SELAMAT DATANG ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Search     A   B     D     F       I       L     N   O   P   Q   R   S     U     W     Y   Z
BERITA
:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::
C © updated 041202
BERITA SINGKAT
INDEX BERITA   

garis

:::::: Berita garis

:::::: Wawancara garis
:::::: Opini
garis
:::::: Editorial
garis
:::::: Resensi
garis
:::::: Leadership
garis
:::::: Selamat HUT
garis
:::::: Pernikahan
garis
:::::: In Memoriam
garis
:::::: Sebelumnya
garis
:::::: Redaksi
garis

 
garis
garis

 

Pemerintah

Idul Fitri 6 Desember


Jakarta 04/12/02: Pemerintah menetapkan tanggal 1 Syawal 1423 Hijriah atau Idul Fitri jatuh pada hari Jumat, 6 Desember 2002. Menurut Direktur Pembinaan Peradilan Agama Departemen Agama Wahyu Widiana, dari pemantauan yang dilakukan 331 Pengadilan Agama di seluruh Indonesia, 53 pengadilan melaporkan tidak melihat bulan. Lalu karena tidak terlihat hilal, maka pemerintah menetapkan bulan Ramadhan disempurnakan menjadi 30 hari, sehingga tanggal 1 Syawal 1423 jatuh pada hari Jumat 6 Desember.

Dijelaskan, dari seluruh metode hisab yang dilakukan 11 ormas Islam, hanya dua ormas yang berpendapat beda, yakni Muhammadiyah dan Al-Manshuriyah yang tetap merayakan Idul Fitri hari Kamis 5 Desember ini.

Sehubungan dengan perbedaan ini, Menteri Agama Said Agil Husin Al Munawar pada sidang istbat (penetapan) di Jakarta, Rabu 4/1202 mengatakan perbedaan ini sudah diantisipasi dengan melakukan pertemuan dengan ormas Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan para ahli astronomi. Perbedaan penetapan Idul Fitri juga terjadi pada tahun 1992, 1993 dan 1998. Sehingga ia berharap agar perbedaan ini tidak perlu dibesar-besarkan.
 

Nahdlatul Ulama

Idul Fitri 6 Desember


Jakarta 03/12/02: Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1423 Hijriah jatuh pada hari Jumat 6 Desember 2002. Namun kepastian tersebut masih harus menunggu rukyah (observasi) karena pada hari Rabu (4/12) petang ketika matahari terbenam, tinggi hilal (rembulan di usia muda) di seluruh Indonesia belum mencapai 1 derajat, bahkan di Merauke hilal masih di bawah ufuk minus nol derajat, 20 menit, 13 detik, sehingga sulit dirukyah.

Sementara, Menteri Agama (Menag) Said Agil Husin Al Munawar juga akan menetapkan kepastian Idul Fitri tanggal 1 Syawal 1423 Hijriah, Rabu 4/12/02 malam. Keputusan itu akan ditetapkan dalam sidang bersama lembaga-lembaga terkait setelah menerima laporan hasil rukyat dari seluruh Tanah Air.

MA Rachman

Dilaporkan ke Mabes Polri


Jakarta 03/12/02: Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara Negara (KPKPN) hari Selasa 3/12/02 secara resmi melaporkan hasil pemeriksaan terhadap Jaksa Agung MA Rachman kepada Mabes Polri. Ketua KPKPN Jusuf Syakir didampingi dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP), Julius Usman dan Firman Jaya Daeli, menyampaikan langsung laporan itu kepada Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Mabes Polri Komisaris Besar Murawi Effendi. MA Rachman dilaporkan karena diduga tidak jujur melaporkan kekayaannya.

Sementara, pihak Kejaksaan Agung bereaksi keras atas langkah KPKPN melaporkan Jaksa Agung ke Mabes Polri. Melalui Kepala Pusat Penerangan Kejaksaan Agung Barman Zahir kepada wartawan di Jakarta, Kejaksaan Agung (Kejagung) menuding ada konspirasi politik untuk menjatuhkan MA Rachman dari jabatan Jaksa Agung. KPKPN dinilai telah menjadi alat politik pihak tertentu untuk menjadikan Rachman sebagai target yang harus dijatuhkan.

Dipecat, Dua Anggota DPRD Malang


Malang 03/12/02: Dua orang anggota Dewan dari Fraksi Gabungan DPRD Kota Malang yakni Oetojo Sarjito (wakil ketua dari Partai Amanat Nasional) dan Achmad Subhan (anggota Komisi A dari Partai Keadilan) yang keduanya tergabung dalam Fraksi Gabungan dipecat dari keanggotaan fraksi.

Menurut Ketua Fraksi Abdul Manaf yang juga dari PAN itu, alasan pemecatan karena mereka tidak bisa diajak bekerja sama dalam fraksi gabungan. Rapat pemecatan Oetojo Sardjito dan Achmad Subhan dilakukan Senin (2/12) sekitar pukul 15.30 di ruang F-Gab, ditandatangani oleh enam anggota fraksi lainnya yakni Achmad Zaenuri (PPP), Rochmad Setiyoso (PBB), Sadjid Jasin (PKP), Abdul Manaf (PAN), Yulia Affandi (PAN), dan Bambang Dwijo Lelono (PAN).

  PEJABAT
A. Ansori Mattjik

Rektor IPB 2002-2007

Bogor 02/12/02: Prof Dr Ir Ahmad Ansori Mattjik MSc akhirnya terpilih sebagai Rektor IPB untuk periode 2002-2007. AA Mattjik memperoleh 15 suara, sedangkan saingan ketatnya Eriyatno mendapat 10 suara.  Hasil tersebut diperoleh setelah Majelis Wali Amanat (MWA) Institut Pertanian Bogor (IPB) melangsungkan proses seleksi tahap ketujuh di Gedung Rektorat IPB, Darmaga, Bogor, Senin 2/1202 siang.

Dalam proses penilaian yang ketat, mantan Pembantu Rektor I IPB ini harus bersaing dalam "Dialog Terbuka" dengan Prof Dr Ir Eriyatno MSc (Deputi Pembangunan Menteri Negara Urusan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah). Sebelumnya, kedua calon Rektor IPB ini berhasil menyisihkan sebanyak 176 bakal calon melalui enam tahap pemilihan. Prof Dr Ahmad Ansori Mattjik (56) berasal dari Jakarta. Dia menempuh pendidikan strata tiga (S3) dalam bidang Statistika Terapan di Colorado State University, Amerika Serikat.
 

Copyright © 2002 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero