Pemilu Legislatif 2009
Perolehan Suara dan Kursi DPR
Jakarta, 09/05/09: Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hasil akhir
perolehan suara nasional (DPR) Pemilu Legislatif 9 April 2008. Penetapan
hasil Pemilu yang diperoleh 38 partai peserta pemilu nasional itu
dibacakan langsung Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary pada Sabtu malam 9 Mei
2009. Jumlah suara sah 104.099.785 (60,78 persen), suara tidak sah
17.488.581 (10,21 persen) dan yang tidak menggunakan hak pilihnya
sebesar 49.677.076 (29.01 persen).
Jadi total suara tidak sah dan yang tidak menggunakan hak pilihnya
sebesar 67.165.657 atau 39,26% dari jumlah pemilih terdaftar dalam
daftar pemilih tetap (DPT) yakni 171.265.442 pemilih. Belum lagi
ditambah puluhan juta pemilih yang terpaksa Golput karena tidak
terdaftar dalam DPT.
Jumlah suara sah yaitu 104.099.785, lebih rendah dibandingkan dengan
pemilu legislatif 2004. Pada pemilu 5 April 2004, jumlah suara sah yaitu
113.462.414.
Berdasarkan perhitungan suara sah itu, KPU telah mensahkan perolehan
suara parpol untuk DPR periode 2009-2014 dari 33 provinsi dengan 77
daerah pemilihan (dapil). Dengan catatan data dapil Sumut 2 yang
digunakan masih data lama karena hasil rekapitulasi penghitungan ulang
Kabupaten Nias Selatan, belum rampung. Rapat pleno penetapan suara sah
nasional di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat
berlangsung hingga Minggu (10/5/2009), pukul 00.02 WIB.
Partai Demokrat meraih suara terbanyak (pemenang) dengan meraih suara
nasional 21.703.137 (20,85) dan memperoleh 148 kursi DPR atau 26,43
persen dari keseluruhan kursi parlemen yang berjumlah 560 kursi. Disusul
Partai Golkar 15.037.757 suara (14,45) dan mendapatkan 108 kursi DPR
(19,29 persen), PDI Perjuangan 14.600.091 (14,03) suara dan 93 kursi
(16,61 persen), PKS 8.206.955 (7,88) suara dan 59 kursi (10,54 persen),
PAN 6.254.580 (6,01) suara dan 42 kursi (7,50 persen), PPP 5.533.214
(5,32) suara dan 39 kursi (6,96 persen), PKB 5.146.122 (4,94) suara dan
26 kursi (4,64 persen), Gerindra 4.646.406 (4,46) suara dan 30 kursi
(5,36 persen), dan Hanura 3.922.870 (3,77) suara dan 15 kursi (2,68
persen). Hanya sembilan Parpol tersebut yang lolos parliamentary
threshold 2,5 persen.
Dengan disahkannya hasil perolehan kursi dan suara nasional, itu partai
politik akan memastikan langkah koalisinya menuju pemilihan presiden.
Sesuai ketententuan partai atau gabungan partai yang memperoleh 20
persen kursi di DPR atau 25 persen suara nasional, berhak mengajukan
calon presiden dan calon wakil presiden. Pendaftaran Capres-Cawapres
dimulai 11 Mei sampai 16 Mei 2009.
.
Nias Selatan
Penetapan hasil Pemilu ini dilakukan dalam Rapat pleno Komisi Pemilihan
Umum (KPU) Sabtu (9/5) malam, di Gedung KPU, Jakarta, meskipun masih
meninggalkan persoalan belum selesainya penghitungan suara dan
rekapitulasi ulang di Kabupaten Nias Selatan yang masuk Dapil II
Sumatera Utara. Keputusan rapat pleno diketok palu oleh anggota KPU
Gusti Putu Artha, walaupun sejumlah saksi partai politik menyatakan
keberatannya.
KPU menggunakan dasar perhitungan rekapitulasi suara Nias Selatan yang
telah disampaikan oleh KPUD Provinsi Sumatera Utara. Sementara hasil
rekapitulasi suara ulang, kelak akan dijadikan sebagai lampiran dan
dianggap sebagai bagian integral dari penetapan yang dilakukan KPU.
Perihal adanya keberatan, pleno KPU memutuskan bahwa saksi parpol
diperbolehkan untuk memberikan catatan keberatan atas persoalan di dapil
Sumut II itu.
Hasil Pemilu
Berikut adalah hasil keseluruhan perolehan suara 38 partai politik
pesrta Pemilu Legislatif Nasional (DPR) berdasarkan nomor urut, nama
partai, perolehan suara dan persentase suara:
1. Partai Hanura 3.922.870 (3,77)
2. PKPB 1.461.182 (1,40)
3. PPPI 745.625 (0,72)
4. PPRN 1.260.794 (1,21)
5. Gerindra 4.646.406 (4,46)
6. Barnas 761.086 (0,73)
7. PKPI 934.892 (0,90)
8. PKS 8.206.955 (7,88)
9. PAN 6.254.580 (6,01)
10. PPIB (0,19)
11. Partai Kedaulatan 437.121 (0,42)
12. PPD 550.581 (0,53)
13. PKB 5.146.122 (4,94)
14. PPI 414.043 (0,40)
15. PNI Marhaenisme 316.752 (0,30)
16. PDP 896.660 (0,86)
17. Pakar Pangan 351.440 (0,34)
18. PMB 414.750 (0,40)
19. PPDI 139.554 (0,13)
20. PDK 669.417 (0,64)
21. RepublikaN 630.780 (0,64)
22. Partai Pelopor 341.914 (0,33)
23. Golkar 15.037.757 (14,45)
24. PPP 5.533.214 (5,32)
25. PDS 1.541.592 (1,48)
26: PNBK 468.696 (0,45)
27. PBB 1.864.752 (1,79)
28. PDI-P 14.600.091 (14,03)
29. PBR 1.264.333 (1,21)
30. Partai Patriot 547.351 (0,53)
31. Demokrat 21.703.137 (20,85)
32. PDKI 252.293 (0,31)
33. PIS 320.665 (0,31)
34. PKNU 1.327.593 (1,43)
41. Partai Merdeka 111.623 (0,11)
42. PPNUI 146.779 (0,14)
43. PSI 140.551 (0,14)
44. Partai Buruh 266.203 (0,25)
► crs
*TokohIndonesia.Com (Ensiklopedi Tokoh Indonesia)
|
|
|
|