A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
 
  B E R I T A
 ► Berita
 ► Wawancara
 ► Opini
 ► Editorial
 ► Resensi
 ► Leadership
 ► Berita KIB
 ► Berita Tsunami
 ► Berita 2003
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 

 


 
1178 Tenaga Medis

Depsos Salurkan 969 ton Beras


Banda Aceh 7/1/05: Pihak Depsos sampai hari keduabelas telah menyalurkan lebih 969 ton beras beserta berbagai lauk dan perlengkapan lain seperti ikan asin, sarden, susu, pakaian, selimut, sarung dan bahan pakaian. Sementara bidang kesehatan, sebanyak 1178 tenaga medis dan non medis relawan dalam dan luar negeri terdaftar membantu korban di Aceh.

Guna mendukung distribusi bantuan kepada pengungsi sampai hari keduabelas telah dikerahkan 44 penerbangan baik asing maupun dalam negeri. Selain bantuan dari udara khususnya di daerah tertentu seperti Lhok Nga juga telah dilakukan melalui jalur laut melalui speedboat sambil menunggu pulihnya jalur darat.

Sementara, Kamis (6/1/05) evakuasi korban bertambah 4.889 orang sehingga total data evakuasi korban dengan hari sebelumnya telah berjumlah 42.881 orang. Kendala dalam proses evakuasi ini terbentur masih kurangnya perlengkapan (sepatu, sarung tangan, masker dan kantong mayat) serta semakin sulitnya medan.

Siaran pers Posko Kominfo/LIN di Aceh yang diterima Tokoh Indonesia Jumat (7/1/05) menyebutkan perkembangan dalam penanganan pengungsi selain telah berjalan sesuai dengan target, masih ada beberapa pengungsi seperti di Betung (Pidie) sebanyak 1500 orang yang belum ditangani secara optimal. Untuk itu pihak Bakornas minta agar penanganan pengungsi lebih dioptimalkan kembali dengan melibatkan secara proaktif dari pihak pemerintah di daerah.

1178 Tenaga Medis
Di bidang pengobatan dan kesehatan bantuan terus mengalir dari berbagai pihak yang sampai hari ini telah disalurkan kepada korban dan pihak rumah sakit. Di antaranya, berasal dari pemda Sulawesi Selatan, DKI Jakarta dan beberapa negara sahabat terutama dari Cina dan Jerman. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan sampai saat ini telah terdata sebanyak 1178 tenaga medis dan non medis yang terdaftar baik yang berasal dari relawan dalam dan luar negeri.

Upaya di bidang ini juga dilakukan melalui perbaikan sanitasi, pembagian vitamin, penyemprotan serta penyediaan air bersih. Keberadaan RS Zainal Abidin saat ini mulai optimal dalam penanganan korban seiring dengan semakin membaiknya infrstruktur pendukungnya.

Demikian pula kerjasama dengan pelbagai rumah sakit lain terus dilakukan terutama akibat keterbatasan perawatan, tenaga dan tempat yang dimilikinya termasuk mulai melakukan aktivitasnya secara optimal dalam menangani korban bencana oleh RS Zainal Abidin. Saat ini terdapat 154 korban penderita neurotic yang memerlukan penanganan tersendiri.

Upaya pengiriman tenaga medis terus dilakukan terutama di beberapa daerah yang diduga masih dinilai memprihatinkan, seperti di Meulaboh, Aceh Jaya dan Lamno. Saat ini relokasi para korban dan pengungsi sudah sangat mendesak dan menjadi prioritas sehingga beberapa pihak perlu terus bekerja keras menyelesaikan sesuai dengan program kerja yang telah dirancang dan disepakati.  *e-ti/mlp-LIN

  Berita Lainnya  

:: 1178 Tenaga Medis, Depsos Salurkan 969 ton Beras

:: RS Zainal Abidin Berfungsi, 36.266 Jenazah Dievakuasi

:: Sejuta Anak Pengungsi Aceh

:: Upaya Tim Depdagri Pulihkan Pemerintahan NAD

:: Kargo Gratis Garuda ke Aceh

:: Wapres: 3 Tahap Tanggulangi Bencana Tsunami

:: PMI Fokus di Meulaboh

:: Lindungi Anak Korban Tsunami

:: KTT Tsunami 6 Januari

:: Pengungsi Terus Bertambah

:: Difasilitasi Penerbangan Gratis

:: Daftar (Jumlah) Korban Tsunami di Aceh dan Sumut

:: Presiden: Gelar Konferensi Korban Tsunami

:: Posko Penanganan Bencana Aceh

 

 

=> Daftar (Jumlah) Korban Tsunami di Aceh dan Sumut