gototopgototop

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan paling lambat 16 Mei 2012.

LENGKAPI DATA: Sudahkah Anda punya "rumah pribadi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan kirimkan biografi dan CV Anda ke

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

  • 0
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
prev
next

Menteri Penerangan Tiga Periode

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Menteri Penerangan Tiga Periode
Harmoko | TICOM | pdat
Pekerjaan Utama:
Menteri Penerangan (1983-1997) dan Ketua DPR/MPR (1997-1998)
Lihat CV
Nama:
Harmoko
Lahir:
Desa Patihanrowo, Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur, 7 Februari 1939
Pekerjaan: Ketua DPR/MPR (1997-1998)
Karir:
  • Ketua DPR/MPR (1993-1998)
  • Ketua Umum DPP Golkar
  • Menteri Penerangan Kabinet Pembangunan VI (17 Maret 1993-14 Maret 1998)
  • Menteri Penerangan Kabinet Pembangunan V (23 Maret 1988-17 Maret 1993)
  • Salah Seorang Pendiri Harian Pos Kota (1970 s/d sekarang)
  • Pemimpin dan Penanggung Jawab Harian Mimbar Kita (1966-1968)
  • Wartawan Harian API dan Pemimpin Redaksi Majalah Berbahasa Jawa, Merdiko (1965)
  • Wartawan di Harian Angkatan Bersenjata (1964)
  • Wartawan dan Kartunis di Harian Merdeka dan Majalah Merdeka (1960)
Kegiatan Lain:
  • Wakil Presiden Konfederasi Wartawan ASEAN
  • Ketua KONI Pusat Bidang Litbang
  • Anggota DPR/MPR
  • Anggota Dewan Pers
  • Anggota BSF (1974-1978)
Pusat Data Tokoh Indonesia
Tutup CV

Dia Menteri Penerangan tiga periode, pada Kabinet Pembangunan IV-VI (1983-1997). Maka tak salah jika banyak orang menyebut mantan Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) ini sebagai loyalis Soeharto. Namun ketika mahasiswa berdemonstrasi dan menemuinya selaku Ketua DPR/MPR, Harmoko didampingi empat wakil ketua, lalu  tampil di televisi, meminta Pak Harto mundur dari jabatan Presiden.

Sebuah kejutan! Mungkin Pak Harto juga terkejut melihat sikap Harmoko Menteri Penerangan (1983-1997) dan Ketua DPR/MPR (1997-1998) Harmoko yang dibesarkannya. Harmoko Menteri Penerangan (1983-1997) dan Ketua DPR/MPR (1997-1998) Harmoko dikira membelot. Sehari kemudian, Senin 18 Mei, Jenderal Wiranto Ketua Umum Partai Hanura Wiranto di layar kaca mengatakan bahwa statement Harmoko Menteri Penerangan (1983-1997) dan Ketua DPR/MPR (1997-1998) Harmoko itu pendapat pribadi, bukan institusi dan tak punya dasar hukum.

Namun Harmoko Menteri Penerangan (1983-1997) dan Ketua DPR/MPR (1997-1998) Harmoko tak merasa berkhianat. Dia hanya meminta Pak Harto bertindak lebih bijaksana sehubungan dengan tuntutan reformasi yang disuarakan para mahasiswa, terutama menuntut Pak Harto mundur.

Walau sebenarnya, meminjam perkataan wartawan senior Rosihan Anwar, Harmoko Menteri Penerangan (1983-1997) dan Ketua DPR/MPR (1997-1998) Harmoko melakukan patricide. Dalam drama Yunani klasik orang membunuh bapaknya dulu sebelum naik berkuasa. Itulah patricide atau "bunuh bapak".

Menurut Rosihan, Harmoko Menteri Penerangan (1983-1997) dan Ketua DPR/MPR (1997-1998) Harmoko telah mengerjakannya tahun 1973 saat di Kongres PWI Tretes, dia mengambil alih pimpinan PWI sebagai langkah pertama perjalanan kariernya menjadi Menteri Penerangan, Ketua Umum Golkar dan Ketua MPR/DPR. eti

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 28 Mei 2002  -  Pembaharuan terakhir 28 Feb 2012
Intermezzo
Indonesia memiliki biodiversity anggrek terbesar di dunia: 6 ribu jenis anggrek, mulai dari yang terbesar (Anggrek Macan atau Grammatophyllum Speciosum) sampai yang terkecil (Taeniophyllum, yang tidak berdaun), termasuk Anggrek Hitam yang langka dan hanya terdapat di Papua.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp: (021) 8293113, Telp/SMS: (021) 32195352, 32195353, Fax: (021) 83787235
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. Salah satu cara dengan menggunakan fitur SINDIKASI ini. (2) Ucapan terima kasih di kolom komentar. (3) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Beri Komentar

Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Kode keamanan Refresh

Bio Lainnya

Click to view full article

Selama hidupnya, doktor kesehatan masyarakat lulusan Harvard University ini fokus di dunia penelitian dan pelayanan kesehatan masyarakat. Karirnya kemudian mencapai puncak

Click to view full article

Ketua Komisi Nasional PA periode 2010-2014 ini sebelumnya dikenal luas sebagai aktivis buruh. Namun perjumpaannya dengan anak-anak yang kurang mendapat perhatian membuat ia

Click to view full article

Menurut Mangapul Sagala, keinginan untuk mendapatkan sesuatu secara instan merupakan penyebab maraknya praktik korupsi dan penyelewengan di negeri ini. Ironisnya, hal-hal yang

Click to view full article

Sebagai pendeta yang juga manusia biasa, Mangapul Sagala Staf Perkantas Jakarta, Dosen Perjanjian Baru STT IMAN dan STTRII Mangapul Sagala mau tidak mau harus berhadapan dengan tantangan hidup yang sering menguji keteguhan imannya. Lewat ujian-ujian itu


Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini
 

Like and Support Us

Komunitas

  • Terbaru
  • Komentar
  • Irwan Hidayat

    m.nailul anwar noer
    Alhamdulillah, kami selaku warga negara Indonesia, sangat bangga atas tercapainya cita2 Sidomuncul, dan ...
     
  • Galaila Karen Agustiawan

    soedono adi triwanto
    Saya mengagumi anda sebagai salah satu dari sedikit tokoh yg berkarakter dan sebagai bangsa Indonesia ...

Aktivitas Terbaru di Facebook

Poling Tokoh