WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Perbesar Sumber Penerimaan

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Perbesar Sumber Penerimaan
e-ti | rpr-ab

Mantan Sekjen Depkeu dan Ketua Bapepam 1988 - 2000 terpilih menjabat Menteri Keuangan Kabinet Indonesia Bersatu, Oktober 2004. Setahun kemudian, tepatnya 7 Desember 2005, KIB direshuffle, Jusuf Anwar digantikan Sri Mulyani Indrawati, Ph.D, yang sebelumnya menjabat Menneg PPN/Kepala Bappenas. Anwar lalu menjabat duta besar RI di Jepang.

Duta Besar RI di Jepang (2005-sekarang)
Lihat Curriculum Vitae (CV) Jusuf Anwar

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Jusuf Anwar

QR Code Halaman Biografi Jusuf Anwar
Bio Lain
Click to view full article
Suhendra
Click to view full article
Emma Amalia Agus Bisri
Click to view full article
Bill Saragih
Click to view full article
Umar Juoro
Click to view full article
Sudwikatmono
Click to view full article
Prof Sajogyo
Click to view full article
Hasbullah Thabrany

Dia pejabat karier di Depkeu. Menurutnya, tantangan terbesar dalam tugasnya sebagai menkeu adalah mengatasi masih adanya defisit dalam APBN. Tantangan itu bisa ditangani dengan memperbanyak sumber-sumber penerimaan negara.

Dia melihat masalah APBN berat, karena defisit masih ada sementara sumber-sumber penerimaan langka. Untuk itu, menurutnya, diperlukan ekstensifikasi. Dia mengemukakan hal itu saat ditemui di kediamannya di Jakarta Selatan, usai pengumuman Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
-Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
kabinet oleh Presiden Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Susilo Bambang Yudhoyono
di Jakarta, Kamis (21/10/2004) dini hari.

Dijelaskan, sebuah keuangan negara idealnya tidak defisit, sehingga untuk itu pemerintah harus segera mencari sumber-sumber penerimaan baru untuk menambalnya.

Perihal upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi sementara pemerintah harus menekan defisit, Jusuf mengatakan untuk mengejar pertumbuhan ekonomi anggaran pemerintah tidak boleh besar pasak daripada tiang.

Menurutnya, pertumbuhan sangat penting. "Tetapi kalau kita lihat sisi penerimaan dan pengeluaran yang ideal tidak boleh besar pasak daripada tiang, sementara pertumbuhan kan bisa dengan berbagai cara," kata Ketua Bapepam 1988 - 2000 itu.

Utang Luar Negeri
Sementara, sesaat setelah dilantik Presiden Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Presiden Republik Indonesia Keenam (2004-2014)
Susilo Bambang Yudhoyono
, Kamis (21/10/2004) di Istana Negara, Jakarta, Jusuf Anwar mengatakan untuk mengurangi beban utang luar negeri dan mengurangi ketergantungan pada utang luar negeri, pemerintah akan segera mengupayakan sejumlah langkah dalam pengelolaan utang luar negeri (debt management).

Langkah itu, katanya, di antaranya dengan mulai memperbesar jumlah pertukaran utang dengan program kegiatan (debt swap), pengembalian utang yang belum dan tidak digunakan pemerintah selama ini, dan menuntut pengembalian commitment fee atas pinjaman yang belum dipakai.

"Mengenai debt management, kita akan mulai mengurangi terus-menerus ketergantungan dan beban utang luar negeri melalui sejumlah langkah, seperti memperbesar jumlah debt swap, pengembalian utang yang belum dan tidak terpakai, dan pengembalian commitment fee," ujar Jusuf.

Menjawab pertanyaan, apakah pemerintah perlu meminta pengampunan utang untuk utang luar negeri yang ternyata dikorupsi oleh pejabat Indonesia di masa lalu, Jusuf mengatakan, "Banyak orang yang selalu 'bernyanyi' soal utang yang dikorupsi. Katanya, 30 persen, 40 persen dari pinjaman itu. Tetapi, tidak ada satu pun yang bisa dibuktikan."

Jusuf mengaku sejak tahun 1990 sudah berpengalaman menangani utang-piutang swasta. "Mereka yang di Indonesia itu tidak pernah melihat uangnya. Tendernya itu adalah kompetisi internasional dengan competitive bidding. Pembayarannya juga langsung ke penyalur. Jadi, kalau ada keciprit-keciprit kecil, itu tidak mungkin," katanya lebih lanjut.

Jusuf Anwar secara resmi mulai memimpin Departemen Keuangan sejak 21 Oktober 2004 setelah serah terima jabatan dengan Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Keuangan Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
Kabinet Gotong Royong
Wakil Presiden Republik Indonesia (2009-2014)
Wakil Presiden Republik Indonesia (2009-2014)
Boediono
, yang dihadiri oleh seluruh Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
jenderal dan sesepuh yang ada di lingkungan departemen tersebut. tsl

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 20 Oct 2004  -  Pembaharuan terakhir 27 Feb 2012
Sang Pendekar Garuda Indonesia Harapan Baru Pemberdayaan Rakyat

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Apakah kamu pencinta wisata kuliner yang rindu akan makanan khas daerah asal? Atau mungkin kamu ingin merasakan berbagai makanan khas daerah Nusantara?

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: