Program Pascasarjana.
Guru Besar Tetap di Fakultas Psikologi Universitas Persada Indonesia YAI ini juga beberapa kali menjadi dosen tamu di berbagai universitas luar negeri. Tahun 1996, Sarlito menjadi guru besar tamu di Cornell University, Amerika Serikat dan Nijmegen University, Belanda. Setelah itu berturut-turut pada 2007 dan 2008, di Victoria University, Selandia Baru dan University Malaya, Malaysia.
Selain mengajar, Sarlito aktif terlibat dalam berbagai organisasi psikologi tingkat internasional. Ia bahkan sering mendapat kepercayaan untuk menjabat beberapa posisi penting. Salah satunya, menjadi Presiden dalam organisasi APsyA (Asian Psychological Association) periode 2006-2010. Sarlito juga pernah tercatat sebagai anggota Board of Directors dari IAAP (International Association of Applied Psychology) periode 2008-2010. Organisasi-organisasi psikologi lain yang pernah diikutinya yaitu APA (American Psychological Association), ICP (International Council of Psychologists), SPSSI (Society of Psychological Studies on Social Issues), IPS (Ikatan Psikologi Sosial), dan ASI (Asosiasi Sexologi Indonesia).
Selain mengajar, Sarlito aktif terlibat dalam berbagai organisasi psikologi tingkat internasional. Ia bahkan sering mendapat kepercayaan untuk menjabat beberapa posisi penting. Salah satunya, menjadi Presiden dalam organisasi APsyA (Asian Psychological Association) periode 2006-2010. Sarlito juga pernah tercatat sebagai anggota Board of Directors dari IAAP (International Association of Applied Psychology) periode 2008-2010. Organisasi-organisasi psikologi lain yang pernah diikutinya yaitu APA (American Psychological Association), ICP (International Council of Psychologists), SPSSI (Society of Psychological Studies on Social Issues), IPS (Ikatan Psikologi Sosial), dan ASI (Asosiasi Sexologi Indonesia).
Sebagai sosok yang sudah lama malang melintang di dunia psikologi, psikolog yang hobi bermusik ini kerap diundang dalam berbagai seminar untuk menyampaikan pemikirannya. Salah satu ciri khasnya adalah menerjemahkan ilmu psikologi menjadi psikologi yang populer dan mudah dipahami, antara lain melalui tulisan-tulisannya di berbagai media yang beberapa diantaranya sudah dibukukan, antara lain berjudul Psikologi Sosial, Pengantar Psikologi Umum, Prasangka di Indonesia, Membina Keluarga yang Bahagia, Sexualitas dan Fertilitas Remaja, dan masih banyak lagi.
Ia juga kerap mengisi berbagai acara di radio dan televisi. Di antara deretan nama psikolog di negeri ini, boleh dibilang nama Sarlito Wirawanlah yang paling populer. Karena ketenarannya, tak heran jika ada sebagian orang yang menggolongkannya sebagai ‘selebriti’. Sebutan apa pun yang dilekatkan padanya, tidak membuatnya besar kepala. Dalam situs pribadinya, Sarlito mengatakan dengan nada merendah bahwa dirinya hanyalah manusia biasa dan seperti manusia pada umumnya, ia amat mencintai keluarganya.
Sarlito menikah dengan Sri Pratiwi yang biasa disapanya dengan panggilan Jeng Sri. Sri adalah mantan pustakawan di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dimana setelah pensiun ia diangkat menjadi general manager fakultas. Pasangan ini dikaruniai tiga orang anak, dua putra dan satu putri. Si sulung Anto yang lahir tahun 1969 bekerja sebagai desainer grafik. Sementara satu-satunya anak perempuan Sarlito, yakni Anti yang juga merupakan ibu dari Audria mengikuti jejak ayahnya dengan berkarir sebagai psikolog. Sedangkan si bungsu Dimas, berprofesi sebagai pengacara.
Di usianya yang sudah senja, Sarlito masih disibukkan dengan berbagai aktivitas. Agar kondisi fisiknya tetap terjaga, ia rajin berolahraga. Sejak masih bersekolah, bisa dibilang Sarlito memang amat menggilai olahraga. Berbagai cabang olahraga seperti basket, voli, tennis hingga karate pernah ditekuninya. Namun semua olahraga itu kini sudah ditinggalkannya sejak dokter mendiagnosa bahwa kaki kirinya tak lagi kuat untuk melakukan olahraga yang tergolong berat. Kini ia cukup menikmati waktu senggangnya dengan berolahraga ringan seperti berenang atau bersepeda.
Selain hobi berolahraga, Sarlito juga cukup piawai memainkan berbagai alat musik. Ketertarikannya pada musik sudah dimulai saat ia masih kecil, berawal dari belajar memainkan piano, kemudian beralih ke gitar. Saat duduk di bangku SMA dan universitas, ia mulai menjajal keyboard. Belakangan, ia asyik memainkan saksofon. Hampir semua jenis musik disukainya, mulai dari pop, jazz, musik klasik, bahkan keroncong dan gamelan Jawa. Sarlito juga sesekali bernyanyi.
Untuk menambah wawasannya, Sarlito banyak membaca tak peduli dimana pun ia berada. Apakah itu di ruang tunggu, restoran, pesawat, atau di toilet. Asal bukan di tempat tidur karena ia mudah tertidur atau di mobil yang sedang bergerak karena membuatnya pusing. Bahan bacaannya pun beragam mulai dari koran, majalah, jurnal, dan buku yang membahas tentang masalah politik, ekonomi, seni dan budaya, sampai novel fiksi baik dalam bahasa Indonesia ataupun bahasa Inggris. Ia juga dapat berbicara dalam bahasa Belanda, walaupun tak terlalu fasih.
Dari sekian banyak kegiatan yang ia lakukan, psikolog kawakan ini paling menyukai praktek pribadi. Setiap kali ia berada di kota, ia masih menyempatkan diri untuk berpraktik di klinik psikologi dua kali seminggu, satu hari di rumah sakit dan satu hari di biro psikologi miliknya, Dr Sarlito & Associates. Sarlito merasa, dengan membantu orang lain mengatasi masalah mereka, ia dapat belajar bagaimana mengatasi masalahnya sendiri. eti | muli, mlp

Tokoh Indonesia DotCom, sebuah media informasi dan database online terbaik, terlengkap dan terpadu perihal biografi, visi-misi, dan berita para tokoh di Indonesia. Diterbitkan sejak 20 Mei 2002 bertepatan Hari Kebangkitan Nasional. Tokoh Indonesia meliputi pemimpin formal dan informal Indonesia:






























Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.