ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Search     A   B     D     F       I       L     N   O   P   Q   R   S     U     W     Y   Z
BERITA

:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::

C © updated 110303
INDEX BERITA   

garis

:::::: Berita garis

:::::: Wawancara garis
:::::: Opini
garis
:::::: Editorial
garis
:::::: Resensi
garis
:::::: Leadership
garis
:::::: Selamat HUT
garis
:::::: Pernikahan
garis
:::::: In Memoriam
garis
:::::: Sebelumnya
garis
:::::: Redaksi
garis

 
garis
garis

 

BJ Habibie

Ingin Jadi Pertapa

Jakarta 10/3/03: Mantan Presiden BJ Habibie menyatakan keinginannya untuk menjadi pertapa (manandita), karena merasa umurnya sudah semakin tua. Ia tidak lagi ingin bersentuhan dengan politik praktis. "Saya hanya menjadi manandita saja," katanya kepada wartawan di Habibie Centre, Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Senin 10/3/03.

Sebelumnya, Habibie bersama isteri bertemu dengan Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta, sekitar 1,5 jam. Pertemuan di kediaman Megawati itu, menurut Habibie hanya silaturahmi antarkeluarga. "Kami bicara kekeluargaan dan tentang kondisi kesehatan Ibu (Ny Ainun Habibie-Red),” katanya. Ia bersyukur isterinya bisa datang ke Indonesia dalam keadaan sehat. Mungkin satu atau dua bulan di Indonesia, setelah itu kembali ke Jerman lagi untuk perawatan. ”Mungkin akhir tahun nanti bisa berkunjung lagi kemari, jadi memang harus bertahap, karena keadaan Ibu yang pernah collapse," tuturnya didampingi Ny Ainun seusai bertemu Megawati.

Menurut siaran pers The Habibie Centre, Habibie akan bertemu dengan mantan Perdana Menteri (PM) Australia Malcolm Fraser dan mantan PM Belanda Andreas van Agt, yang akan hadir dalam Forum Interaction Council. Pertemuan tokoh-tokoh agama dunia ini akan berlangsung tanggal 11-12 Maret di Jakarta membahas tentang kekhawatiran berubahnya perang melawan terorisme menjadi benturan peradaban. *e-ti

Rakernas PDIP

Kukuhkan Megawati Calon Presiden

Jakarta 10/3/03: Rakerna VI DPP PDI-P mengukuhkan Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden dari PDI-P pada Pemilu 2004. Rakernas bertema "Bersama Rakyat Kita Sukseskan Pemilu 2004" yang diikuti 781 orang berlangsung Senin 10/3/03 malam sampai Kamis 13/3/03 di Hotel Shangri-La, Jakarta, itu juga akan menetapkan kriteria-kriteria calon wakil presiden yang akan mendampingi Megawati.

Menurut Ketua Panitia Pengarah Rakernas Pramono Anung Wibowo, ada tiga sasaran yang dibahas dalam Rakernas VI PDI-P ini, yaitu sosialisasi undang-undang (UU) bidang politik, penjaringan dan penyaringan calon anggota legislatif (caleg), dan pembahasan perkembangan sosial politik nasional dan internasional.

Pramono mengungkapkan, PDI-P melihat bahwa calon presiden perlu mendapat dukungan basis yang kuat di legislatif supaya tidak diganggu. Sementara mengenai kriteria calon wapres disebut calon tersebut memiliki dukungan basis yang kuat, apakah dari kelompok religius atau nasionalis. Yang terpenting bagi PDI-P, calon wapres punya pemahaman dan pandangan yang sama dan sudah final tentang negara kesatuan, kebangsaan, Pancasila, dan Pembukaan UUD 1945. *e-ti

Ganti Manajemen

Segera RUPSLB Ban Lippo

Jakarta 10/3/03: Kepala BPPN Syafruddin Temenggung dalam surat 10/3/03 meminta manajemen Bank Lippo untuk segera mengadakan RUPSLB paling lambat awal April mendatang. Rapat itu akan mengagendakan penggantian manajemen menyusul kasus laporan keuangan ganda bank tersebut.

Pemerintah selaku pemegang saham mayoritas berupaya menjaga kesehatan bank tersebut. Sejauh ini kinerja bank tersebut masih belum terpengaruh oleh berita skandal laporan keuangan ganda. Bahkan, menurut Syafruddin, rasio kecukupan modal (CAR) bank masih di atas ketentuan Bank Indonesia yakni 24 persen. Namun, tidak tertutup kemungkinan kinerja bank akan terpengaruh, apabila kasus laporan keuangan ganda tidak segera ditangani dengan baik. *e-ti

  

96 Orang

Bakal Calon Gubernur Jabar


Bandung 08/03/03: Pendaftaran bakal calon Gubernur Jawa Barat (Jabar) periode 2003-2008 telah ditutup Jumat (7/3/03). Tercatat 172 orang yang mencalonkan diri untuk menggantikan Gubernur HM Nuriana itu. Namun, setelah formulir pendaftaran dihitung, tidak seluruhnya pelamar mengembalikan formulir pendaftaran kepada hingga batas waktu penutupan pukul 16.00.

Copyright © 2003 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero