Menneg PAN Taufiq Effendi
Tidak Semua Eselon I Akan Diganti
Jakarta 25/2/2005: Menneg PAN Taufiq Effendi mengatakan presiden akan
seghera merombak eselon I di beberapa departemen. Namun, dia menegaskan,
tidak semua pejabat eselon I departemen akan diganti. Penggantian itu
juga tergantung pada menteri-menteri yang bersangkutan. “Kalau yang lain
sudah bisa jalan, ya tidak ada masalah lagi. Kami juga akan memilih
orang-orang yang profesional, mampu dan juga melihat track record-nya,"
jelasTaufiq, Kamis 24/2/2005.
Proses perombakan ini ditangani tim penilai akhir (TPA) yang dipimpin
langsung oleh Presiden Yudhoyono bersama dengan Wakil Presiden Jusuf
Kalla, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, Menteri Negara Pendayagunaan
Aparatur Negara (Menneg PAN) Taufiq Effendi, Kepala Badan Kepegawaian
Negara Hardijanto dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir
Siregar.
Prosesnya dimulai dari pengajuan tiga nama kandidat oleh menteri
departemen yang bersangkutan. Untuk satu posisi (jabatan), rata-rata
diajukan tiga kandidat. Karena para menterilah yang mengetahui betul
kebutuhan masing-masing departemennya. Setelah nama-nama kandidat masuk,
TPA yang diketuai Presiden melakukan seleksi. Namun keputusan terakhir
tetap berada di tangan presiden.
Menneg PAN menjamin penggantian pejabat eselon I di semua departemen dan
lembaga pemerintah nondepartemen berlangsung demokratis ketika dibahas
dalam TPA. Tidak ada pejabat titipan. Semua rekam jejak (track record)-nya
dilihat baik atau buruk. Beberapa syaratnya antara lain, pangkat/golongan
minimal IVc (paling tidak sudah 25 tahun menjadi pegawai negeri sipil/PNS),
pendidikan dan lamanya menduduki satu jabatan tertentu.
Prosesnya dimulai dari menteri yang bersangkutan mengajukan paling tidak
tiga nama calon, kemudian dibahas TPA bersama menteri tersebut. Setelah
itu BIN diberi waktu tiga hari untuk mengetahui track record-nya. Bila
para calon yang diajukan tidak memenuhi scoring yang ditentukan TPA,
menteri yang bersangkutan harus mengajukan calon lainnya.
Dia mengungkapkan, hingga kini TPA telah menentukan para calon pejabat
eselon I di tujuh institusi dan itu sedang diajukan ke presiden. Ketujuh
lembaga yang telah mengajukan penggantian pejabat eselon I adalah
Departemen Kesehatan, Departemen Keuangan, Departemen Perdagangan,
Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Perumahan Rakyat,
Kantor Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, serta Badan
Intelijen Negara.
Sementara untuk penggantian direksi badan usaha milik negara (BUMN),
menurut Taufiq, tergantung pada departemen teknis masing-masing BUMN,
seperti Departemen Kehutanan, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral,
atau Departemen Perhubungan.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi yang bertindak
sebagai Sekretaris TPA mengemukakan bahwa TPA sudah hampir selesai
melaksanakan tugasnya. Hampir setiap sore di kantor presiden dilakukan
penilaian terhadap para kandidat. "Tunggu saja hasilnya, kami masih
merapatkannya dan sebentar lagi akan selesai prosesnya," ujar Sudi Rabu
sore 23/2/2005.
Susi juga menjamin dalam proses TPA yang telah memasuki tahapan akhir itu
seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan, serta memperhitungkan
kecakapan dan kemampuan kandidat dalam bidang yang akan menjadi tanggung
jawab mereka. *e-ti/cnm
|