-
BIO
-
BIOGRAFI
-
- Ketua DPR/MPR (1993-1998)
- Ketua Umum DPP Golkar
- Menteri Penerangan Kabinet Pembangunan VI (17 Maret 1993-14 Maret 1998)
- Menteri Penerangan Kabinet Pembangunan V (23 Maret 1988-17 Maret 1993)
- Salah Seorang Pendiri Harian Pos Kota (1970 s/d sekarang)
- Pemimpin dan Penanggung Jawab Harian Mimbar Kita (1966-1968)
- Wartawan Harian API dan Pemimpin Redaksi Majalah Berbahasa Jawa, Merdiko (1965)
- Wartawan di Harian Angkatan Bersenjata (1964)
- Wartawan dan Kartunis di Harian Merdeka dan Majalah Merdeka (1960)
- Wakil Presiden Konfederasi Wartawan ASEAN
- Ketua KONI Pusat Bidang Litbang
- Anggota DPR/MPR
- Anggota Dewan Pers
- Anggota BSF (1974-1978)
Dia Menteri Penerangan tiga periode, pada Kabinet Pembangunan IV-VI (1983-1997). Maka tak salah jika banyak orang menyebut mantan Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) ini sebagai loyalis Soeharto. Namun ketika mahasiswa berdemonstrasi dan menemuinya selaku Ketua DPR/MPR, Harmoko didampingi empat wakil ketua, lalu tampil di televisi, meminta Pak Harto mundur dari jabatan Presiden.
Sebuah kejutan! Mungkin Pak Harto juga terkejut melihat sikap Harmoko yang dibesarkannya. Harmoko dikira membelot. Sehari kemudian, Senin 18 Mei, Jenderal Wiranto di layar kaca mengatakan bahwa statement Harmoko itu pendapat pribadi, bukan institusi dan tak punya dasar hukum.
Namun Harmoko tak merasa berkhianat. Dia hanya meminta Pak Harto bertindak lebih bijaksana sehubungan dengan tuntutan reformasi yang disuarakan para mahasiswa, terutama menuntut Pak Harto mundur.
Walau sebenarnya, meminjam perkataan wartawan senior Rosihan Anwar, Harmoko melakukan patricide. Dalam drama Yunani klasik orang membunuh bapaknya dulu sebelum naik berkuasa. Itulah patricide atau "bunuh bapak".
Menurut Rosihan, Harmoko telah mengerjakannya tahun 1973 saat di Kongres PWI Tretes, dia mengambil alih pimpinan PWI sebagai langkah pertama perjalanan kariernya menjadi Menteri Penerangan, Ketua Umum Golkar dan Ketua MPR/DPR. eti

Tokoh Indonesia DotCom, sebuah media informasi dan database online terbaik, terlengkap dan terpadu perihal biografi, visi-misi, dan berita para tokoh di Indonesia. Diterbitkan sejak 20 Mei 2002 bertepatan Hari Kebangkitan Nasional. Tokoh Indonesia meliputi pemimpin formal dan informal Indonesia:











Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.