Pasca Tsunami H-30
Korban Meninggal 173. 981
Jiwa
Banda Aceh, 25/1/05:
Jumlah korban yang meninggal akibat gempa dan tsunami di NAD dan Sumut
mencapai sekitar 173. 981 jiwa (173.741 jiwa di NAD dan 240 jiwa di
Sumut) dan 89.832 di antaranya telah dimakamkan. (Data Departemen
Kesehatan pada pukul 08.24 tanggal 23 Januari 2005). Korban luka yang
dirawat inap 2.512 orang dan rawat jalan 55.011 orang.
Korban yang dirawat inap di beberapa rumah sakit Aceh 2.415 orang, Sumut
421 orang dan Jakarta 76 orang. Sedangkan yang rawat jalan di beberapa
rumah sakit Aceh 53.857 orang, Sumut 1.493 orang dan Jakarta 69 0rang.
Sementara, Bakornas PBP Posko Gempa Tsunami Aceh dan Sumut melaporkan
jumlah korban di 15 Kabupaten di Provinsi NAD sampai tanggal 22 Januari
2005 jam 24.00 WIB, meninggal dunia dan telah dimakamkan 94.584 jenazah
serta hilang 132.172 orang (diperkirakan sebagian meninggal dan berada
di pengungsian luar Aceh). Jumlah korban di Propinsi Sumatera Utara
meninggal 130 orang dan hilang 24 orang.
Posko Kominfo-LIN (23/1/05) pukul 17.00 melaporkan sepanjang Sabtu
22/1/05 telah dievakuasi dan dimakamkan korban sebanyak 1.102 orang (
yang ditemukan di Banda Aceh /Aceh Besar 945 orang dan Pantai Barat 157
orang).
Bakornas PBP pada tanggal 23 Januari 2005 jam 17.25 melaporkan bahwa
kondisi perhubungan udara pasca bencana alam di NAD dinyatakan, Bandara
Cut Nyak Dien sudah dapat didarati pesawat jenis Cassa, namun kondisi
apron dan taxway dalam perbaikan.
Sedangkan perhubungan darat, ruas jalan Bireun – Takengon – Meulaboh,
kondisinya cukup baik dan masih dapat dilalui kendaraan roda empat. Ruas
Jalan Meulaboh – Banda Aceh, kondisi jalan hancur total dan masih belum
dapat dilalui. Ruas jalan Bireun – Keumala – Tangse – Geumpang – Tutut –
Meulaboh,
kondisi rusak berat dan sedang dalam perbaikan. Saat ini hanya dapat
dilalui kendaraan roda dua. Jalur Banda Aceh – Lhok Seumawe ( lintas
timur ), kondisi ruas jalannya dapat dilalui kendaraan roda empat.
Perhubungan Laut, Pelabuhan Malahayati telah berfungsi, dan saat ini
sedang disiapkan perbaikan gudang terbuka, gudang terminal, pengadaan
genset dan instalasi, pengadaan Radio Komunikasi SSB (Singele Side Band)
dan pembersihan areal pelabuhan.
Kondisi kegiatan Pemerintahan dilaporkan, dari 241 Kecamatan yang ada,
54 Kecamatan dinyatakan tidak berfungsi dan dari 5.958 Desa/Kelurahan
yang ada, 647 dinyatakan tidak berfungsi.
Posko Informasi TNI (23/1/05 jam 21.45 WIB) melaporkan jumlah Pasukan
Satgas TNI yang melaksanakan kegiatan dalam penanggulangan pasca bencana
gempa bumi dan gelombang tsunami di
Provinsi NAD dan Sumatera Utara sebanyak 5.074 orang ( TNI AD, 2.684
orang, TNI AL, 1.700 orang, TNI AU, 748 orang dan Mabes TNI, 42 orang ).
Sedangkan jumlah personel Militer Asing dalam rangka bantuan kemanusiaan
pasca bencana alam di Provinsi NAD sebanyak 3.171 orang, meliputi : 965
orang berasal dari Singapura, 216 orang dari Malaysia, 58 orang dari
Amerika, 250 orang dari Perancis, 160 orang dari Rusia, 785 orang dari
Australia, 33 orang
dari Brunei, 200 orang dari Pakistan, 20 orang dari Jepang, 367 orang
dari Jerman, 40 orang dari Inggris, 24 orang dari Yordania, 50 orang
dari Swiss dan 3 orang dari Belanda.
Jumlah Pesawat Asing yang tergabung dalam rangka bantuan kemanusiaan
pasca bencana alam sebanyak 39 pesawat. Terdiri dari : Singapura 7
pesawat ( 4 Chinook, 2 C – 130 dan 1 pesawat Singa 6151 ), Malaysia 2
pesawat ( 1 M 23 – 15 dan 1 M 23 – 22 ), Amerika 14 pesawat ( 7 C-130
dan 7 Helly ), Perancis 5 pesawat ( 1 C-160 dan 4 pesawat Puma ), New
Zealand 1 pesawat Kiwi 790, Jepang 1 pesawat C-130/35 – 1072 , Jerman 2
pesawat Sea King dan Australia 4 pesawat Bell 205 Iroquios.
Sedangkan jumlah Kapal Laut sebanyak 6 buah meliputi : 3 Kapal Laut
Amerika di perairan Sabang, 2 Kapal Laut Singapura di perairan Sabang
dan 1 Kapal Laut India di perairan Sabang.
Dalam Siaran Pers Media Center LIN diinformasikan juga data di Satkorlap
Banda Aceh, jumlah logistik yang telah di distribusikan kepada pengungsi
korban gempa bumi dan tsunami sampai 23 Januari 2005 berupa makanan dan
minuman sebanyak 540.450 Kg. Sedangkan logistik berupa peralatan dan
perlengkapan sebanyak 178.155 Kg. *e-ti/LIN-tsl
|
|
|
|
BERITA LAINNYA |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
 |
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
 |
:: Pasca Tsunami H-30, Korban Meninggal 173. 981 Jiwa
:: Panglima TNI, Calang Akan Dibangun Segera
:: Relokasi Pengungsi, Pemerintah Sewa Tanah Penduduk
:: Pasca Tsunami H-25, Data Dpekes 166.320 Meninggal
:: Pasca Tsunami H-22 Meninggal 110.229, Hilang
12.132 Orang
:: Presiden: Reorganisasi Bakornas PBP
:: Pasca Tsunami H-20, 81.665 Korban Dimakamkan
:: Telah Terbuka 90% Jalan Utama Banda Aceh
:: Bakornas PBP, Telah Dievakuasi 65.594 Jenazah
:: Menko Kesra, Aceh Bersih 10 Hari Lagi
:: Pasca Tsunami, Banda Aceh Mulai Aktif
:: Menko Kesra: Relokasi Pengungsi Prioritas
:: Presiden: Jamin Korban Anak Yatim
:: Akibat Tsunami, 2.742 Sarana Ibadah Rusak
:: Deklarasi KTT Dampak Tsunami
:: 1178 Tenaga Medis, Depsos Salurkan 969 ton
Beras
:: RS Zainal Abidin Berfungsi, 36.266 Jenazah
Dievakuasi
:: Sejuta Anak Pengungsi Aceh
:: Upaya Tim Depdagri Pulihkan Pemerintahan
NAD
=> Data Korban
Tsunami di Aceh dan Sumut
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
|