WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Ketua Mahkamah Agung Ke-8

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Ketua Mahkamah Agung Ke-8
e-ti | rpr

Mantan Ketua Mahkamah Agung RI Ke-8 (1992-1994) RH Purwoto Suhadi Gandasubrata meninggal dunia dalam usia 76 tahun di Rumah Sakit MMC, Jakarta, Rabu 4 Mei 2005 pukul 06.00 WIB. Pria kelahiran Purwokerto, Jawa Tengah, 11 Oktober 1929 yang pernah menjabat Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat (1969-1974), itu dimakamkan di Purwokerto setelah sebelumnya disemayamkan di kantor MA Jakarta.

Ketua Mahkamah Agung RI (1992-1994)
Lihat Curriculum Vitae (CV) Purwoto S Gandasubrata

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Purwoto S Gandasubrata

QR Code Halaman Biografi Purwoto S Gandasubrata
Bio Lain
Click to view full article
Adang Daradjatun
Click to view full article
Mardiyanto
Click to view full article
Achmad Mustofa Bisri
Click to view full article
Rizal Ramli
Click to view full article
Titiek Puspa
Click to view full article
Herry Goenawan
Click to view full article
Iwan Jaya Azis

Hakim yang pernah mengajukan orang yang hendak menyuapnya ke pengadilan dengan tuduhan menghina, itu meninggalkan seorang isteri Siti Djumalia, adik kelasnya ketika di Fakultas Hukum UI, enam anak dan 10 cucu.

Anak kedua dengan empat saudara, ini berasal dari keluarga terpelajar. Ayahnya RAA Sudjiman Gandasubrata, adalah mantan residen di Banyumas, Jawa Tengah sampai 1955. Ibunya, RA Siti Subinjei, pun sempat kuliah sampai tingkat II di Rechtschool (Rechtshogeschool, yang menjadi cikal bakal Fakultas Hukum UI.

Pada masa kecil, Purwoto bercita-cita menjadi dokter. Ia mengidolakan kakeknya dari pihak ibu yang memang seorang dokter yakni dr Taruno, yang namanya diabadikan menjadi nama suatu jalan di Karawang, Jawa Barat. Tetapi, sewaktu di SMA, nilai ilmu pastinya kurang, sehingga dia memilih ingin menjadi hakim, seperti tiga orang adik ayahnya. Bahkan seorang di antaranya, Mr. Soedirman Gandasubrata, merupakan orang Indonesia pertama yang lulus dari Leiden, Negeri Belanda, 1918.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1956) ini mengawali karir sebagai hakim di Pengadilan Negeri Magelang (1956-1958). Pada saat itu terjadi kejadian percobaan penyuapan yang dilaporkan dan dituntutnya ke pengadilan. Ketika itu seseorang tertuduh mendatanginya ke rumah dan bermaksud menyuap sebesar Rp 10 ribu, jumlah yang terbilang besar baginya ketika itu, karena gajinya sebagai hakim hanya Rp 100.

Setelah dua tahun bertugas di Pengadilan Negeri Magelang, dia dipromosi menjabat Ketua Pengadilan Negeri Purwokerto (1958-1964). Pada saat itu dia pernah mengadili seorang kepala Kapolri (1968-1971)
Kapolri (1968-1971)
polisi
. Pada saat bersamaan, Purwoto juga merangkap jabatan sebagai Ketua Pengadilan Tentara di Pekalongan/Banyumas (1959-1961).

Kemudian dia dimutasi menjabat Ketua Pengadilan Negeri Semarang (1965-1966). Lalu pada 1966, dia menjadi Hakim Anggota Mahmilub di Jakarta. Kemudian menjadi hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Jawa Barat (1967-1969) sebelum diangkat menjabat Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat (1969-1974). Dari Jawa Barat, dia diangkat menjadi Hakim Agung di Mahkamah Agung (1974-1981). Kemudian menjabat Wakil Ketua Mahkamah Agung RI (1981-1992) dan mencapai puncak karir sebagai Ketua Mahkamah Agung RI (1992-1994). tsl

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 04 May 2005  -  Pembaharuan terakhir 27 Feb 2012
Ibu Guru Di Hutan Belantara Dalang Wayang Kulit Terbaik

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Komik strip yang bekisah tentang seorang pemuda yang bernama Lotif.

Catatan Tuhor.com: Lotif muncul perdana di Koran Tempo Minggu pada 15 Mei 2005. Buku legendaris ini layak dimiliki oleh siapa saja terutama pencinta komik strip karena isinya menyentil isu-isu sosial dan politik dengan ringan, cerdas dan jenaka.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: