RS Zainal Abidin Berfungsi
36.266 Jenazah Dievakuasi
Banda Aceh 6/1/05: RS Zainal Abidin sudah di difungsikan sejak Kamis
(6/1/05) untuk menangani kasus-kasus non bedah. Peralatan bedah RS ini
belum steril. Khusus untuk bedah penanganannya tetap dilaksanakan di RS
Kasdam. Namun berfungsinya RS Zainal Abidin ini sudah mengurangi beban
RS Kasdam di Banda Aceh.
Dalam Rapat Koordinasi Penanganan Korban Bencana Tsunami pada hari
kesebelas Rabu 5 Januari 2005 yang dipimpin oleh Menko Kesra dilaporkan
data kegiatan pelayanan kesehatan seperti di RS Iskandar Muda sampai
tanggal 4 Januari 2005 meliputi jumlah pasien yang dirawat 166 orang,
pasien gawat darurat 56 orang, pasien rawat jalan 77 orang, pasien
operasi 22 orang dan jumlah pasien evakuasi 2 orang.
Evakuasi
Sementara, jumlah korban yang berhasil dievakuasi hari Rabu 5/1/05
sebanyak 5.536 orang sehingga total sampai hari kesebelas berjumlah
36.266 orang. Untuk mengoptimalkan kegiatan evakuasi jenazah yang berada
dalam timbunan dan reruntuhan bangunan perlu tambahan 8 buah Bekhu, 8
buldozer dan truk sebanyak 27 buah. Peralatan tersebut telah disanggupi
oleh PU.
Siaran pers Media Center LIN yang bersumber dari Posko Penanggulangan
Bencana Aceh Satgas Infokom (6/1/05) menginformasikan bahwa Rapat
Koordinasi tersebut juga meminta Pemda agar melakukan upaya untuk
menggerakkan masyarakat untuk dapat memberikan informasi tentang
keberadaan jenazah yang belum di evakuasi sehingga memudahkan dalam
penanganannya.
Satgas Depsos melaporkan telah membagikan beras sebanyak 566,5 ton,
untuk 6 Kabupaten/Kota di Banda Aceh, Aceh Besar, Abdaya, Pidie dan
Nagan Raya. Dinas sosial juga telah melakukan pendataan anak-anak yang
tidak mempunyai orang tua ke tempat-tempat penampungan untuk
mengantisipasi pengadopsian oleh pihak tertentu yang ditempatkan di
jalan Panglima Nyak makam Aceh.
Dari segi pengiriman bantuan baik melalui darat, laut dan udara saat ini
telah dilaksanakan sebagaimana mestinya Intensitas ferry yang
menghubungkan Singkil dan Simelue 2 kali seminggu akan ditambah menjadi
3 kali dalam seminggu guna memperlancar arus bantuan dari Medan ke
Simelue guna memperlancar pengiriman bantuan baik berupa bahan bakar,
minyak goreng dan beras. *e-ti/mlp-LIN
|
|
|
|