gototopgototop

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan paling lambat 16 Mei 2012.

LENGKAPI DATA: Sudahkah Anda punya "rumah pribadi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan kirimkan biografi dan CV Anda ke

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

  • 0
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
prev
next

Pelayan Pendidikan Indonesia

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Pelayan Pendidikan Indonesia
e-ti | penabur
Pekerjaan Utama:
Rektor Kolese Gonzaga 1987
Lihat CV
Nama:
Pater J Drost SJ
Nama Lengkap:
Drs Josephus Ignatius Gerardus Maria Drost SJ
Pekerjaan:
Rektor Kolese Gonzaga 1987
Lahir:
Jakarta, 1 Agustus 1925
Meninggal:
Semarang, 19 Februari 2005
Agama:
Katolik
Pendidikan:
  • Filsafat di Yogyakarta 1952
  • Sarjana fisika Institut Teknologi Bandung (ITB) 1957
  • Theologia Yogyakarta 1961
Pelayanan:
  • Rektor Kolese Gonzaga 1987
  • Kepala SMA Gonzaga Jakarta
  • Kepala SMA Kanisius Jakarta pada tahun 1976-1987
  • Rektor IKIP Sanata Dharma (kini menjadi UniversitasSanata Dharma) Yogyakarta (1964-1967)
  • Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan di IKIP Sanata Dharma Yogyakarta (1962-1964)
Pusat Data Tokoh Indonesia
Tutup CV

Nama lengkapnya Drs Josephus Ignatius Gerardus Maria Drost SJ. Lahir di Jakarta 1 Agustus 1925. Seorang tokoh pendidikan Indonesia yang sering melontarkan pandangan baru dan autokritik tentang pendidikan. Hari Sabtu 19 Februari 2005 sekitar pukul 16.15, tokoh yang hampir sepanjang hayat mengabdikan diri pada dunia pendidikan, ini meninggal dunia di Rumah Sakit Elisabeth Semarang, Jawa Tengah, dalam usia 80 tahun. Dimakamkan pada hari Senin 21 Februari 2005 di Makam Jesuit Girisonta pukul 11.00, setelah Misa Requim di Kapel Girisonta pukul 10.00.

Pendidik ulung ini meninggal karena sakit prostat. Sebelumnya, dia pernah menderita sakit jantung. Tokoh pendidik dan pembelajar itu banyak memberikan sumbangan pemikiran dalam pembaharuan dunia pendidikan Indonesia. Pemikirannya selalu segar dan bermakna demi kemajuan pendidikan Indonesia.

Pandang dan gagasan seringkali berbeda dan bermakna autokritik tentang pendidikan Indonesia. Namun dia menyampaikannya sedemikian rupa sehingga sama sekali tidak menimbulkan pertentangan atau benturan pandangan dengan pendapat orang lain. Sungguh Indonesia kehilangan seorang tokoh yang sejak muda selalu peduli terhadap dunia pendidikan.

Pater yang sempat mendalami filsafat di Yogyakarta pada tahun 1952, ini seorang tokoh pendidik yang berorientasi pelayanan. Lulusan sarjana fisika di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1957, ini tak memandang tinggi-rendahnya jabatan dalam tugas pengabdian dan pelayannya. Alumni Teologia Yogyakarta (lulus tahun 1961), ini tak merasa sungkan dan turun pangkat ketika ditugaskan menjadi Kepala SMA Kanisius Jakarta pada tahun 1976-1987.

Padahal sebelumnya dia sudah menjabat Rektor IKIP Sanata Dharma (kini menjadi UniversitasSanata Dharma) Yogyakarta (1964-1967), yang dijabatnya setelah sebelumnya menjabat Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan di IKIP Sanata Dharma Yogyakarta (1962-1964). Tahun 1987-1991, ia menjabat Kepala SMA Gonzaga Jakarta dan sekaligus Rektor Kolese Gonzaga pada tahun 1987.

Belakangan ini dia tinggal di Wisma Emaus Pasturan Girisonta, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Di sini, dia menerjemahkan buku asing yang diterbitkan untuk kalangan Serikat Jesus.

Keterampilan dan Kurikulum
Setelah pemerintah menutup beberapa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) Kejuruan, J Drost SJ Rektor Kolese Gonzaga 1987 J Drost SJ melontarkan betapa perlunya membuka kembali SLTP khusus keterampilan itu guna mengakomodir kebutuhan lulusan Sekolah Dasar (SD) yang tak cukup pintar untuk melanjutkan ke SLTP.

Menurutnya, SLTP sekarang ini untuk semua anak, baik anak unggul atau anak biasa. Di desa banyak anak yang tidak bisa sekolah ke SLTP umum. SLTP keterampilan ini untuk anak-anak SD yang tak cukup pintar atau tidak sanggup ke SLTP umum. Apalagi sekarang ada program wajib belajar sembilan tahun.

Begitu pula mengenai kurikulum Sekolah Menengah Umum (SMU), Drost beberapa kali mengingatkan bahwa kurikulum SMU sekarang ini hanya untuk anak-anak unggul. Dia melihat kurikulum untuk anak-anak unggul ini mengadaptasi model kurikulum di Eropa. Padahal, katanya, di Eropa diimbangi dengan adanya kurikulum khusus untuk anak-anak biasa yang jumlahnya mencapai 70 persen dari keseluruhan siswa SMU.

Tapi di Indonesia, anehnya, kurikulum untuk anak unggul dan biasa dicampur. Karena itu tidak usah heran bila sekolah-sekolah unggulan akan berhasil, sebaliknya sekolah biasa yang nonunggulan banyak yang gagal dalam EBTA atau UN.

Drost memandang perlu kurikulum SMU yang ada saat ini lebih diperingan untuk anak-anak biasa, terutama untuk pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA) dan matematika. Jika dipaksakan hasil evaluasi belajar tahap akhir (EBTA) atau Ujian Nasional (UN) akan tetap jelek.

Mengenai pendidikan SD, menurut Drost, kurikulum yang sekarang ini sudah baik, tak perlu diubah lagi. Menurutnya, snak SD jangan diajarkan bahasa Inggris karena anak-anak pada usia itu hanya bisa belajar bahasa Inggris jika bahasa itu dipakai di rumah. e-ti/mlp

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 20 Feb 2005  -  Pembaharuan terakhir 27 Feb 2012
Intermezzo
Mobil dinas Kepresidenan RI yang pertama adalah mobil Buick keluaran tahun 1939 yang digunakan Alm. Bung Karno. Sedangkan Alm. Bung Hatta menggunakan mobil dinas De Soto yang merupakan hadiah dari pengusaha sekaligus pamannya, Djohan Djohor. Kedua mobil ini dapat dilihat di Gedung Joang ''45, Jakarta.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp: (021) 8293113, Telp/SMS: (021) 32195352, 32195353, Fax: (021) 83787235
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. Salah satu cara dengan menggunakan fitur SINDIKASI ini. (2) Ucapan terima kasih di kolom komentar. (3) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Beri Komentar

Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Kode keamanan Refresh

Bio Lainnya

Click to view full article

Selama hidupnya, doktor kesehatan masyarakat lulusan Harvard University ini fokus di dunia penelitian dan pelayanan kesehatan masyarakat. Karirnya kemudian mencapai puncak

Click to view full article

Ketua Komisi Nasional PA periode 2010-2014 ini sebelumnya dikenal luas sebagai aktivis buruh. Namun perjumpaannya dengan anak-anak yang kurang mendapat perhatian membuat ia

Click to view full article

Menurut Mangapul Sagala, keinginan untuk mendapatkan sesuatu secara instan merupakan penyebab maraknya praktik korupsi dan penyelewengan di negeri ini. Ironisnya, hal-hal yang

Click to view full article

Sebagai pendeta yang juga manusia biasa, Mangapul Sagala Staf Perkantas Jakarta, Dosen Perjanjian Baru STT IMAN dan STTRII Mangapul Sagala mau tidak mau harus berhadapan dengan tantangan hidup yang sering menguji keteguhan imannya. Lewat ujian-ujian itu


Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
 

Like and Support Us

Komunitas

  • Terbaru
  • Komentar
  • Irwan Hidayat

    m.nailul anwar noer
    Alhamdulillah, kami selaku warga negara Indonesia, sangat bangga atas tercapainya cita2 Sidomuncul, dan ...
     
  • Galaila Karen Agustiawan

    soedono adi triwanto
    Saya mengagumi anda sebagai salah satu dari sedikit tokoh yg berkarakter dan sebagai bangsa Indonesia ...

Aktivitas Terbaru di Facebook

Poling Tokoh