Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com
    Berita Video Update Data & Sponsorship Intermezzo Komentar

    Tiga Dekade Petinggi Setneg

    • zoom in
    • zoom out
    • font color
    • bold

    CURRICULUM VITAE
    Tiga Dekade Petinggi Setneg
    Moerdiono | TokohIndonesia.com | kompas
    Menteri Sekretaris Negara (1988-1998)
    Lihat CV

    Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

    Tutup CV

    Mantan - Menteri Sekretaris Negara (1988-1993 – 1993-1998), Moerdiono -- biasa dipanggil Pak Moer – selama era Orde Baru, bekerja di Sekretariat Negara mendampingi Sudharmono. Dia selalu hati-hati dalam memberi keterangan kepada pers. Saking hati-hatinya terkesan terbata-bata dan lamban berpikir, padahal ia seorang yang sangat teliti. Dia tergolong ramah dan akrab dengan wartawan.

    QR Code Halaman Biografi Moerdiono
    • biografi tokoh indonesia moerdiono
    • biografi menteri sony harsono
    • istri sony harsono mantan mentri bptn era
    • profil letjen moerdiono
    • foto menteri pertambangan Prof. Dr. Subroto tahun 1983-1988
    • biodata foto ria indrawan dan cewek
    • brigjen moerdiono
    • transjakarta moerdiono 2006
    • tim monitoring sekneg
    • nama tokoh nasional gmni dari bandung siswono yudo husodo
    • alamat dan no. telp. dr sarwono kusuma atmadja di jakarta mantan menteri klh
    • biografi benjamin moerdiono

    Pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur, 19 Agustus 1934, ini menempuh pendidikan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN), Malang (1957). Kemudian dilanjutkan di Lembaga Administrasi Negara (LAN), Jakarta, (1967) dan Wajib Militer, dan terakhir berpangkat Mayor Jenderal.

    Menteri Sekretaris Negara (1988-1998)
    Menteri Sekretaris Negara (1988-1998)
    Moerdiono
    yang dirawat RS Gleneagles, Singapura, selama dua bulan, meninggal dunia, Jumat 7 Oktober 2011, pukul 19.40. Dia meninggalkan istri Marijati yang memberinya empat anak: Ninuk Mardiana Pambudy, Indrawan Budi Prasetyo, Novianto Prakoso, dan Baroto Joko Nugroho (alm). Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    Lihat Daftar Pahlawan Nasional
    pahlawan
    Kalibata, Jakarta, Sabtu 8 Oktober 2011.

    Menurut Poppy Dharsono, yang menemaninya menjelang akhir hayat, Menteri Sekretaris Negara (1988-1998)
    Menteri Sekretaris Negara (1988-1998)
    Moerdiono
    selama ini menderita penyakit kanker. Selain dengan Poppy Dharsono, dia juga pernah dekat dengan Sundari Sukoco dan Machica Moechtar. Bahkan hasil pernikahan sirinya dengan Machica Moechtar membuahkan seorang putera bernama Iqbal Ramadhan.

    Menteri Sekretaris Negara (1988-1998)
    Menteri Sekretaris Negara (1988-1998)
    Moerdiono
    telah menerima penghargaan Bintang Yudha Dharma Nararya (1986), Bintang Mahaputera Adipradana (1987) dan Doktor Honoris Causa dari Universitas Airlangga (Unair), Surabaya (1994).

    Sejak awal Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Orde Baru
    dia meniti karir di Sekretariat Negara, mendampingi Sudharmono. Diawali sebagai Staf Sekretariat Negara (1966). Kemudian menjadi Asisten Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Sekretaris Negara Urusan Khusus (1972). Tahun 1981, dia dipercaya menjabat Sekretaris Kabinet. Pada Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Kabinet Pembangunan
    IV dia menjabat Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Muda Sekretaris Kabinet (1983-1988). Lalu menjadi Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Negara Sekretaris Negara, dua periode pada Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Kabinet Pembangunan
    V dan VI (1988-1993 – 1993-1998).

    Dia gemar bermain tenis dan menaruh perhatian pada olahraga tinju, bulu tangkis, dan sepak bola. Dia juga kepincut lagu dangdut. Moerdiono aktif sebagai Ketua PB Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PB Pelti) dan Ketua panitia Kordinasi Kerjasama Teknik Luar Negeri. Selama Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Orde Baru
    dia berkiprah di Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
    Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
    Golkar
    , kemudian pada era reformasi bergabung dengan Partai Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra
    Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra
    Gerindra
    (Gerakan Komponis, Wartawan, Guru
    Komponis,
    Lihat Daftar Wartawan
    Lihat Daftar Wartawan
    wartawan
    , GuruIndonesia Raya) sebagai Ketua Dewan Penasihat 2008-2011.

    Dia telah menerima penghargaan Bintang Yudha Dharma Nararya (1986), Bintang Mahaputera Adipradana (1987) dan Doktor Honoris Causa dari Universitas Airlangga (Unair), Surabaya (1994). CRS | Bio TokohIndonesia.com |

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA

    ***

    Susunan Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Kabinet Pembangunan
    VI

    1. Menteri Koordinator bidang Ekonomi Keuangan dan Industri (EKUIN) : Prof.DR.Saleh Afiff
    2. Menteri Koordinator bidang Industri dan Perdagangan : Ir.Hartarto
    3. Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan : Soesilo Sudarman
    4. Menteri Koordinator bidang Riset dan Teknologi/Ketua BPPT : Prof.DR.Ing.B.J Habibie
    5. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat : Ir. Azwar Anas
    6. Menteri Sekertaris Negara : Drs.Moerdiono
    7. Menteri Sekertaris Kabinet : Drs.Saadilah Mursjid
    8. Menteri Pertahanan/Panglima ABRI : Jendral (purn) Pemimpin Aneka Ria Safari TVRI (1980-an)
    Pemimpin Aneka Ria Safari TVRI (1980-an)
    Eddy Sud
    radjat
    9. Menteri Dalam Negeri : Yogie S.Memet
    10. Menteri Luar Negeri : Menteri Luar Negeri RI (1987-1999)
    Menteri Luar Negeri RI (1987-1999)
    Ali Alatas

    11. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan : DR.Wardiman Djojonegoro
    12. Menteri/Ketua BAPPENAS : Drs.Ir.Ketua DPD (2004-2009)
    Ketua DPD (2004-2009)
    Ginandjar Kartasasmita

    13. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara : TB Silalahi
    14. Menteri Tenaga Kerja : Drs.Abdul Latief
    15. Menteri Perumahan Rakyat : Ir.Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
    Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
    Akbar Tandjung

    16. Menteri Penerangan : Menteri Penerangan (1983-1997) dan Ketua DPR/MPR (1997-1998)
    Menteri Penerangan (1983-1997) dan Ketua DPR/MPR (1997-1998)
    Harmoko

    17. Menteri Transmigrasi : Ir.Siswono Yudohusodo
    18. Menteri Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
    Proklamator, Wakil Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1956)
    koperasi
    : DR.Subijakto Tjokrowardoyo
    19. Menteri Agama : DR.Tarmizi Taher
    20. Menteri Kehutanan : Ir.Jamaluddin Soeryohadikusumo
    21. Menteri Keuangan : Drs.Marie Muhamad
    22. Menteri Kependudukan/Ketua BKKBN : DR.H.Menko Kesra dan Taskin (1998-1999) dan Kepala BKKBN (1983-1998)
    Menko Kesra dan Taskin (1998-1999) dan Kepala BKKBN (1983-1998)
    Haryono Suyono

    23. Menteri Pemuda dan Olahraga : Haryono Isman
    24. Menteri Perhubungan Pos dan Telekomunikasi : DR.Ir. Haryanto Dhanutirto
    25. Menteri Perindustrian : Ir.Tungki Ariwibowo
    26. Menteri Pertambangan dan Energi : Ida.Bagus.Soedjana
    27. Menteri Pertanian : Prof.DR.Sjarifuddin Baharsjah
    28. Menteri Pangan dan Bulog : Prof.DR.Ibrahim Hasan
    29. Menteri Perdagangan : Satrio (Billy) Budihardjo Joedono
    30. Menteri Pariwisata : Joop Ave
    31. Menteri Urusan peranan Lihat Daftar Tokoh Perempuan
    Lihat Daftar Tokoh Perempuan
    wanita
    : Dra. Mien Sugandhi
    32. Menteri Kehakiman : Oetoyo Usman SH
    33. Menteri Kesehatan : Prof.DR.Suyudi
    34. Menteri Sosial : Ny.Intan Soeweno
    35. Menteri Pekerjaan Umum : Radinal Mochtar
    36. Menteri Negara urusan Lingkungan Hidup (KLH) : Ir.Sarwono Kusumaatmadja
    37. Menteri/Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) : Sanyoto Sastrowardoyo
    38. Menteri Pertanahan dan Agraria: Sony Harsono
    39. Gubernur Bank Sentral : DR. J.Sudradjad Djiwandono
    40. Jaksa Agung : Jaksa Agung (1990-1998)
    Jaksa Agung (1990-1998)
    Singgih
    S.H

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
    Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 19 Agt 2005  -  Pembaharuan terakhir 25 Feb 2012

    Update Data & Sponsorship

    Dukungan Anda, Semangat Kami

    (1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

    Update Konten/Saran

    Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

    • Menambah (Daftar) Tokoh
    • Memperbaharui CV atau Biografi
    • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
    • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
    • Menambah Galeri Foto
    • Menambah Video
    • Menjadi Member
    • Memasang Banner/Iklan
    • Memberi Dukungan Dana
    • Memberi Saran

    Contoh Penggunaan

    Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

    Rumah Presiden SBY

    Rumah Presiden Soekarno

    Rumah Megawati Soekarnoputri

    Silakan menghubungi kami di:

    • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
    • Email:
    • Atau gunakan FORM KONTAK ini

    Sponsorship

    Jika Anda merasa terbantu/senang dengan keberadaan situs ini, mohon dukung kami dengan membeli paket sponsorship. Semua dana yang kami terima akan digunakan untuk memperkuat kemampuan TokohIndonesia.com dalam menyajikan konten yang lebih berkualitas dan dukungan server yang lebih kuat. Dukungan Anda juga memungkinkan kami membuka konten seluas-luasnya kepada publik. Silakan beli paket sponsor dengan aman via paypal (kartu kredit). Bila Anda ingin mentransfer via bank, silakan lihat informasi rekening kami di halaman kontak.

    Sponsor Bronze
    Sponsor Bronze: US$50
    Sponsor Silver
    Sponsor Silver: US$250
    Sponsor Gold
    Sponsor Gold: US$500


    Nama para Sponsor akan kami tempatkan di halaman khusus 'Sponsor'. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi kami via Telp/SMS ke 0852-15333-143 atau e-mail ke sponsor@tokohindonesia.com.
    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    Sebelum berubah nama menjadi Papua, provinsi paling timur Indonesia ini bernama Irian yang merupakan kependekan dari Ikut Republik Indonesia, Anti Nederland. Kata Papua sendiri berasal dari bahasa Melayu yang berarti rambut keriting.

    Bio Lainnya

    Click to view full article

    Jejak rekam Letjen TNI Moeldoko terbilang cemerlang. Dia pernah ikut satuan teritorial, tempur, operasi di dalam dan luar negeri, berkecimpung di lembaga pendidikan termasuk

    Click to view full article

    Dosen senior FEUI yang dikenal sebagai ekonom, peneliti dan konsultan ini pernah menjadi staf khusus Lihat Daftar Menteri
    Lihat Daftar Menteri
    Menteri
    Keuangan dan berperan di G20, Wakil Ketua Komite Ekonomi Nasional,

    Click to view full article

    Setelah 10 tahun memimpin BTN, Iqbal Latanro didapuk menjadi Lihat Daftar Direktur
    Lihat Daftar Direktur
    Direktur
    Utama PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) Persero.

    Click to view full article

    Bernyanyi bagi Harvey Malaihollo tak sekadar profesi tapi bagian dari hidup. Ketika hati gembira atau sedih, ia akan tetap bernyanyi.


    Baru Dikunjungi

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

    Favorit Saya

    Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
     

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us