BERITA TOKOH INDONESIA
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  B E R I T A
 ► Berita
 ► Wawancara
 ► Opini
 ► Editorial
 ► Resensi
 ► Leadership
 ► Sebelumnya
 ► Majalah TI
 ► Nusantara
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 


 
 

Kasus Bank Century

Boediono Tepis Dana untuk Capres


Jakarta, 26/11/2009: Mantan Gubernur Bank Indonesia yang kini menjabat Wakil Presiden Boediono menepis dugaan bahwa dana talangan untuk penyehatan Bank Century senilai Rp 6,7 triliun sebagian digunakan untuk kampanye Partai Demokrat dan Capres-Cawapres SBY-Boediono pada Pemilu 2009.

Dalam dialog dengan Jakarta Foreign Correspondents Club di Jakarta, Rabu 25/11, Boediono mengatakan jangan campur adukkan dana kampanye Parpol dengan keputusan yang dikeluarkan pemerintah dan Bank Indonesia (BI) untuk menyehatkan Bank Century dengan dana talangan.

Boediono sebagai salah satu yang paling bertanggung jawab atas pengucuran dana Rp.6,7 triliun ke Bank Century itu mengakui tudingan adanya aliran dana dari Bank Century ke sebuah parpol, sebagai kondisi yang tak sehat saat ini. Karena itu, dia berharap, harus diperjelas. Dia yakin masalah itu bisa dijelaskan, seperti ke mana larinya uang itu. ”Saya akan menjawab jika mereka bertanya,” tegas Boediono.

Boediono berkeyakinan bahwa keputusan memberikan dana talangan kepada bank yang menghadapi krisis dan bisa memberikan efek domino pada perekonomian nasional dan bank lainnya adalah keputusan terbaik saat itu.

Menurutnya, kebijakan itu diambil sesuai koridor hukum. ”Kita belajar dari pengalaman tahun 1997-1998 saat krisis ekonomi, merosotnya likuiditas, transaksi antarbank kecil, kembalinya modal asing,” jelasnya.

 

Pada Pemilu Presiden Juni 2009, Capres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersikukuh memilih Boediono sebagai Calon Wakil Presiden pendampingnya. Pasangan ini berhasil melakukan pencitraan melalui iklan di berbagai media. Pasangan ini juga berhasil memenagkan Pilpres dalam satu putaran dengan perolehan suara 60,8 persen.

 

Namun dua pesaingnya mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi karena menduga banyak kecurangan dalam penyelenggaraannya. MK mengesahkan kemenangan SBY-Boediono walaupun mengakui KPU sebagai penyelenggara Pilpres kurang profesional. ►crs
 

Berita terkait:

= SBY Bantah Ada Dana ke Demokrat

= Presiden Berubah Pendirian

= Dokumen Lengkap Rekomendasi Tim Delapan

 

  BERITA LAINNYA  
= Boediono Tepis Dana untuk Capres
= SBY Bantah Ada Dana ke Demokrat
= Presiden Berubah Pendirian
= Anekdot Polisi yang Tulus
= Rekomendasi Tim Delapan Atas Kasus Bibit dan Chandra
= Kabinet Indonesia Bersatu 2 (Sementara)
= Calon Menteri, Sudah 30 Diuji di Cikeas
= Anwar Supriadi Bantah Terima Mobil
= Partai Golkar Dapat Tiga Menteri
= Reformasi TNI, Akuntabel dan Transparan
= Nominasi Kabinet SBY-Boediono
= Kemenangan Duet SBY-Boediono Teruji di MK
= SBY-Boediono, Menang Satu Putaran
= Pilpres, Satu atau Dua Putaran?
= Jika Pilpres Dua Putaran, SBY Bisa Kalah
= PILPRES: Rakyat yang Menentukan
= BLT Bukan Dari Utang?
= Debat Capres2: JK-SBY, Siapa Paling Benar?
= Debat Capres Versi Indonesia
= Debat Capres-Cawapres
= Matematika Politik Jusuf Kalla
= Megawati-Prabowo Bervisi Kerakyatan
= Koalisi Pilpres: PKS Syaratkan Kontrak Politik Islami
= SBY-Boediono, Tegakkan Presidensial
= Pemilu 2009: Perolehan Suara dan Kursi DPR
= PDIP: Solusi Buat Wong Cilik
=
JK Curhat, Bicara Blakblakan
= Pilpres 2009, JK-Wiranto Deklarasi Tercepat
= PDIP Tak Kapok Dipermainkan Golkar
= Pemilu Lahirkan Peta Politik Baru
= Pilih dengan Cerdas
= Awas Racun Politik Uang
= Amerika Mau Mendengar
= Megawati-Jusuf Kalla, Sepakati Pemerintahan yang Kuat
= Tiga Pahlawan Nasional
= Deklarasi Kampanye Damai dan Tertib
= Kampanye Mulai 12 Juli 2008
= Nomor Parpol Pemilu 2009
= 34 Parpol Peserta Pemilu 2009
= SKB Tentang Ahmadiyah
= Penerima Kalpataru dan Adipura 2008
= Pintu Air Manggarai Lindungi Menteng
= Awal Ramadhan 1427 H
= Maklumat Keindonesiaan
= Gempa Yogya Tewaskan 4.611 Orang
= Buron BLBI Ditangkap di AS
= Purnawirawan TNI-AD Tolak MoU Aceh
= Damai, Damai, Damailah Aceh
= DPR Pilih Anggota Komisi Yudisial
= Aljazair Anugerahkan Medali kepada 13 Tokoh Indonesia.
= 36 Tokoh Iklan Kenaikan Harga BBM
= Harga BBM Naik
= Tidak Semua Eselon I Akan Diganti
= Kementerian Negara Kominfo Jadi Departemen