Hari ke-9
PMI Fokus di Meulaboh
Meulaboh TI-04/01/05: Memasuki hari ke-9 penanganan korban gempa dan
tsunami di NAD dan Sumatera Utara, Palang Merah Indonesia
mengonsentrasikan bantuannya ke Meulaboh. Sebagaimana diketahui, daerah
ini merupakan kawasan yang termasuk paling parah diterjang gempa dan
tsunami pada Minggu (26/12).
Sejak 29 Desember 2004, relawan PMI yang terdiri dari KSR (Korps
Sukarela), Satgana (Satuan Penanggulangan Bencana), Tim Khusus
penanggulangan bencana dan Tim Medis telah memasuki Meulaboh secara
bertahap untuk melakukan kegiatan evakuasi dan layanan medis.
Sementara itu, bantuan masyarakat internasional juga terus mengalir
melalui Palang Palang Merah Internasional, baik ICRC (International
Commitee Of Red Cross) dan federasi internasional (International
Federation of Red Cross and Red Crescent) ke PMI untuk penanggulangan
korban. Bantuan internasional tersebut berupa uang maupun dalam bentuk
barang. Hingga saat ini, jumlah bantuan masyarakat internasional melalui
PMI mencapai Rp. 1.152.250 USD (termasuk 1 juta USD dari Total E&P
Indonesie dan Ipex Coorp) dan Rp. 14.2445.676.503.
Hari ini di PMI telah diterima bantuan dari Pemerintah Kanada sejumlah
650 ribu Dolar Kanada untuk rehabilitasi unit transfusi darah di Aceh
dan pengadaan relief serta sarana air bersih. Bantuan barang yang telah
disalurkan melalui Banda Aceh dan Meulaboh sejak 3 hari terakhir
mencakup family dan Hygine Kit, bahan makanan siap saji, air mineral,
sprayer disinfectan, perlengkapan evakuasi (kantong mayat, masker,
sarung tangan, sepatu bot) dan peralatan komunikasi Vsat. Transportasi
relief dan relawan menggunakan pesawat RPX dan Caravan fasilitas
dukungan Bank Indonesia dan DHL.
Di Meulaboh relawan TNI telah mengevakuasi dan menguburkan 1.389 jenazah
dan pengobatan massal untuk 500 orang di Posko penampungan. Menyusul
selasa besok (4/1) akan diberangkatkan 2 orang dokter ortopedi dan 9
perawat dari Palang Merah Korea. Di Aceh Besar dilaporkan kemarin 12.000
orang telah dimakamkan. Relawan setempat telah menyalurkan relief untuk
10.000 orang di Posko dan pengobatan di 5 lokasi pengungsian untuk
sekitar 20.000 orang. Pengobatan masal dilaksanakan PMI atas dukungan
dari Dokter RS Islam dan dari Cina.
Dalam waktu dekat, PMI bersama ICRC, Federasi Internaional dan Bank
Indonesia dan Kedutaan Kuwait menyiapkan pendirian Rumah Sakit Lapangan
( ERU/Emergency Respons Unit) baik di Meulaboh maupun Banda Aceh. Dalam
minggu ini, peralatan Basic Healthcare ERU dari Jepang akan tiba di
Meulaboh. Untuk mengkoordinir program kemanusiaan di wilayah Aceh dan
sekitarnya, Federasi Internasional telah menurunkan FACT ( Field
Assesment and Coordination Team ) untuk melakukan asesment secara
komprehensif di Kabupaten Aceh Jaya, Aceh Barat dan Kepulauan Simeuleu
dengan helicopter.
Untuk mendukung program PMI di wilayah NAD dan Sumut, PMI telah
mengerahkan sedikitnya 508 relawan PMI yang tersebar di Banda Aceh yang
bekerjasama dengan 50 staf ICRC termasuk 10 diantaranya staf ekspatriat.
Meulaboh, dan Lhoksemauwe yang dimobilisir dari berbagai daerah.
Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan dan mengetahui kondisi
terakhir di lokasi gempa, informasi relawan, pencarian keluarga yang
hilang dan pendistribusi bantuan yang dilakukan PMI, dapat menghubungi
layanan hotline Posko PMI di nomer telepon 021-7992325 ext.402,
021-7944588, 7944559, fax.:7944633 atau e-mail : poskopmi@palangmerah.org.
Informasi lebih lanjut hubungi Humas Kantor Pusat PMI, Ibu Aswi Nugroho
di Posko PMI, HP : 0811918034. *e-ti/lin
|
|
|
|