WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Pendiri Harian Indonesian Observer

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Pendiri Harian Indonesian Observer
Herawati Diah | TokohIndonesia.com | rpr-ahd

Siti Latifah Herawati Diah kelahiran 3 April 1917 adalah pendiri harian berbahasa Inggris Indonesian Observer (1955). Dia bersama suami B.M. Diah adalah pelaku catatan panjang jurnalisme Indonesia. Suaminya B.M. Diah adalah pendiri dan pemilik koran "Merdeka" yang diterbitkan pertama kali Oktober 1945. tujuannya untuk mengisi kemerdekaan yang sudah diproklamirkan 17 Agustus 1945.

Pendiri Harian Indonesian Observer
Lihat Curriculum Vitae (CV) Herawati Diah

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Herawati Diah

QR Code Halaman Biografi Herawati Diah
Bio Lain
Click to view full article
Sutiyoso
Click to view full article
Suhendra
Click to view full article
Valens Gowa Doy
Click to view full article
Djan Faridz
Click to view full article
Alimarwan Hanan
Click to view full article
Aziz Syamsuddin
Click to view full article
Probosutedjo
BERITA TERBARU

Herawati Diah pada usia muda 22 tahun, awalnya sebagai stringer di United Press International (UPI) sebuah kantor berita dari Negeri Paman Sam Amerika Serikat, adalah masa pertama kali memasuki dunia jurnalisme. Pada masa pendudukan Jepang itu pula dia resmi menikah dengan B.M. Diah.

Ketika terbetik kabar bahwa suaminya B.M. Diah mempunyai istri lagi maka tanpa dapat terbendung "rumahtangga kemerdekaan" mereka tak urung sempat retak jadinya. Namun yang paling membuat Herawati pernah sedih adalah kenyataan bahwa "penanda terpenting" kehidupan perkawinan mereka yakni harian "Merdeka" harus mati suri untuk beberapa saat lamanya.

Kesedihan itu belakangan secara perlahan namun pasti telah berubah menjadi sedikit senyum lega. Pasalnya pembenahan manajemen telah berhasil menghidupkan kembali harian "Merdeka". Namun sekaligus dia harapkan pula agar manajemen jangan hanya bisa membuat harian tersebut siuman melainkan harus mampu jaya berkibar kembali sebagaimana di awal Kemerdekaan R.I. saat harian "Merdeka" menempati posisi sebagai harian terpenting yang mengawal api semangat kemerdekaan.

Sebagai orang media Herawati tahu betul bahwa Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
Lihat Daftar Tokoh Pengusaha
bisnis
media sekarang tak lagi sesederhana tempo doeloe. Belakangan di era reformasi suratkabar baru berhak lahir seperti jamur di musim hujan. Inilah yang membuat Herawati tetap berharap-harap cemas masih adakah pembaca dan peminat lama harian "Merdeka".

Di usia sepuhnya Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
wanita
tokoh pers tiga zaman ini menghabiskan sebagian besar waktu uzurnya di sebuah rumah besar di kawasan elit Taman Patra X/10, Kuningan, Jakarta Selatan. Ketiga orang anaknya sudah mandiri semua bahkan sukses dalam kehidupan di dunia masing-masing. Selain di rumah dia masih mempunyai beragam aktivitas luar rumah. Untuk memudahkan segala sesuatunya dia dibantu oleh seorang sekretaris untuk mengatur berbagai pekerjaan dan aktivitas luar rumah sehari-hari. Seperti menghadiri rapat Komnas Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
, mengikuti program klub osteoporosis, atau bermain bridge.

Karena termakan usia Herawati mulai mengalami gangguan osteoporosis atau perapuhan tulang sehingga memaksanya untuk mengurangi aktivitas fisik. Untuk mengatasi gangguan fisik itu dia masuk menjadi anggota klub kesehatan osteoporosis di Senayan. Biasanya setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul enam pagi Herawati sudah tiba di Senayan mengikuti program klub osteoporosis tersebut.

Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
yang kendati telah jauh melewati usia 80 tahun namun masih saja suka memakai kain kebaya ini sering tampak terlihat menghadiri rapat-rapat di Komisi Nasional (Komnas) Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
. Selain itu bersama beberapa orang ibu-ibu penggemar bridge dia ikut bergabung berkumpul-kumpul dan bermain seminggu sekali secara bergiliran di rumah para anggotanya. Di perkumpulan ibu-ibu penggemar bridge ini usia rata-rata anggota sudah jauh di atas 70 tahun sehingga tidak mengherankan jika mereka rata-rata fasih berbicara dalam bahasa Belanda atau bahasa Inggris atau kedua-duanya. ht, dari berbagai sumber terutama Pantau

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 12 Mar 2004  -  Pembaharuan terakhir 27 Feb 2012
Senior Adviser Unsfir Diva Dunia Asli Indonesia

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Majalah Tokoh Indonesia Edisi 42

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Genghis Khan adalah salah satu pejuang yang namanya kesohor di penjuru dunia, meski mengalami masa kecil yang berat akibat kematian tragis kepala suku yang juga adalah ayahnya.

Note: Bacaan ringan tapi bermakna.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: