A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
 
  B E R I T A
 ► Berita
 ► Wawancara
 ► Opini
 ► Editorial
 ► Resensi
 ► Leadership
 ► Berita KIB
 ► Berita Tsunami
 ► Berita 2004
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 

 


 
Kapuspen Mabes TNI

Pelantikan Tiga Kepala Staf TNI

 

Jakarta 18/2/05: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari Jumat 18 Februari 2005 sekaligus melantik tiga Kepala Staf TNI yang baru, yakni Letjen Djoko Santoso sebagai KSAD (sebelumnya menjabat Wakil KSAD), Laksamana Madya Slamet Subijanto sebagai KSAL (sebelumnya menjabat Wakil Gubernur Lemhannas), dan Marsekal Madya Djoko Suyanto sebagai KSAU (sebelumnya menjabat Asisten Operasi KSAU).

Kapuspen Mabes TNI Mayjen Sjafrie Sjamsuddin mengumumkan hal itu Kamis 17 Februari 2005. Disebutkan, selanjutnya serah terima jabatan antara pejabat baru dan lama akan dilakukan oleh markas besar angkatan masing-masing pada kesempatan yang sama.

Dalam Keppres No6/TNI/2005 yang ditandatangani Presixden pada 16 Februari 2005, Presiden juga telah memberhentikan dengan hormat Kepala Staf TNI-AD (KSAD) Jenderal Ryamizard Ryacudu, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Bernard Kent Sondakh, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Chappy Hakim atas tugas-tugasnya selama ini.

 

Ketiga mantan kepala staf itu menjadi perwira tinggi di lingkungan Mabes TNI yang posisinya langsung berada di bawah Panglima TNI. Tidak ada jabatan struktural seperti asisten atau inspektur. Mereka masih aktif sambil menunggu masa bakti masing-masing berakhir.

 

Chappy Hakim) dan Bernard (Bernard Kent Sondakh) sebetulnya sudah melewati masa bakti. Tapi saat mereka menjadi kepala staf mendapat perpanjangan. Sedangkan Ryamizard masa aktifnya masih lama.

Sjafrie menambahkan, sekitar pukul 08.00 WIB Kamis 18/2/05, Panglima TNI Jenderal Endriartono memanggil tiga kepala staf lama untuk menyampaikan keppres tersebut secara formal. Dia menegaskan bahwa pergantian ini tidak mendadak, tapi melalui proses dan waktu yang lama.  *e-ti/tsl

  BERITA LAINNYA  
:: Pelantikan Tiga Kepala Staf TNI

:: Pergantian Kepala Staf TNI

:: Wapres: Ujian Memacu Peningkatan Mutu

:: Alwi Shihab: Aceh Masuki Tahap Transisi

:: Telkom Bebaskan Tagihan Januari-Februari

:: H+35, Evakuasi Korban dari Medan Sulit

:: Pasca Tsunami H-31, Sekolah Dimulai Kembali

:: Pemerintah-PBB Sepakat Empat Prioritas Kerja

:: Pasca Tsunami H-30, Korban Meninggal 173. 981 Jiwa

:: Panglima TNI, Calang Akan Dibangun Segera

:: Relokasi Pengungsi, Pemerintah Sewa Tanah Penduduk

:: Pasca Tsunami H-25, Data Dpekes 166.320 Meninggal

=> Data Korban Tsunami di Aceh dan Sumut