gototopgototop

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan paling lambat 16 Mei 2012.

LENGKAPI DATA: Sudahkah Anda punya "rumah pribadi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan kirimkan biografi dan CV Anda ke

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

  • 0
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
prev
next

Ketua Mahkamah Konstitusi 2008-2011

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Ketua Mahkamah Konstitusi 2008-2011
Mahfud MD | TICOM | Hotsan
Pekerjaan Utama:
Ketua Mahkamah Konstitus RI (2008-2011 dan 2011-2014)
Lihat CV
Nama:
Prof. Dr. Moh. Mahfud, MD, SH, SU
Lahir:
Madura, Jawa Timur, 13 Mei 1957
Agama:
Islam
Istri:
Zaizatun Nihayati, S.H. (Jember, 18 November 1959
Anak:
  • Dr. M. Ikhwan Zein (Yogya, 15 Maret 1984)
  • Vina Amalia (Yogya, 15 Juli 1989)
  • Royhan Akbar (Sleman, 07 Februari1991)
Jabatan Utama:
  • Guru Besar (Profesor) dalam bidang Hukum Tata Negara
  • Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia
Pendidikan:
  • S-3 Program Pascasarjana, Ilmu Hukum Tata Negara, UGM, Yogyakarta
  • S-2 Program Pascasarjana, Ilmu Politik, UGM, Yogyakarta
  • S-1 Fakultas Sastra dan Kebudayaan (Sasdaya), Jurusan Sastra Arab, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta
  • S-1 Fakultas Hukum, Jurusan Hukum Tata Negara, Universitas Islam Indonesia (UII),Yogyakarta
  • Pendidikan Hakim Islam Negeri (PHIN), SLTA 3 Tahun, Yogyakarta
  • Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN), SLIP 4 Tahun, Pamekasan, Madura
  • SD Negeri Waru Pamekasan Madura
  • Madrasah Ibtida'iyah di Pondok Pesantren al Mardhiyyah, Waru, Pamekasan, Madura
Karir:
  • Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (2008–2011 & 2011-2014)
  • Anggota Tim Konsultan Ahli pada Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Depkum HAM RI (sekarang)
  • Anggota DPR RI, duduk di Komisi III dan Wakil Ketua Badan Legislatif (2004-2008)
  • Rektor Universitas Islam Kadiri (2003-2006)
  • Wakil Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP Partai Kebangkitan Bangsa (2002-2005)
  • Menteri Pertahanan, kemudian Menteri Kehakiman-HAM (2000-2001)
  • Plt. Staf Ahli dan Deputi Menteri Negara Urusan HAM (1999-2000)
  • Anggota Panelis dan Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (1997-1999)
  • Direktur Pascasarjana UII (1996-2000)
  • Pembantu Rektor I UII (1994-2000)
  • Direktur Karyasiswa UII (1991-1993)
  • Pembantu Dekan II Fakultas Hukum UII (1988-1980)
  • Sekretaris Jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Hukum UII (1986-1988)
  • Dosen Fakultas Hukum UII sejak tahun 1984 (sebagai Pegawai Negeri Sipil)
Aktvitas Mengajar:
Sampai sekarang Mahfud MD masih aktif mengajar di hampir 20 universitas, yaitu:
  • Universitas Islam Indonesia (UII, Politik Hukum, Hukum Otonomi Daerah, Sistem Politik Yogyakarta) Indonesia, Hukum dan Kebijakan Publik, Bimbingan Penulisan Tesis dan Disertasi untuk Konsentrasi Hukum Tata Negara.
  • Universitas Gadjah Mada (UGM, Negara Hukum dan Demokrasi, Bimbingan Penulisan Yogyakarta) Tesis dan Disertasi.
  • Universitas Indonesia (UL Jakarta) Politik Hukum (untuk Magister Hukum), Hukum Islam di dalam Hukum Positif (untuk Program Kajian Islam dan Timur Tengah), Bimbingan Penulisan Disertasi.
  • Universitas Udayana (Udayana, Denpasar) Politik Hukum.
  • Universitas Mataram (Unram, Mataram); Politik Hukum. KPK Udayana.
  • Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed, Politik Hukum. Purwokerto)
  • Universitas Madura (Unira, Pamekasan); Hukum Pemerintahan. KPK Universitas Islam Malang (Unisma,Malang)
  • Universitas Islam Kadiri (Uniska, Kediri) Hukum Tata Negara, Politik Hukum (Rintisan Pascasarjana), Rektor.
  • Universitas Islam Darul Ulum (Unisda, Politik Hukum. Lamongan)
  • Universitas Muhammadiyah Surakarta Politik Hukum, Hukum Konstitusi. (UMS, Solo)
  • Universitas Islam Riau (UIR, Pekanbaru) Politik Hukum.
  • Universitas Lancang Kuning (Unilak, Politik Hukum, Hukum Otonomi Daerah, Sistem Politik Pekanbaru); KPK UII Indonesia, Bimbingan Penulisan Tesis.
  • Institut Agama Islam Negeri, kini menjadi Hukum Islam dalam Sistem Hukum Nasional, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Bimbingan Penulisan Disertasi. (IAIN/UIN Suka, Yogyakarta)
  • Institut Agama Islam Negeri Ar Raniry (IAIN Ar Raniry, Banda Aceh) Bimbingan Penulisan Disertasi.
  • Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag, Dosen Tamu Program Pascasarjana untuk Ilmu Hukum. Surabaya)
  • Universitas Diponegoro (Undip, Semarang) Mengajar Politik, Hukum, dan Moral untuk Program Doktor (S-3); Penguji Eksternal dan Promotor untuk Program Doktor (S-3) Ilmu Hukum.
  • Universitas Padjadjaran (Unpad, Bandung) Opponen Ahli dan Penguji untuk Program Doktor (S-3) dalam Ilmu Hukum Tata Negara.
  • Universitas Airlangga (Unair, Surabaya) Penguji peserta program Doktor (S-3) untuk Ilmu Hukum Tata Negara.
  • University of Malaya (UM, Kuala Lumpur) Penguji Eksternal Penulisan Disertasi Doktor (S-3) untuk Hukum Tata Negara.
Karya Tulis Dalam Bentuk Buku:
  • Gus Dur, Islam, Politik, dan Kebangsaan, Penerbit LKIS, Yogyakarta, 2010
  • Konstitusi dan Hukum dalam Kontroversi Isu, Penerbit PT Rajagrafindo,Jakarta, 2009
  • Perdebatan Hukum tata Negara Pasca Amandemen Konstitusi, Penerbit LPHS,Jakarta, 2007
  • Hukum Tak Kunjung Tegak, Penerbit PT Citra Aditya Bakti, Bandung, 2007
  • Membangun Politik Hukum, Menegakkan Konstitusi, Penerbit LPHS, Jakarta, 2006
  • Setahun Bersama Gus Dur (Memoar Politik), Penerbit LP3ES, Jakarta, 2003
  • Politik Hukum di Indonesia, Penerbit LP3ES Jakarta, 1998, 2001, 2003
  • Demokrasi dan Konstitusi di Indonesia, Rinneke Cipta, Jakarta, 2001, EdisiPertama diterbitkan oleh Liberty, Yogyakarta
  • Dasar dan Struktur Ketatanegaraan Indonesia, Rinneke Cipta, Jakarta 2001,Edisi Pertama diterbitkan oleh Liberty, Yogyakarta
  • Amandemen Konstitusi dalam Rangka Reformasi Tata Negara, UII Press,Yogyakarta, 1999
  • Politik dan Hukurn Zaman Hindia Belanda, Ull Press, Yogyakarta, 1998
  • Pergulatan Politik dan Hukum, Gama Media dan The Ford Foundation, Jakarta, 1999
  • Hukum dan Pilar-Pilar Demokrasi, Gama Media dan The Ford Foundation, Jakarta, 1999
  • Pokok-Pokok Hukum Administrasi Negara, Liberty Yogyakarta, 1988
  • Hukum Kepegawaian Indonesia, Liberty, Yogyakarta, 1998
  • Selayang Pandang Tentang H7X clan HAM, (Editor), FH-UII, Yogyakarta, 1987
  • Kritik Sosial dalam Wacana Pembangunan, (Editor) UII Press, Yogyakarta, 1999
  • Peradilan Agama dan Kompilasi Hukum Islam dalam Tata Hukum Indonesia, (Editor), UII Press, Yogyakarta, 1994
Alamat:
Mahkamah Konstitusi RI
Jl. Medan Merdeka Barat No. 6 Jakarta 10110
Telp. 23529000
Dari Berbagai Sumber antara lain:
  • Mahkamah Konstitusi
  • Seminar Politik dan Ekonomi Indonesia 2010 oleh Media Indonesia dan Metro TV(2/12/2010)
Pusat Data Tokoh Indonesia
Tutup CV

Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, SH, SU, terpilih menjadi ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2011. Ia didampingi Abdul Muhktie Fadjar sebagai wakil ketua MK. Pemilihan berlangsung terbuka di ruang sidang pleno gedung MK, Jakarta, Selasa (19/8/2008). Mahfud menggantikan Jimly Asshiddiqie yang sudah dua periode menjabat ketua MK.

Pemilihan Ketua MK yang diikuti sembilan hakim konstitusi berlangsung dua putaran. Pada putaran pertama, Mahfud dan Jimly sama-sama meraih empat suara dan satu suara abstain. Pada putaran kedua, Mahfud unggul atas Jimly dengan 5-4 suara.

Mahfud, pria kelahiran Sampang, Madura, 13 Mei 1957, itu adalah alumnus dan guru besar Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, juga lulusan Fakultas Sastra dan Kebudayaan serta doktor hukum tata negara UGM. Sebelumnya, ia anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPR dan mantan Menteri Pertahanan di era Presiden Gus Dur (Kabinet Persatuan Nasional). Ia terpilih menjadi hakim konstitusi di DPR dan dilantik menjadi hakim konstitusi pada 1 April 2008.

Suasana demokratis terlihat selama proses pemilihan. Mahfud, sesaat setelah terpilih, langsung menghampiri Jimly dan saling berjabat tangan. Jimly pun mengucapkan selamat dan mendukung ketua baru MK. Mahfud juga menilai Jimly Asshiddiqie Ketua Mahkamah Konstitusi RI (2002-2008) Jimly Asshiddiqie telah membawa MK dikenal publik sebagai lembaga yang transparan dan akuntabel. Kemudian ia berjanji akan menjaga independensi dan netralitas MK serta bertindak sebagai negarawan dalam setiap keputusannya. Sekarang, saya menjadi negarawan, dulu politikus,'' kata Mahfud. Selama ini Jimly pun, selaku ketua MK, telah menunjukkan diri sebagai negarawan.

Sementara, pemilihan wakil ketua MK berlangsung lebih a lot dalam tiga putaran. Putaran pertama, empat hakim konstitusi meraih suara, yakni Abdul Mukthie Fadjar Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi, Guru Besar Unibraw Abdul Mukthie Fadjar (dua suara), Maruarar Siahaan Hakim Mahkamah Konstitusi Maruarar Siahaan (dua suara), M Akil Mochtar Hakim Mahkamah Konstitusi RI (2008-2013) Akil Mochtar (tiga suara), dan M Arsyad Sanusi Hakim Konstitusi Utusan MA (2008-2011) Arsyad Sanusi (satu suara). Satu suara, abstain.

Sesuai Tata Tertib MK, jika belum ada yang meraih 50 persen suara, proses pemilihan dilanjutkan ke putaran kedua. Pada putaran kedua, Mukthie meraih empat suara, Maruarar tiga suara, dan Akil dua suara. Belum juga ada yang mencapai 50 persen suara. Pemungutan suara putaran ketiga dilakukan dengan memilih dua kandidat peraih suara tertinggi. Akhirnya, Mukhtie, lulusan Fakultas Hukum UGM pada 1970, terpilih dengan meraih lima suara, mengalahkan Maruarar yang meraih empat suara.

Hakim Mahkamah Konstitusi Periode 2008-2011
Ketua:
Moh Mahfud MD Ketua Mahkamah Konstitus RI (2008-2011 dan 2011-2014) Mahfud MD (DPR)
Wakil Ketua:
Abdul Mukthie Fadjar (Presiden)
Anggota:
Jimly Asshiddiqie (DPR)
Akil Mochtar (DPR)
Ahmad Shodiki (Presiden)
Maria Farida Indrati (Presiden)
Maruarar Siahaan (MA)
M Arsyad Sanusi Hakim Konstitusi Utusan MA (2008-2011) Arsyad Sanusi (MA)
Muhammad Alim (MA) e-ti

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 19 Agt 2008  -  Pembaharuan terakhir 24 Feb 2012
Intermezzo
Sebelum digunakan oleh pemerintah Indonesia, Istana Kepresidenan Bogor digunakan sebagai rumah peristirahatan gubernur jenderal Belanda. Tercatat 44 orang gubernur jenderal Belanda pernah menjadi penghuni istana yang pada masa penjajahan bernama Istana Buitenzorg.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp: (021) 8293113, Telp/SMS: (021) 32195352, 32195353, Fax: (021) 83787235
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. Salah satu cara dengan menggunakan fitur SINDIKASI ini. (2) Ucapan terima kasih di kolom komentar. (3) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Beri Komentar

Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Kode keamanan Refresh

Bio Lainnya

Click to view full article

Selama hidupnya, doktor kesehatan masyarakat lulusan Harvard University ini fokus di dunia penelitian dan pelayanan kesehatan masyarakat. Karirnya kemudian mencapai puncak

Click to view full article

Ketua Komisi Nasional PA periode 2010-2014 ini sebelumnya dikenal luas sebagai aktivis buruh. Namun perjumpaannya dengan anak-anak yang kurang mendapat perhatian membuat ia

Click to view full article

Menurut Mangapul Sagala, keinginan untuk mendapatkan sesuatu secara instan merupakan penyebab maraknya praktik korupsi dan penyelewengan di negeri ini. Ironisnya, hal-hal yang

Click to view full article

Sebagai pendeta yang juga manusia biasa, Mangapul Sagala Staf Perkantas Jakarta, Dosen Perjanjian Baru STT IMAN dan STTRII Mangapul Sagala mau tidak mau harus berhadapan dengan tantangan hidup yang sering menguji keteguhan imannya. Lewat ujian-ujian itu


Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
 

Like and Support Us

Komunitas

  • Terbaru
  • Komentar
  • Irwan Hidayat

    m.nailul anwar noer
    Alhamdulillah, kami selaku warga negara Indonesia, sangat bangga atas tercapainya cita2 Sidomuncul, dan ...
     
  • Galaila Karen Agustiawan

    soedono adi triwanto
    Saya mengagumi anda sebagai salah satu dari sedikit tokoh yg berkarakter dan sebagai bangsa Indonesia ...

Aktivitas Terbaru di Facebook

Poling Tokoh