ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Search     A   B     D     F       I       L     N   O   P   Q   R   S     U     W     Y   Z
BERITA

:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::

C © updated 150303
INDEX BERITA   

garis

:::::: Berita garis

:::::: Wawancara garis
:::::: Opini
garis
:::::: Editorial
garis
:::::: Resensi
garis
:::::: Leadership
garis
:::::: Selamat HUT
garis
:::::: Pernikahan
garis
:::::: In Memoriam
garis
:::::: Sebelumnya
garis
:::::: Redaksi
garis

 
garis
garis

 

Calon Presiden

Sultan HB X Terserah Rakyat


Jogjakarta 13/3/03: Hasil jajak pendapat SS Syndicate menempatkan pasangan Sri Sultan Hamengku Buwono X (HB X) dan Jusuf Kalla paling berpeluang jadi Presiden dan Wakil Presiden dengan 27,9 % responden. Di urutan kedua, Nurcholis Madjid-Jusuf Kalla (27%),. Ketiga, Megawati-Soesilo Bambang Yudhoyono (19,2%). Keempat, Amien Rais-Yusril Ihza Mahendra (10,5%) dan kelima Megawati-Hamzah Haz (6%).

Jajak pendapat ini dilakukan di 29 kota/kabupaten pada tanggal 1-10 Maret 2003 dengan 10.000 responden (61,6% laki-laki dan 38,4% perempuan). Usia responden 17-27 tahun (45%), 28-38 (29,4%), 29-49 (18,8%) dan 50 tahun ke atas (7,6%). Pendidikan SD (7,7%), SLTP (10,3%), SLTA (51,1%), Diploma (10,5%) dan Sarjana (20,3%).

Sultan HB X mengatakan tidak bisa menanggapi apa-apa soal hasil poling tersebut. Ia menyerahkan kepada aspirasi rakyat dalam pemilihan langsung pada Pemilu 2004 mendatang. ”Itu hanya polling. Yang mau milih kan 100 juta rakyat Indonesia,'' katanya, usai menghadiri pembukaan Pertemuan Studi Komite AIPO (ASEAN Inter Parliamentary Organization) di Hotel Sheraton Mustika Yogyakarta, Kamis (13/3/03) pagi.

Sementara, Ketua Partai Golkar (PG) Akbar Tandjung yang diminta komentarnya mengenai hasil jajak pendapat SS Sindicate mengatakan opini yang berkembang di masyarakat akan menjadi pertimbangan, apalagi jika diusulkan oleh dewan pimpinan partai dari daerah-daerah. Ia bilang, PG akan membantu meyusunan konsep seleksi calon presiden melalui konvensi dalam pertemuan nasional. Pertemuan nasional itu akan dihadiri seluruh jajaran pimpinan partai sampai ke tingkat kabupaten dan kota. 'Waktunya belum diputuskan, tetapi kemungkinan besar setelah pemilihan anggota-anggota DPR dan tentunya sebelum pemilihan presiden,'' ujarnya.

Sementara itu, Rakernas PDI-P ke-6, di Jakarta, telah menetapkan Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden yang akan diajukan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) pada pemilihan 2004 mendatang. Megawati diberi kepercayaan untuk memilih pasangan calon wakil presiden yang mempunyai platform yang sama dengan PDIP dan anti KKN.

Beberapa nama disebut-sebut berbagai kalangan yang munkin menjadi pasangan Megawati. Salah satu di antaranya Jusuf Kalla. Sementara, menanggapi hal ini, Jusuf Kalla mengatakan: ”Terima kasih, kalau saya dibicarakan. Tetapi kalau bicara soal koalisi, itu urusan partai dengan partai, bukan antar perseorangan.'' *e-ti

  

BJ Habibie

Ingin Jadi Pertapa

Jakarta 10/3/03: Mantan Presiden BJ Habibie menyatakan keinginannya untuk menjadi pertapa (manandita), karena merasa umurnya sudah semakin tua. Ia tidak lagi ingin bersentuhan dengan politik praktis. "Saya hanya menjadi manandita saja," katanya kepada wartawan di Habibie Centre, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Senin 10/3/03.


Copyright © 2003 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero