A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
  B E R I T A
 ► Berita
 ► Wawancara
 ► Opini
 ► Editorial
 ► Resensi
 ► Leadership
 ► Berita KIB
 ► Berita Tsunami
 ► Berita 2003
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 

 


 

Data Korban Bencana Gempa dan Tsunami

di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumut

 

Jenis Bencana (Type of Disaster) Gempa Bumi dan Tsunami (Earthquake and Tsunami)
Waktu Kejadian (Time of Disaster) Minggu, (Sunday) 26 Desember 2004 Pukul (Time)
07.58 WIB. ► Kekuatan gempa 8,9 Skala Richter (RS). ► Tempat Kejadian Bencana (Location) Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) : Kab. Aceh Barat, Kab. Aceh Utara, Kab. Aceh Selatan, Kab. Aceh Besar, Kab. Bireun, Kab. Singkil. Sumatera Utara : Kab. Tapanuli Tengah, Kab. Tapanuli Utara, Kab. Toba Samosir, Kab. Tapanuli Selatan, Kab. Nias, Kab. Deli Serdang, Kota Medan.

 

D A E R A H

PENDUDUK   WAFAT   PENGUNGSI

KETERANGAN

 
PROV NAD                
01. Kota Banda Aceh

02. Kab. Aceh Besar

269.091

306.718

  78.417

58

  40.331

108.747

  = Bulletin No.51 Bakornas PBP, Senin 12 Februari 2005 melaporkan jumlah korban di 15 Kabupaten di Provinsi NAD sampai tanggal 11 Februari 2005 jam 24.00 WIB::
o Meninggal dunia dan telah dimakamkan 118.093 jenazah.
o Hilang 114.897 orang (Dari jumlah ini diperkirakan sebagian meninggal/ berada di Pengungsian/di luar Aceh).
Jumlah korban di Propinsi Sumatera Utara
o Meninggal Dunia 130 orang
o Hilang 24 orang
 
= Data Depkes 26 Januari 2005: Korban luka yang dirawat inap 3.296 orang dan rawat jalan 56.381 orang. Rawat inap di RS Aceh 2.817 orang, Sumut 419 orang dan Jakarta 69 orang). Rawat jalan di RS-RS Aceh  54.728 orang, Sumut 1.491 orang dan Jakarta 78 0rang..

= Relawan tenaga medis-nonmedis 2.137 orang terbagi dalam 89 Tim. (17/1/05)

= Rumah rusak 30.258 unit. Di NAD 29.759 unit. antara lain di Bireun 5.745 unit, Aceh Utara 7.670 unit, Lhoksemawe 913 uni5t, Simeuleu 15.415 unit, Singkil 16 unit Di Sumut 499 unit yakni Nias 431 unit, Kab Sergai 8 unit dan Kab Madina 60 unit.

 
03. Kab. Sabang 27.447   18   5.527    
04. Kab. Pidie 517.452   4.646   38.697    
05. Kab. Bireun 350.964   1.488   17.041    
06. Kab. Aceh Utara 395.800   2.217   28.113    
07. Kab. Lhokseumawe 156.478   394   16.412    
08. Kab. Aceh Timur

09. Kab. Langsa

253.151

141.138

  224

0

 

16.160

2.806

   
10. Kab. Aceh Tamiang 238.718   0   800    
11. Kab. Aceh Jaya 111.671   19.661   40.382    
12. Kab. Aceh Barat 97.523   11.830   29.201    
13. Kab. Nagan Raya

14. Kab. Aceh Barat Daya

15. Kab. Aceh Selatan

152.748

153.411

167.052

  493

835

6

 

9.964

113.964

5.634

   
16. Kab. Simeuleu 76.629   22   15.551    
17. Kab. Aceh Singkil 174.007   73        
18. Kab. Aceh Tengah 158.641   192   4.005    

19. Kab. Aceh Tenggara

20. Kab. Gayo Lues

168.034

67.514

  26

27

       
21. Kab. Bener Meriah 120.000   36   1.204    
22.              

Jumlah NAD

4.104.187   173.741   394.539    
               
PROV SUMUT              
01. Kab. Nias

02. Kab. Nias Selatan

 

 

  233

1

  4.000

 

   
Kab. Tapanuli Tengah     1        
Kab. serdang Bedagai     4        

Kab. Mandailing Natal

    1  

 

   
               

Jumlah Sumut   

    240   4.000    
               

Total NAD + Sumut   

    173.981   398.593    
Pengungsi NAD di Medan

Pengungsi NAD di Jakarta

        20.986

1.401

     
                 

Total   

    173.981   *420.926      

 

Sumber Data: Bakornas PBP - Depkes - Depsos -Media Center Lembaga Informasi Nasional (LIN), Updated Senin, 31  Januari 2005, Pukul 17.00  WIB

* Data Depsos 28 Januari pukul 17.00

 

INFO TERBARU: Posko Depsos 18 Februari 2005 melaporkan jumlah korban yang hilang sebanyak 116.368 orang (116.344 di NAD dan 24 di Sumut), sedangkan penduduk yang mengungsi berjumlah 466.807 orang. Sementara itu jumlah rumah yang rusak adalah sebanyak 28.059 unit.
 

HELP: Salurkan Bantuan Anda Melalui:

Bantuan Kemanusiaan Bencana Aceh BAKORNAS PBP

Bank BNI 46 Cabang Harmoni
No. Rek. : 070. 003125566. 001

 

=> Atau Melalui

 

POSKO Utama Koordinasi

Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
(BAKORNAS PBP)
POSKO Gempa Tsunami Aceh dan Sumut
JI. Ir. H. Juanda 36. Jakarta 10120 Indonesia
Tel.: +(62 21) 345.8400, 344.2734, 344.2985 Ext. 218 & 219

Fak: +(62 21) 345.8500, +(62 21) 350.5075
Website : www.bakornaspbp.go.id
Email : posko@bakornaspbp.go.id
RAPI : 11.415 MHz USB Call Sign JZ 09 ZZB
 

       

12 DIREKTIF PRESIDEN

 

PANDUAN

 
Dua Belas Direktif Presiden dalam Penanggulangan Bencana Alam di NAD dan Sumut:
01. Laksanakan evakuasi segera dan intensif
02. Laksanakan pengelolaan pengungsi
03. Lakukan terus pencarian orang hilang
04. Buka dan hidupkan jalur logistik dan lakukan resupply serta pendistribusian logistik yang diperlukan.
05. Buka dan pulihkan jaringan komunikasi antar daerah/ kota.
06. Lakukan pembersihan kota yang hancur dan penuh dengan puing dan lumpur.
07. Lakukan pengelolaan bantuan baik dari dalam maupun dari luar negeri dengan sebaik-baiknya.
08. Gunakan dana pemerintah untuk penanggulangan bencana, dan gunakan pula dengan tepat sumbangan dana, baik dari dalam maupun dari luar negeri.
09. Meskipun kegiatan di Nangroe Aceh Darussalam berkonsentrasi pada kegiatan penanggulangan bencana (termasuk operasi kemanusiaan), jangan tinggalkan upaya untuk pemeliharaan keamanan demi ketertiban masyarakat.
10. Mengingat besarnya jumlah korban TNI dan Polri, agar dilakukan perkuatan kekuatan TNI dan Polri, untuk mengemban tugas Operasi Bhakti maupun operasi pemulihan keamanan.
11. Sambut dengan baik dan libatkan unsur Civil Society, termasuk PMI, ICRC dan LSM-LSM lain dalam kegiatan penanggulangan bencana ini.
12. Lakukan pengendalian operasi penanggulangan bencana dengan baik dan proporsional, baik pada tingkat Jakarta, Medan, Banda Aceh maupun Meulaboh. Setiap hari agar perkembangan keadaan dan kegiatan penanggulangan bencana dilaporkan kepada Presiden dan Wapres (selaku ketua Bakornas). LEMBAGA INFORMASI NASIONAL
  Panduan Praktis Penyelamatan Pertama Jika Terjadi Tsunami Susulan (meskipun sangat kecil kemungkinan terjadi kembali)

01. Ukur ketinggian air di daratan bekas trsunami yang telah terjadi.

02. (a) Tetapkan bangunan yang masih kuat dan tinggi serta aman untuk tempat menyelamatkan diri. Siapkan tangga penyelamat untuk naik ke bangunan yang aman, atau (b) Cari medan dengan topografi (lokasi) yang tinggi untuk meyelamatkan diri. Perkirakan waktu tempuh untuk mencapainya.

03. Siapkan papan kayu atau benda lainnya untuk mengapungkan diri.

04. Jika tsunami terjadi selamatkan diri secara menyebar di bangunan-bangunan yang aman dengan naik ke tempat yang tinggi atau tempat-tempat lokasi (topografi) tinggi dengan membawa papan untuk mengapung.

05. Buka semua pintu dan jendela rumah/bangunan untuk mengurangi hantaman air terhadap bangunan. [Lembaga Informasi Nasional]