ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Search     A   B     D     F       I       L     N   O   P   Q   R   S     U     W     Y   Z
BERITA

:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::

C © updated 230103
INDEX BERITA   

garis

:::::: Berita garis

:::::: Wawancara garis
:::::: Opini
garis
:::::: Editorial
garis
:::::: Resensi
garis
:::::: Leadership
garis
:::::: Selamat HUT
garis
:::::: Pernikahan
garis
:::::: In Memoriam
garis
:::::: Sebelumnya
garis
:::::: Redaksi
garis

 
garis
garis

 

Gus Dur – Amien

Siap Hadapi Tantangan Mega


Jakarta 22/01/03: Mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, menyambut baik dan siap menghadapi tantangan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri untuk bertarung dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2004.

Pernyataan kesiapan Abdurrahman Wahid, yang juga Ketua Dewan Suryo Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu disampaikan salah seorang Ketua PKB Muhaimin Iskandar kepada wartawan di Solo, Rabu 22/1/03. Sementara, kesiapan Amien Rais disampaikan sendiri saat ditanya pers di Gedung MPR/ DPR, Jakarta.

Amien yang mengaku mendengar langsung dari Elshinta, tantangan Mbak Mega pada lawan-lawan politiknya atau siapa pun untuk bertarung di Pemilu 2004 itu sesuatu yang normatif. Sesuatu yang benar. Tidak ada yang aneh. Tidak ada yang perlu didiskusikan. Ia menegaskan, begitu melangkah ke dunia politik, ia harus selalu siap menghadapi tantangan Pemilu 2004.

Muhaimin mengatakan, PKB sampai hari ini tetap akan mencalonkan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai calon presiden pada Pemilu 2004 mendatang. Kendati ia mengakui, memang ada sejumlah kelemahan Abdurrahman Wahid yang masih harus dituntaskan. Tapi ia menegaskan, betapa pun pemerintahan Gus Dur masih lebih baik dibanding pemerintahan saat ini.

Sehubungan dengan itu, dikatakan, PKB siap menghadapi tantangan pemilihan presiden 2004 dengan menjagokan Gus Dur. Walaupun dikemukakan juga bahwa di kalangan PKB memang ada kader lain yang memiliki kualitas setara. Namun, pengorbitannya harus perlahan-lahan dan sampai hari ini Abdurrahman Wahid memiliki kapasitas terbaik bagi PKB.


Sementara, sejumlah elite politik menyambut baik tantangan Megawati untuk bertarung secara jantan dalam Pemilu 2004. Ketua Fraksi Partai Golkar (F-PG) DPR Marzuki Achmad mengatakan agar pertarungan menjadi adil, maka aturan seperti UU Pemilu maupun UU tentang Pemilihan Presiden dan Wapres harus benar-benar mencerminkan rasa keadilan tersebut.

Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) DPR Barlianta Harahap, mengatakan tantangan Megawati sah-sah saja karena Mega dan PDIP merasa memiliki kekuatan yang cukup saat ini untuk bertanding. Tapi, semua itu harus dilandasi aturan main yang fair dan adil pula.

Ketua DPR yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar Akbar Tandjung, mengatakan pernyataan Megawati itu menunjukkan sikap keterbukaan dan sportivitasnya dalam berpolitik. Menurutnya, memang jika ingin merebut kekuasaan, nanti pada waktunya adalah di Pemilu 2004.

Koalisi Nasional
Sementara itu, Rabu 22/01/03, sejumlah tokoh oposisi mendeklarasikan Koalisi Nasional sebagai bentuk perlawanan terbuka terhadap pemerintahan Megawati-Hamzah Haz. Koalisi Nasional itu disebut didukung oleh 40 organisasi buruh, partai politik, organisasi lain dan gerakan mahasiswa yang dalam beberapa waktu terakhir ini sering meramaikan aksi-aksi jalanan. Mereka menilai, pemerintahan Mega-Hamzah telah gagal membawa bangsa Indonesia keluar dari krisis dan justru membawa Indonesia dalam keadaan lebih buruk.

Namun yang melakukan Deklarasi Koalisi Nasional itu adalah sembilan aktivis yang selama ini aktif turun ke jalan menentang pemerintahan Mega-Hamzah. Mereka itu di antaranya Partai Nasionalis Bung Karno (PNBK) Eros Jarot, Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD) Haris Rusli Moti, Ketua Umum Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI) Dita Indah Sari, Koordinator Front Aksi Mahasiswa Universitas Indonesia (FAM UI) Candra, dan Fadjroel Rachman dari Masyarakat Sosialis Indonesia (MSI). *e-ti
 

Baca juga:

Manakala Megawati Bicara


  

Tantang Lawan Politiknya

Manakala Megawati Bicara

Jakarta 21/01/

03: Pre-siden Mega-wati Sukar-noputri selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia berbicara. Ia mengajak lawan politiknya secara jantan bertarung di Pemilu 2004. Tantangan itu disampaikan menanggapi manuver lawan-lawan politiknya yang hendak menjatuhkannya secara inkonstitusional.

 

Copyright © 2002 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero