Bajoe Narbito
Kartu As Makin Murah
Jakarta 22/9/2004: Telkomsel sebagai perusahaan selular yang memiliki
jaringan GSM terluas di Indonesia semakin memanjakan pelanggannya. Bajoe Narbito, Direktur
Utama Telkomsel mengatakan bahwa Telkomsel telah menurunkan tarif
percakapan dan SMS bagi pengguna kartu As terhitung mulai tanggal 22
September 2004.
Dalam
jumpa pers di Wisma Mulia, Jakarta, (22/09/2004), Bajoe menjelaskan tarif panggilan ke PSTN yang tadinya sebesar Rp 990 turun
menjadi Rp 700, tarif panggilan ke operator seluler lain yang tadinya Rp
1.900 turun menjadi Rp 1.500, tarif panggilan sesama Telkomsel (simPATI
dan kartuHalo) yang tadinya sebesar Rp 1.600 turun menjadi Rp 1.200.
Selain itu, tarif SMS dibuat flat (tarif tetap) sebesar Rp 300 baik
pengiriman SMS untuk sesama kartu As, sesama Telkomsel (simPATI dan
kartuHalo) dan operator seluler lain. Tarif SMS ini terbilang murah
karena tarif yang selama ini berlaku berkisar antara Rp 325 – Rp 375.
Sebagai bagian dari promosi, pengguna kartu As dapat menikmat tarif SMS
sebesar Rp 100 hingga 31 Oktober 2004.
Menurut Bajoe Narbito, penurunan tarif percakapan dan SMS ini merupakan
salah satu wujud kepedulian Telkomsel dalam meningkatkan kesempatan
masyarakat luas untuk dapat menikmati layanan jasa selular dan
mendapatkan sarana komunikasi berkualitas dengan biaya yang semakin
terjangkau. Mereka juga tetap terus berupaya memperluas jaringannya yang
hingga saat ini didukung oleh sekitar 5.500 BTS (Base Transceiver
Station), 170 BSC (Base Station Controller) dan 60 MSC (Mobile Switching
Centre).
Sejak diluncurkan pada 24 Mei 2004 yang lalu, pertumbuhan pelanggan kartu
As menunjukkan angka yang cukup fantastis. Kurang lebih 1,4 juta pengguna
kartu As dalam waktu empat bulan berhasil diraih. Ini berarti setiap
bulannya terjadi penambahan lebih dari 300 ribu pelanggan baru Kartu As.
Angka ini terbilang fantastis sebab untuk memperoleh jumlah pelanggan
Kartu As sebesar itu dalam waktu empat bulan, produk Telkomsel yang lain
yaitu kartuHalo membutuhkan waktu kurang lebih 7 tahun.
Melihat prospek ke depan, dengan asumsi pertumbuhan pelanggan yang ada,
Telkomsel berharap dalam waktu empat bulan ke depan, pelanggan kartu As
akan bertambah dua kali lipatnya atau sekitar 2,4 juta pengguna.
Kartu As merupakan kartu prabayar yang menawarkan beragam fasilitas yang
tidak berbeda jauh dengan produk Telkomsel lainnya, kartu simPATI (prabayar)
dan kartuHalo (pascabayar) seperti fasilitas Bebas Roaming Nasional
(gratis terima telepon dari nomor operator manapun), SMS, dan terakhir,
fasilitas GPRS dan MMS.
Tidak cukup di situ saja, Telkomsel tertantang untuk terus memberikan
nilai tambah produknya dengan meluncurkan inovasi desain produk Kartu As
selalu ON pada awal Agustus 2004 yang lalu. Inovasi ini menjadi catatan
penting dalam dinamika industri selular Indonesia karena “kartu prabayar
yang selalu aktif – tanpa masa berlaku pulsa” merupakan yang pertama di
Indonesia.
Kartu As selalu ON mempunyai arti bahwa Kartu As akan terus aktif (bisa
menelepon dan ditelepon) secara otomatis untuk setiap periode 30 hari ke
depan. Seperti yang kita ketahui, pada umumnya, masa aktif produk kartu
prabayar ditentukan oleh berapa besar nilai pulsa yang ditambahkan pada
saat isi ulang (biasanya semakin kecil nilai pulsa yang ditambahkan,
semakin pendek juga masa aktifnya).
Masa aktif kartu As tidak didasarkan pada berapa nilai pulsa yang
ditambahkan pada saat isi ulang, tetapi berdasarkan penggunaan setiap
periode 30 hari. Dalam hal ini, apabila pelanggan kartu As telah memiliki
dan atau menggunakan pulsa ≥ Rp 25.000 maka secara otomatis pada periode
30 hari berikutnya, kartunya akan berstatus “Aktif” (bisa menelepon dan
ditelepon).
Sesuai dengan slogannya, “Nomor Cuma-Cuma, Pakenya Suka-Suka”, harga
paket perdana kartu As hanya sebesar Rp 25.000 termasuk di dalamnya pulsa
senilai Rp 20.000 dan satu nomor cuma-cuma. Kartu As dilengkapi dengan
voucher isi ulang senilai Rp 20.000 dan Rp 50.000. Diharapkan, harga
paket perdana dan voucher isi ulang kartu As yang murah ini dapat
menjangkau seluruh lapisan masyarakat terutama segmen pengguna kartu
prabayar di Indonesia. *e-ti |
|
|
|