WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com

Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap jam.
Facebook TokohIndonesia.com Twitter TokohIndonesia.com YouTube TokohIndonesia.com Google Plus TokohIndonesia.com Berita Tokoh - Aplikasi Android Tokoh Indonesia

Pembelajar Politik, Capres 1978

  • zoom in
  • zoom out
  • font color
  • bold

Pembelajar Politik, Capres 1978
e-ti | ti

Bernama lengkap Sintua Darius Onggar Djulu Marpaung. Dikenal sebagai politisi, aktivis di gerakan buruh dan keagamaan (Kristen) serta sejumlah organisasi internasional. Anggota DPR/MPR-GR pada era Soekarno itu pun memberanikan diri mencalonkan diri sebagai Presiden pada 1978 sekadar memberikan pembelajaran politik.

Politisi
Lihat Curriculum Vitae (CV) Darius Marpaung

Silakan Login untuk melihat CV Lengkap

Tutup Curriculum Vitae (CV) Darius Marpaung

QR Code Halaman Biografi Darius Marpaung
Bio Lain
Click to view full article
Prabowo Subianto
Click to view full article
Carmanita
Click to view full article
Sam Ratulangi
Click to view full article
Eniya Listiani Dewi
Click to view full article
Endang Rahayu Sedyaningsih
Click to view full article
MS Hidayat
Click to view full article
Mari Elka Pangestu

Pria kelahiran 18 September 1927 di Sitio-tio, Porsea, Tapanuli Utara, bergelar Ompu Ni Si Daniel Doli, yang meninggal dunia 11 Desember 1979, itu di bidang kerohanian, misalnya, ia aktif menyelenggarakan kebaktian-kebaktian kebangunan rohani, serta aktif di organisasi Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI, dahulu DGI, Dewan Gereja-Gereja di Indonesia).

Di bidang organisasi perburuhan, Darius Marpaung terpilih menjadi Ketua Umum KESPEKRI (Kesatuan Pekerja Kristen Indonesia), dan juga menjadi Ketua KABI (Kesatuan Aksi Buruh Indonesia).

Pada era pemerintahan Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
Presiden Soekarno
, Darius Marpaung terpilih sebagai anggota DPR/MPR GR. Ia berhasil meraih kursi perwakilan di perlemen karena aktivitas politiknya di bidang buruh dan kekristenan, terutama terkait kedudukannya selaku Ketua Kesatuan Pekerja Kristen Seluruh Indonesia (Kespekri), dan yang lebih menonjol lagi Ketua Kesatuan Aksi Buruh Indonesia (KABI).

Di era Orde Lama hingga Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Orde Baru
pamor dan nama Darius Marpaung sudah bergema sebagai tokoh perburuhan Indonesia, memberinya berbagai kesempatan berkunjung ke luar negeri untuk berbicara khusus mengenai persoalan buruh di forum-forum internasional. Misalnya, menghadiri konferensi internasional Brotherhood of Asian Trade Unionist (BATU), konferensi Lutheran World Federation (LWF), maupun konferensi International Labor Organization (ILO).

Sampai-sampai Presiden Amerika Serikat Richard Nixon, ketika itu, pernah mengundang Darius untuk sarapan pagi bersama atau breakfast meeting di Gedung Putih, Washington DC, AS, sambil bercakap-cakap masalah buruh.

Dia anak pertama dari 11 orang bersaudara dari pasangan Ayah Ure Philemon Marpaung, dan Ibu boru Siahaan/boru Silaen. Ke-10 adik-adik Darius Marpaung itu adalah, Ny. Saulina Bertha Napitupulu br. Marpaung (Alm), Ny. Paian Rengsi Siahaan br. Marpaung (Alm), Ny. Erika Omas Damanik br. Marpaung (Alm), Ny. Nurmala Manullang br. Marpaung, Ny. Sulhia Sitorus br. Marpaung, Djodjor Rospita br. Manullang (Alm), Parlaungan Soaduon Marpaung (Alm), Ny. Norma Lydia Siagian br. Marpaung, Ny. Evita Ria Pasaribu br. Marpaung, dan Golfrit Tasman Marpaung.

Calonkan Diri Presiden 1978
Karena kepopuleran dan idealisme politik, Darius Marpaung pada tahun 1978 melakukan sebuah exercise politik kelas tinggi yang tergolong sangat berani ketika itu, yakni mencalonkan diri menjadi Presiden Republik Indonesia pada Pemilu tahun 1978.

Semua orang tahu era itu adalah era yang mustahil untuk berbeda pendapat dengan penguasa, apalagi bila berkehendak menyamai dan menggantikan kedudukan penguasa Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Orde Baru
. Karena itu, semua anak-anak terlebih Intan Marpaung sebagai anak tertua, melarang keras keinginan Sang Ayah dengan mengatakan, pencalonan itu adalah mustahil, hal yang tidak mungkin dapat terealisasi.

Darius Marpaung anak pertama dari 11 bersaudara dari pasangan Ayah Ure Philemon Marpaung dan Ibu boru Siahaan/boru Silaen, kendati tokoh yang sudah mendunia di kalangan buruh dan umat Kristen, karena berasal dari kelompok minoritas yang beragama Kristen, dalam sudut pandang konsep mayoritas-minoritas tidak mungkin bisa naik menjadi pimpinan nasional.

Berbeda kalau didasarkan pada pertimbangan suku bangsa Batak, yang juga minoritas, dalam pertimbangan Intan masihlah bisa diterima masyarakat lain. Buktinya, Wakil Presiden Republik Indonesia (1978-1983)
Wakil Presiden Republik Indonesia (1978-1983)
Adam Malik
adalah orang Batak bermarga Batubara kendati jarang sekali menggunakannya, bisa meraih kursi sebagai orang kedua setelah Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Pak Harto
pada periode tahun 1978-1983.

Ketidakmungkinan dari sudut minoritas agama dijawab Darius, salah seorang yang juga tercatat sebagai Sekber Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Golkar
mewakili organisasi Gabungan Karyawan Republik Indonesia (GAKARI), dengan mengutip ayat kitab suci, yang berbunyi, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Dengan keyakinan penuh Darius tetap mencalonkan diri sebagai calon Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Presiden RI
periode tahun 1978-1983, hingga hampir semua masyarakat di tanah air menjadi tahu betul akan hal itu. Hingga beberapa ta¬hun sesudahnya pun, In¬tan Marpaung, kalau ber¬kunjung ke kampung ha¬laman Porsea, sangat pa¬ham, hampir semua orang sudah tahu bahwa Ayahnya pernah mencalonkan diri sebagai Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Presiden RI
tahun di 1978.

Di bidang sosial budaya dan kedaerahan, Darius Marpaung aktif sebagai Ketua Yayasan Kebudayaan Batak Se Indonesia pertama, dan atas inisiatif dia lah maka sebuah rumah batak (Sopo) orisinil bida didatangkan langsung dari kampung halaman Tanah Batak, untuk didirikan di Hotel Hilton, Jakarta, pada saat berlangsung pesta kebaktian syukuran marga Marpaung se Jabotabek, pada tahun 1975.

Selain sebagai organisatoris, Darius Marpaung juga sangat aktif sebagai Lihat Daftar Tokoh Politisi
Lihat Daftar Tokoh Politisi
politisi
. Namanya tercatat sebagai salah seorang pendiri Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Golkar
Golkar
), mewakili organisasi politik GAKARI (Gabungan Karyawan Republik Indonesia).

Darius Marpaung sebagai seorang Lihat Daftar Tokoh Politisi
Lihat Daftar Tokoh Politisi
politisi
sekaligus negarawan ketika itu, sangat memperhatikan perkembangan masalah demokrasi di tanah air. Menurutnya, demokrasi di Indonesia tidak sesuai dengan kenyataan. Kesimpulan penilaian inilah yang mendorongnya pada suatu masa di tahun 1978 melakukan sebuah exercise politik kelas tinggi, dengan mencalonkan diri sebagai Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Lihat Daftar Presiden Republik Indonesia
Presiden RI
pada Pemilu Tahun 1978.

Darius Marpaung tidak kecewa meski mencalonan diri dan nama Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
Presiden Soeharto
tetap terpilih, karena sesungguhnya Darius sudah menjadi "Presiden" di Keluarga Besar Marpaung.

Menikahi Hafny Silitonga
Darius Marpaung pada tanggal 19 Juli 1954 menikah dengan Hafny Siti Ragam Silitonga. Hafny Silitonga seorang gadis Batak kelahiran Medan pada 6 Juni 1935 menjelang matahari terbit, dari pasangan Ayah Justine Rufinus Silitonga dan Ibu Maria Caroline br. Simorangkir.

Hafny Silitonga adalah anak keempat dari delapan bersaudara. Diurut dari ang tertua adalah, Ny. Ani Siti Bonur Sihombing br. Silitonga, adik dari mantan Ephorus HKBP T. Sihombing, lalu Victor Silitonga (Alm), Tianggur Silitonga (Alm), St. Hafny Siti Ragam Marpaung br. Silitonga, Ny. Agusta Simamora br. Silitonga, Saut Marulak K. Silitonga, dr. John Silitonga, dan si bungsu Binsar Silitonga.

Hafny Silitonga dibesarkan dalam keluarga yang sederhana, namun ketika masa kecil dapat bersekolah di Khalsa English School, Medan. Hafny adalah juga cucu dari Pendeta pertama Gereja H.Ch.B (Huria Christian Batak) di Tarutung. Namun, posisi sebagai cucu pendeta rupaya bukan jaminan hidup akan diselamatkan Yesus. Ia sering merasa kurang sejahtera, dan takut mati karena belum mengenal Yesus secara pribadi.

Rupanya Tuhan memiliki rencana indah buat gadis Hafny. Pada waktu berusia 19 tahun Hafny dipertemukan Tuhan dengan dengan seorang pria yang bekerja sebagai Lihat Daftar Direktur
Lihat Daftar Direktur
Direktur
SMA KADER, terletak di Jalan Pegangsaan, Jakarta, yang bermnama Darius Onggar Djulu Marpaung. Mulanya Hafny ingin melanjut menyelesaikan pendidikan di SMA KADER, sebab pendidikan setingkat ini belum tersedia di Kota Medan ketika itu. Maka Hafny pun sempat menjadi murid bagi Darius selama beberapa bulan di SMA KADER, sebelum akhirnya menerima pinangan dari sang pujaan hati ini untuk menikah pada tanggal 19 Juli 1954. Mereka dipersatukan Tuhan sebagai suamiistri.

Hafny Silitonga menyelesaikan pendidikan SD hingga SMP di Khalsa English School, Medan, termasuk SMA hingga kelas dua tanpa selesai. Di SMA KADER Jakarta, Hafny tetap tak bisa menyelesaikan pendidikan SMA karena tidak sempat mengikuti ujian terakhir sebab kebutu berumahtangga setelah menyatakan mau menerima pinangan Darius Marpaung. Setelah berumahtangga Hafny pernah duduk di bangku kuliah Akademi Bahasa Asing (ABA) di Jalan Sabang, Jakarta selama setahun, hingga pernah mengajar Bahasa Inggris di LIA sebagai guru pembantu selama tiga bulan.

Pada tanggal 16 September pasangan Darius-Hafny dikaruniai Tuhan seorang anak Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
, yang lalu mereka namakan Intan Dameria Darmawati br. Marpaung. Anak kedua juga Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
, Magdalena Suzanna Budiarti br. Marpaung, lahir 14 September 1956. Anak ketiga lahir seorang laki-laki, pada tanggal 10 Januari 1958 dan diberi nama Sahala Baharadja Marpaung.

Pada saat Hafny sedang mengandung anak keempat, pasangan suami-istri Darius-Hafny sempat melakukan perjalanan dinas ke Jepang, dan kepadanya dititipkanlah nama anak yang sedang dikandung itu yakni Leonardo Otsu Makino Marpaung, seorang laki-laki yang lahir pada tanggal 22 Desember 1959. Dua tahun kemudian, pada tanggal 31 Juli 1961 lahirlah anak laki-laki Julison Partahi Tulus Marpaung sebagai anak kelima.

Kemudian pada tanggal 13 Maret 1963 Tuhan mengaruniakan kembali seorang anak Lihat Daftar Tokoh Perempuan
Lihat Daftar Tokoh Perempuan
perempuan
, diberi nama Nina Sabrina br. Marpaung. Pada masa pergolakan menjelang G.30.S/PKI, pada tanggal 28 September 1964 lahirlah seorang anak laki-laki yang menjadi bungsu dari semuanya atau sebagai anak ketujuh, dan dinamakan Karev Bakti Nusa Marpaung.

Dalam mengarungi kehidupan rumahtangga ini Sang Ibunda Ny. Hafny Siti Ragam Marpaung br. Silitonga seringkali ditinggal pergi oleh Sang Ayah Darius Onggar Djulu Marpaung ke luar negeri, dalam rangka menghadiri konferensi-konferensi sejumlah organisasi internasional. Seperti, karena kedudukannya sebagai anggota turut menghadiri konferensi Brotherhood of Asian Unionist (BATU), konferensi Lutheren World Federatian (L.W.F.), maupun konferensi International Labor Organization (I.L.O.).

Meskipun sering bertugas ke luar negeri, dalam beberapa kesempatan Darius mengajak pula istrinya Hafny Silitonga ini ke luar negeri. Sepanjang hidupnya tercatat sudah tujuh kali Hafny Silitonga keliling dunia, diantaranya menghadiri Seminar dan Konferensi Kerohanian dan Perburuhan. Pada tahun 1975, misalnya, Hafny mengikuti International Conference World Evangelization (ICOWE) di Swiss, bersama-sama dengan rombongan dari Indonesia diantaranya Kolonel Maludin Simbolon, Brigjen Ricardo Siahaan, Alfred Simanjuntak (dari BPK Gunung Mulia).

Yang paling berkesan dalam kunjungan Hafny ke luar negeri adalah, tatkala Tuhan mengizinkan dia sekolahdi Grandrapids California mengambil Teacher Training on Child Evangelization selama dua tahun, hingga berhasil meraih diploma. Selesai mengikuti pendidikan ini Hafny mengajar di empat Sekolah Dasar (SD) sebagai tenaga honorer, lalu bekerja di Child Evangelization Fellowship (C.E.F.) sebagai tenaga penuh.

Di-recall dari DPR-GR
Menjelang akhir tahun 1970-an hampir setiap akhir tahun Darius Marpaung sering sakit. Dengan terpaksa harus menjalani perawatan ke luar negeri, yakni di Texas, AS, yang mengakibatkan ia di-recall dari keanggotaan parlemen di DPR-GR. Mengahdapi semua ini Hafny tetap dapat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan sebab Tuhan sudah mempersiapkan Hafny sebagai seorang istri yang kuat untuk menjalani hidup.

Pada tanggal 11 Desember 1979 Darius Marpaung akhirnya berpulang ke rumah Allah Bapa di Surga, pada usia 52 tahun. Ketika itu baru anak tertua, perempuan, Intan Dameria Darmawati, M.Sc, MBA bekerja di sebuah perusahaan asing milik Jepang, yang sudah menikah dengan St. Drs. Monang Sitorus, SH, MBA, sekarang menjabat sebagai Bupati di Kabupaten Toba Samosir, Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Sumatera Utara
, pada tanggal 17 Februari 1978, dan sudah diakruniakan pula seorang anak laki-laki yang diberi nama Daniel Pardomuan Roosevelt Sitorus. Dari cucu pertama ini pulalah, sesuai tradisi kehidupan warga Batak Darius Marpaung digelari nama baru Ompu Si Daniel Doli.

Adik-adik Intan lainnya masih sekolah semua, dan si bungsu baru duduk di bangku SMP. Pada bulan januari 1979 pula, keluarga Darius Marpaung sempat mengangkat seorang anak peremuan, Duma Nus Purwati br. Marpaung, yang dinikahi oleh St. Frans S.M.D Napitupulu.

Kehilangan suami justru membuat Hafny "ditangkap" oleh Tuhan, dia mulai aktif mengikuti Persekutuan Doa (PD) yang diadakan oleh YPPII di tiap rumah. Hafny dimenangkan oleh Firman Tuhan yang tertulis dalam Yesaya 54:5, Hafny pun meletakkan Yesus sebagai suaminya yang abadi. Tuhan Yesus luar biasa kepada janda-janda yang datang berserah kepada-Nya. Tuhanlah yang mengatur perjalanan hidup Hafny sehingga ia tak perlu khawatir.

Demikianlah, tahun demi tahun seorang janda bernama Ny. Hafny Marpaungbr. Silitonga membimbing dan membesrkan ketujuh anak-anaknya. Pada tanggal 7 Desember 1983 Hafny menikahkan anak keduanya, Magdalena Suzanna Budiarti br. Marpaung, saat itu ia sudah bekerja di harian sore Sinar Harapan, dengan Yanche Penehas Henokh seorang wiraswasta.

Anak ketiga, Drs. Sahala Baharadja Marpaung, MM, yang ketika itu bekreja di Bank Bumi Daya (BBD, sekarang Bank Mandiri), menikah dengan Dra. Kathrine br. Hutabarat, yang berprofesi sebagai guru, pada tanggal 1 Desember 1984. Pada tanggal 19 September 1986 putri bungu Nina Sabrina br. Marpaung, yang bekerja di Kedutaan Amerika Serikat, menikah dengan Ir. Polin M. Sihombing, seorang lulusan ITB Bandung yang kini bekerja di PT (Persero) PLN.

Anak yang keempat, Komisaris Besar Kapolri (1968-1971)
Kapolri (1968-1971)
polisi
Drs. Leonardo Otsu Makino Marpaung, lulusan AKBRI KeKapolri (1968-1971)
Kapolri (1968-1971)
polisi
an, menikah dengan Tio Harliyana br. Aritonang, SH, Sp.N pada 15 April 1988. Anak kelima, Drs. Julison Partahi Tulus Marpaung, AK, MM, yang bekerja di BPKP setelah menyelesaikan pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Jakarta, menikah dengan Elinda Lusiana br. Pasaribu, B.Sc, yang bekerja di sebuah perusahaan swasta, pada 11 Oktober 1991.

Si bungsu Letkol TNI (Art) Karev Bakti Nusa Marpaung, lulusan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat
Akabri
Darat yang kini bertugas sebagai Komandan Kodim di Madiun, Jawa Timur, menikah dengan Diana Jeanne br. Silitonga, BA pada 8 Agustus 1994. Selain itu, pada tanggal7 Januari 1997 Hafny mengangkat lagi seorang anak, Ir. Daniel Pangihutan Marpaung, yang menikah dengan Martha br. Silitonga, AKp.

Perjalanan hidup Hafny Silitonga terus saja beriringan bersama Yesus, semakin mengenal Yesus secara pribadi, dan Yesus pun memberkati Hafny dan keluarga besar. Hafny aktif mengikuti kegaitan-kegiatan rohani. Beliau pernah membuka Institut Panti Rias, dimana murid-muridnya cukup banyak yang mengikuti ujian yang dilakukan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Tuhan memberkati usaha tersebut. Di malam hari Hafny masih mengikuti Sekolah Alkitab Malam (SAM), yang diselenggarakan oleh YPPII. Tuhan memberkati Hafny dengan melimpah ruah, semua putra-putrinya menikah dengan pasangan yang dari Tuhan.Rumah tangga anak-anaknya sehat-sehat dan penuh damai sejahtera.

Saat ini Hafny Silitongan memunyai 24 orang cucu, dan seorang Nono yang juga menjadi Nini. Dengan demikian, seluruh keturunan Hafnya berjumlah 45 orang. Menantu pertamanya pun, St. Monang Sitorus, SH. MBA pada tanggal 27 Juni 2005 berhasil memenangkan Pilkada di Kabupaten Toba Samosir, berpasangan dengan ir. Mindo Tua Siagian, M.Sc. Kedua pasangan Bupati dan Wakil Bupati ini dilantik pada tanggal 12 Agustus 2005 oleh Gubernur Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Raja Pejuang Batak melawan Kolonialis Belanda
Sumatera Utara
, Tengku Rizal Nurdin (Almarhum) atas nama Lihat Daftar Menteri
Lihat Daftar Menteri
Menteri
Dalam Negeri RI. e-ti | haposan tampubolon

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Ditayangkan oleh redaksi  -  Dibuat 21 Oct 2006  -  Pembaharuan terakhir 25 Feb 2012
Pembuka Jalan Megawati Dekat Dengan Prajurit

Baru Dikunjungi

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Favorit Saya

Anda harus login untuk menggunakan fitur ini

Update Data & Sponsorship

Dukungan Anda, Semangat Kami

(1) Promosikan website ini kepada publik. (2) Gunakan fitur Sindikasi TokohIndonesia.com. (3) Pasang Iklan di TokohIndonesia.com (4) Dukungan Dana sebagai sponsor (5) Memberitahu redaksi bila ada data/informasi yang salah/kurang akurat. (6) Beri pendapat Anda di kolom komentar. (7) Dukungan Data berupa biografi singkat, foto close up terbaru minimal 1 lembar ukuran 3R/4R dan riwayat hidup/CV terbaru. Kami juga akan dengan senang hati menyebut nama Anda sebagai kontributor.

Update Konten/Saran

Bila Anda (Sang Tokoh) atau Kerabat/Rekan dari Tokoh ingin:

  • Menambah (Daftar) Tokoh
  • Memperbaharui CV atau Biografi
  • Menambah Publikasi (Wawancara, Opini, Makalah, Buku)
  • Menambah RSS Feed situs pribadi/Twitter
  • Menambah Galeri Foto
  • Menambah Video
  • Menjadi Member
  • Memasang Banner/Iklan
  • Memberi Dukungan Dana
  • Memberi Saran

Contoh Penggunaan

Anda bisa melihat halaman ini untuk mendapatkan gambaran, hal apa saja yang bisa ditambah:

Rumah Presiden SBY

Rumah Presiden Soekarno

Rumah Megawati Soekarnoputri

Silakan menghubungi kami di:

  • Telp/SMS: 021-32195353, 0852-15333-143
  • Email:
  • Atau gunakan FORM KONTAK ini

Anda tidak memiliki hak akses yang cukup untuk memberi komentar

 
Saya Indonesia Saya Pancasila

Tokoh Monitor

Buku Pilihan

thumb

Kunci sukses untuk dapat mempergunakan bahasa Inggris hanya dengan mempraktekkan baik melalui tulisan, pembacaan, pelafalan, maupun percakapan yang dimulai semenjak masih kanak atau berusia remaja. Melalui buku ini, insan remaja akan dapat meningkatkan kemampuannya dalam menggunakan bahasa Inggris dengan mudah, cepat, dan menyenangkan.

KPK Observer

Like and Support Us

Subscribe Today!

Dapatkan berita dan penawaran terbaru seputar Tokoh Indonesia langsung di e-mail Anda. E-mail akan dikirim sekali sebulan sehingga tidak akan menjejali inbox Anda. Kami juga tidak akan membagi e-mail Anda kepada siapapun.
Terima kasih sudah mendaftar!
Domain for sale: