SELAMAT DATANG ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Search     A   B     D     F       I       L     N   O   P   Q   R   S     U     W     Y   Z
BERITA
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
C © updated 141202
BERITA SINGKAT
INDEX BERITA   

garis

:::::: Berita garis

:::::: Wawancara garis
:::::: Opini
garis
:::::: Editorial
garis
:::::: Resensi
garis
:::::: Leadership
garis
:::::: Selamat HUT
garis
:::::: Pernikahan
garis
:::::: In Memoriam
garis
:::::: Sebelumnya
garis
:::::: Redaksi
garis

 
garis
garis

 

Sekjen Dephan

Suprihadi SIP Gantikan Johny Lumintang


Jakarta 13/12/02: Jabatan Sekjen Departeman Pertahanan dari Letjen (Purn) Johny Lumintang diserahterimakan kepada Marsdya Suprihadi SIP (mantan Komadan Jenderal Akademi Militer). Dan jabatan Irjen Dephan dari Letjen TNI (Mar) Suharto diserahterimakan kepada Mayjen TNI Poerwadi SIP (mantan Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI). Acara serahterima disaksikan Menhan Matori Abdul Djalil, Jumat 13/12/02.
 
Usai acara itu, Menteri Pertahanan Matori Abdul Djalil menjawab wartawan menyatakan setiap gerakan yang ingin memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) itu artinya gerakan separatis. Karena telah menjadi tekad bersama bahwa NKRI adalah sesuatu yang sudah final.  *eti
 
Mutasi 29 Pejabat Kejaksaan

Antasari Azhar gantikan Barman Zahir


Jakarta 13/12/02: Jaksa Agung MA Rachman mutasikan 29 pejabat eselon II di jajaran kejaksaan dengan surat keputusan bernomor Kep-665/A/JA/12/2002 tertanggal 3 Desember 2002. Di antaranya Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Barman Zahir yang menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi digantikan Antasari Azhar yang kini menjabat Wakil Kepala Kejati (Wakajati) Riau.
 
Menggantikan Antasari ,, dipromosikan Kemas Yahya Rachman, jaksa penuntut umum kasus Rahardi Ramelan, yang saat ini menjadi Kepala Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi. Lalu, RJ Suhandoyo yang kini menjadi Asisten Intelijen Kejati DKI Jakarta dan pernah menjadi Kepala Bagian Humas (Kabahumas) Kejagung di masa Andi Ghalib menjadi Wakajati Sumatra Barat.

Adnan Buyung Nasution

Soal Nama TPM Pembela Ba’asyir


Jakarta 13/12/02:  Dr Adnan Buyung Nasution keberatan apabila tim pengacara yang mendampingi Ustad Abu Bakar Ba’asyir menggunakan nama Tim Pembela Muslim (TPM). Karena,  menurutnya, semestinya pengacara bersifat obyektif, tidak partisan, dan mengedepankan hak asasi manusia. Ia mengaku sampai kini masih tetap mendampingi Ba’asyir, sejak awal keberatan kalau namanya TPM. “Karena itu, tim pengacara Ba’asyir diberi nama Tim Pembela Abu Bakar Ba’asyir (TPABB) saja," kata advokat senior itu kepada pers, Jumat 13/12/02.


Suku Bunga Sbi Berkisar 13 Persen


Jakarta 13/12/02: Suku bunga SBI jangka waktu satu bulan sejak September 2002 terus berada di tingkat 13 persen, dimana pada 11 September tercatat sebesar 13,78 persen dan sejak Oktober hingga 12 Desember lalu terus berada di kisaran 13,04 persen hingga 13,10 persen.
Gubernur Bank Indonesia Syahril Sabirin menyatakan tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) hingga akhir tahun sulit turun dari 13. Namun, kemungkinan turun bisa saja terjadi walau sulit melapaui 12 persen.
 


  

Usman Dja’far

Terpilih Gubernur Kalbar

Pontianak 12/12/02:  Usman Dja'far dan LH Kadir terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat (Kalbar) periode 2003-2008. Pasangan yang diajukan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan itu mendapat 32 suara dari 54 anggota DPRD Kalbar, mengalahkan saingannya Gusti Syamsumin dan Sebastian M Kaphat yang memperoleh 22 suara dalam pemilihan (Sidang Paripurna DPRD Kalbar)  yang berlangsung tertib, Kamis 12/12/02.
 
Pemilihan gubernur/wagub yang diikuti empat pasang calon itu dipimpin Ketua Panitia Pemilihan Silvanus Singkalang. Pada putaran pertama, Usman Dja’far-LH Kadir memperoleh 21 suara, Gusti Syamsumin - Sebastian Massardy Kaphat 19 suara (dicalonkan Fraksi Partai Golkar), pasangan Henri Usman-Michael Oendoen 8 suara, dan Djawari-Rudy Alamsyahrum 6 suara (Fraksi PDI Perjuangan)
Putaran kedua diikuti dua pasang calon teratas. Usman Dja'far-LH Kadir mendapat tambahan 11 suara, sementara Gusti Syamsumin-Sebastian M Kaphat hanya mendapat tiga tambahan suara. *eti
 

Copyright © 2002 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero