WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Intelijen Berdedikasi Tinggi

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Intelijen Berdedikasi Tinggi
e-ti | fb

Ia dikenal sebagai seorang intelijen berdedikasi dan disiplin tinggi. Jenderal TNI (Purn) Yoga Soegomo yang mantan Kepala Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) dan merangkap KasKopkamtib ini memiliki intuisi yang sangat kuat sebagai intel. Pria kelahiran Tegal, Jawa Tengah, 12 Mei 1925 meninggal dunia pada usia 78 tahun di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta, Rabu 23 April 2003 pukul 10.00 WIB, karena komplikasi beragam penyakit.

Kabakin dan Kastaf Kopkamtib 1978-1989
Lihat Curriculum Vitae (CV) Yoga Soegomo

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Yoga Soegomo

QR Code Halaman Biografi Yoga Soegomo
Bio Lain
Click to view full article
Julius Kardinal
Click to view full article
Alwi Shihab
Click to view full article
Urip Santoso
Click to view full article
Setia Simangunsong
Click to view full article
Sutomo
Click to view full article
Boediono
Click to view full article
Victor Hutabarat

Ia meninggalkan dua orang istri, Sudarwati Soegomo (8 anak) dan istri kedua Rianny Yoga Soegomo (2 anak) serta 14 orang cucu. Jenazah disemayamkan di rumah duka Jl Patimura No 16. Kemudian sekitar pukul 15.00 dimakamkan di Taman Makam Lihat Daftar Pahlawan Nasional
Lihat Daftar Pahlawan Nasional
pahlawan
Kalibata dalam upacara kenegaraan dengan inspektur upacara mantan Wakil Presiden Try Soetrisno. Sebelumnya, sebagai inspektur upacara di rumah duka adalah Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letnan Jenderal Darsono.

Yoga dikenal sebagai seorang intelijen yang memegang teguh profesionalisme intelijen dan rahasia negara. Ia merupakan salah satu intelijen terbaik yang dimiliki bangsa Indonesia yang betul-betul memegang teguh prinsip dan profesional dalam bertugas. Ia hanya memberikan informasi kepada negara dan memegang teguh rahasia negara. Intelijen kawakan ini pernah mengenyam pendidikan pada Akademi Militer Tokyo, Jepang, dan Sekolah Dinas Rahasia Inggris MI-6 tahun 1950. Ia adalah orang pertama yang membangun Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) dan membersihkan orang-orang Badan Pusat Intelijen (BPI) yang berada di bawah pengaruh Wakil Perdana Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Soebandrio.

Ia mengawali kariernya sebagai penerjemah tentara Sekutu di Tokyo (1945). Kemudian, menjadi Asisten I Staf Teritorium Militer Banyumas (1948-1949), Asisten I Brigade Gunungjati (1949-1950), Asisten I Kodam Pemimpin Perang Diponegoro
Pemimpin Perang Diponegoro
Diponegoro
(1955-1959), Dan RTP II Pemimpin Perang Diponegoro
Pemimpin Perang Diponegoro
Diponegoro
(1959-1960), Atase Militer di Yugoslavia (1962-1965), Asisten I Kostrad (1965-1966). Kemudian menjabat Wakil Ketua G-I Koti (1966-1967), Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
Internasional Strategi Hankam (1967-1968), Waka Bakin (1968), Kabakin (1968-1969), Ketua G-I Hankam/Dan Satgas Intel/As Intel Kopkamtib/Kapus Intel Strategi Hankam (1969-1971). Setelah menjabat Dubes/Wakil Kepala Perwakilan Tetap RI di PBB, New York (1971-1974), ia diangkat sebagai Kepala Bakin dan sejak tahun 1978 sampai 1989 ia merangkap Kepala Staf Kopkamtib.

Selama dalam karir militer dan intelijen, ia telah mendapat 24 tanda kehormatan dari dalam dan luar negeri. Penghargaan dari dalam negeri di antaranya Bintang Maha Putra Adhi Perdana, Bintang Maha Putra Utama, Satya Lencana Wira Dharma, dan Sata Lencana Penegak. Sedangkan dari luar negeri, antara lain Bintang Nasional Republik Korea Selatan Tingkat I, Bintang Kun Itto (Kelas I) dari Kekaisaran Jepang, dan Bintang Anti Komunis dari Republik China. Ia juga mendapat gelar doktor honoris causa dari Fakultas Kebudayaan Cina, Universitas Taipei, tanggal 1 Maret 1955.

Menurut Bambang Riyadi Soegomo, putra ketiga almarhum, ayahnya wafat karena komplikasi gagal ginjal, jantung, dan diabetes. Penyakit itu sudah cukup lama diderita. Bahkan sekitar empat atau lima tahun lalu, pernah operasi cangkok ginjal di China.
Bambang, yang Pembina Himpunan Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
pengusaha
Muda Indonesia ini mengatakan, ayahnya selalu menanamkan disiplin dan kerja keras kepada keluarga. ''Ketika saya kecil dulu, beliau tidak pernah mau memunyai pembantu. Anak-anaknya disuruh mengerjakan pekerjaan rumah sendiri. Kita anak-anak sudah biasa nyuci atau nyetrika baju sendiri. Itu terbawa sampai sekarang."

TI, dari berbagai sumber

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 23 Apr 2003  -  Pembaharuan terakhir 28 Feb 2012
Rujukan Pembacaan Prasasti Membangkitkan Nasionalisme Lewat Seni

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI (Purn) Sutiyoso berhasil membujuk dan menjinakkan Nurdin Ismail alias Din Minimi dan kelompok bersenjatanya turun gunung. Sutiyoso berani mengambil risiko terjun langsung masuk hutan untuk menjemput Din Minimi di belantara markas basis persembunyiannya tanpa pengawalan memadai.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: