ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
 
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
 
  B E R I T A
 ► Berita
 ► Wawancara
 ► Opini
 ► Editorial
 ► Resensi
 ► Leadership
 ► Pernikahan
 ► Sebelumnya
 ► Search
 ► Poling Tokoh
 ► Selamat HUT
 ► Pernikahan
 ► In Memoriam
 ► Majalah
 ► Redaksi
 ► Buku Tamu
 

 


 
Mariana dan Syamsuhadi

Terpilih Jadi Wakil Ketua MA


Jakarta, 24/3/2003:  Mariana Sutadi (Ketua Muda Bidang Pembinaan dan Pengawasan) dan Syamsuhadi (Ketua Muda Peradilan Agama), terpilih menjadi Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) yang kosong hampir selama satu tahun, melalui pemilihan secara terbuka, Rabu (24/3/2003). Kedua Wakil Ketua MA ini terpilih dari lima calon.

 

Mariana mendapatkan 28 suara, sementara Syamsuhadi memperoleh 20 suara setelah melalui dua putaran pemungutan suara. Putaran pertama dilakukan 27 Februari 2004. Kemudian, pemilihan putaran kedua digelar di ruang Asikin Kusumahatmadja Gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta, dengan dihadiri ketua pengadilan negeri, pengadilan tinggi, dan Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum dan Tata Usaha Negara.

Pemilihan kedua dibuka Panitera/Sekretaris Jenderal MA Gunanto S pukul 11.00, dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan kesanggupan dan pembacaan visi para calon Wakil Ketua MA. Kemudian secara berturut-turut, Abdulkadir Mappong, German Hoediarto, Mariana Sutadi, Paulus Effendi Lotulung, dan Syamsuhadi menyampaikan visi mereka sebagai Wakil Ketua MA.

Setelah itu 38 hakim agung yang hadir menuliskan nama orang yang dipilihnya dan memasukkan ke dalam kotak merah yang diedarkan panitia. Pada pemungutan suara tahap pertama Mariana Sutadi memperoleh suara mayoritas (28 suara), German Hoediarto (6 suara), Paulus Effendi Lotulung (4 suara), dan Syamsuhadi serta Mappong kosong.

Setelah itu, panitia melakukan lagi pemungutan suara tahap kedua untuk memperoleh Wakil Ketua MA. Karena sudah terpilih, maka nama Mariana dicoret dari daftar nama calon Wakil Ketua MA. Panitia kembali membagikan kertas suara, kali ini berwarna putih dan meminta para hakim agung memasukkan ke dalam kotak berwarna putih. Pada pemungutan suara tahap kedua ini Syamsuhadi memperoleh suara mayoritas (20 suara), Paulus Effendi Lotulung (10 suara), German Hoediarto (6 suara), dan Abdulkadir Mappong (2 suara).

Ketua MA Bagir Manan seusai pemilihan mengatakan bahwa setelah terpilihnya dua Wakil Ketua MA ini maka dalam waktu dekat pimpinan MA dan dua Wakil Ketua MA yang baru akan menggelar rapat untuk menentukan posisi kedua wakil ketua, apakah akan menjabat posisi wakil ketua yudisial atau non-yudisial. "Kita lihat minatnya. Kalau ternyata dia tidak suka bagaimana. Makanya kami akan menanyakan kepada mereka. Setelah selesai pemilihan wakil ketua ini, minggu depan, kami akan melakukan restrukturisasi Ketua Muda MA," kata Bagir.

Mengenai badan peradilan satu atap, Bagir mengatakan bahwa Keppres sudah turun. "Kami berunding dengan Menteri Kehakiman dan HAM mengenai kapan serah terima. Sekarang ini cetak biru itu sedang disusun oleh tim implementasi yang dipimpin hakim agung Abdul Rahman Saleh," kata Bagir.
 **e-ti/ht

  WAWANCARA  

:: Siswono Y. Husodo

:: Panji Gumilang,AS

:: AT Mahmud

:: Azwir Dainy Tara

:: Rokhmin Dahuri

:: Yusril Izha Mahendra

:: Theo L Sambuaga

:: Hidayat Nur Wahid

:: Slamet E. Jusuf

:: Bachtiar Chamsyah

:: Jusuf Kalla

:: Abdul Khaliq Ahmad

:: Alinafiah, MBA

:: Tambunan RO

:: Soenarno

:: Adang Ruchiatna

:: Alwi Shihab

:: Hatta Rajasa

:: Matori Abdul Djalil

:: Bagir Manan

:: Ali Sadikin

:: Satrio Billy Joedono

:: Butet Kertaradjasa

:: Aberson Sihaloho

 

 

 

 

 
Copyright © 2002-2004 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero