|
|
ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA |
|
| Search |
|
|||||||||||||||
|
|
|
|||||||||||||||
|
|
|
|
|
|||||||||||||
| :: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka :: | ||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||
|
|
C © updated 020503 | |||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Rapim VI Partai GolkarSatu Capres Definitif, 5 Februari 2004Jakarta 1/5/03: Rapat Pimpinan Partai Golkar menyepakati penetapan satu calon presiden dalam Konvensi Pemilihan Presiden akan dilaksanakan pada 5 Februari 2004. Jadi, Partai Golkar akan memiliki calon presiden definitif dua bulan sebelum Pemilu Dewan Perwakilan 5 April 2004 (setelah penetapan Daftar Calon Tetap legislatif). Rapat Paripurna Pimpinan VI Partai Golkar yang berlangsung di Hotel Hilton, Jakarta, Kamis (1/5), berlangsung alot saat membahas hal ini.Materi konvensi tersebut dirumuskan dalam dua opsi, yaitu sebelum Pemilu DPR dan setelah Pemilu DPR. Dalam pemandangan umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Rabu petang, 14 dari 30 DPD provinsi menghendaki agar penetapan satu calon dilaksanakan sebelum Pemilu DPR. Sementara itu, delapan DPD netral, dan delapan DPD lainnya mendukung diadakan setelah Pemilu DPR. Keputusan penting lain adalah soal hak suara dalam konvensi. Rapim menyepakati, hak suara DPP sebanyak 18 suara, 30 DPD provinsi masing-masing tiga suara, 416 DPD kabupaten/kota masing-masing satu suara. Untuk organisasi sayap, seperti Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) dan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) ditetapkan masing-masing satu hak suara. Begitu pula organisasi pendiri Partai Golkar (Soksi, Kosgoro, dan MKGR) masing-masing satu suara. Demikian juga lima organisasi yang didirikan Partai Golkar, yaitu MDI, Satkar Ulama, Alhidayah, AMPI dan HWK, masing-masing satu suara. *e-ti Surya Paloh Nyatakan Calonkan DiriJakarta 1/5/03: Pemimpin Umum Media Indonesia Surya Paloh menyatakan memastikan diri untuk ikut sebagai peserta Konvensi Pemilihan Presiden dari Partai Golkar. Namun, tokoh pers itu belum memastikan apakah dirinya akan ikut sampai babak akhir konvensi atau menyerahkan suaranya ke Ketua Umum Partai Golkar apabila kelak bertemu dalam lima besar. Hal itu dikemukakan dalam konferensi pers di Lantai 15 Laguna Tower Hilton, Jakarta, 1/5/03.Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak didukung dan dibantu keluarga Cendana sebagaimana rumor yang berkembang. Tujuannya ikut menjadi calon presiden semata-mata didasarkan pada niat baik, keyakinan, untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang lebih baik. Dia juga ingin melakukan pendidikan politik bahwa cita-cita menjadi presiden tidak perlu lagi dipandang sebagai cita-cita yang aneh, tetapi merupakan hak politik semua anak bangsa. *e-ti Aktivis anti-Orde Baru Serukan PDI-P Jangan Berkoalisi dengan GolkarJakarta 1/5/03: Sejumlah aktivis anti-Orde Baru menyerukan agar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tidak berkoalisi dengan Partai Golkar. Mereka memandang, Partai Golkar masih sebagai salah satu mesin utama Orde Baru. Padahal, prasyarat utama untuk mewujudkan reformasi total adalah membuat garis batas yang tegas antara masa Orde Baru dan Orde Reformasi.Pernyataan Sekretariat Bersama Kelompok Kerja Petisi 50, Komite Waspada Orde Baru (KWOB), Gerakan Rakyat Marhaen, dan Himpunan Mahasiswa Islam-Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) itu disampaikan kepada Fraksi PDIP DPR di Gedung MPR/DPR, Kamis 1/5/03. Para aktivis anti-Orde Baru yang hadir adalah Sekretaris Pokja Petisi 50 Chris Siner Key Timu, Ketua Presidium KWOB Judilherry Justam, Ketua Umum GRM Soenardi, dan Ketua Umum Pengurus Besar HMI-MPO Safinuddin. Mereka diterima Ketua F-PDIP DPR Roy BB Janis, didampingi sejumlah fungsionaris F-PDIP seperti Firman Jaya Daeli, Agustin Teras Narang, William Tutuarima, Permadi, dan Emir Moeis. *e-ti Tiga Pasang Calon Gubernur SumutMedan 1/5/03: Tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara untuk periode 2003-2005 telah ditetapkan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara, Kamis 1/5/03. Ketiga pasangan tersebut adalah Tengku Rizal Nurdin dan Rudolf M Pardede (dicalonkan Fraksi PDI Perjuangan), Amrun Daulay dan Baskamy Ginting (dicalonkan Fraksi Amanat Nasional), dan Chairuman Harahap dan Serta Ginting (dicalonkan Fraksi Partai Golkar).Penetapan paket calon duet pimpinan daerah itu telah diputuskan dalam rapat pimpinan dewan dengan ketua-ketua fraksi yang berlangsung tertutup sehari sebelumnya. Hasil penetapan oleh unsur pimpinan DPRD tersebut tidak mengalami perubahan dengan paket yang diajukan fraksi-fraksi. *e-ti |
Irjen Hamaminata Perwira yang KonsekuenMantan Kapolda Metro Jaya Irjen (Purn) Hamaminata, 57, meninggal dunia di ruang ICU-A lantai V Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan, Kamis 1 Mei 2003, sekitar pukul 10.30 WIB, akibat menderita penyakit kanker getah bening.Ia sosok polisi yang jarang mengeluh, disiplin, perwira yang konsekuen dan tekun. Ia meninggalkan seorang istri dan dua orang putra. Lulusan AKABRI tahun 1970 ini mengawali karier sejak bertugas di Kalimantan Timur dengan jabatan Kabag Operasi Polres Berau dan Bulungan, Wakasatserse dan Dansat Serse Polda Kaltim. Kemudian pindah ke Jakarta, menjabat sebagai Kapolres Jakarta Utara, Kepala Sekolah Polisi Negara Lido, Sukabumi, Kapolres Jakarta Pusat, lalu Wakil Asisten Perencanaan Polda Metro Jaya, Wakapolda Metro Jaya sampai menjadi Kapolda Metro Jaya pada 14 Maret 1996. Ia dirawat sejak 30 Maret 2003 di ruang President Suite RSPP. Namun, pada Sabtu 26 April, dipindahkan ke ruang ICU-A karena kondisinya mulai kritis. Sejak masuk RSPP, perwira tinggi Polri tersebut dirawat oleh tim dokter yang dipimpin Dewata Dermawan (ahli hermatologi/penyakit dalam). Jenazah disemayamkan di rumah duka di Kompleks Perumahan Bintaro Jaya Sektor VII Jl Teuku Umar Blok FB 3 No 7. Dimakamkan secara militer di blok khusus AAI Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir pukul 16.00. Kapolda Metro Jaya Irjen Makbul Padmanagara menjadi inspektur upacara pemakaman. *e-ti |
|||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
| Copyright © 2003 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero |