|
|
 |
Lima Wakil Rektor UI Dilantik
Rektor Universitas Indonesia (UI) dr Usman Chatib Warsa SpMK PhD melantik
lima Wakil Rektor UI di Kampus UI Depok, Jumat (11/10). Mereka yang
dilantik adalah Dr Ir Sutanto Soehodo M.Eng (Wakil Rektor I Bidang
Akademik), Darminto SE MBA (Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Sumber
Daya Manusia), Drs Arie Susilo Setiabudi Msi (Wakil Rektor III Bidang
Kemahasiswaan dan Alumni), Edie Toet Hendratno SH MSi (Wakil Rektor IV
Bidang Kerja Sama dan Fasilitas), dan Prof Dr Martani Huseini (Wakil
Rektor V Bidang Pengembangan Universitas).
Dalam pidato pelantikannya, Usman Chatib Warsa mengatakan perubahan
pengelolaan perguruan tinggi negeri (PTN) dari paradigma birokrasi menuju
paradigma profesional merupakan bagian dari proses demokrasi di lingkungan
pendidikan. Dalam konsep PTN yang berstatus Badan Hukum Milik Negara (BHMN),
seluruh stakeholders pendidikan bisa berperan dalam menentukan masa depan
suatu lembaga milik negara
Dikatakan, dunia ini berubah dari hal yang lama menuju demokratisasi.
Artinya, dalam proses demokrasi itu masyarakat bisa berperan dalam
menentukan masa depannya sendiri. Dalam lingkungan pendidikan, masyarakat
juga ikut berperan dalam menentukan masa depan lembaga pendidikan seperti
di UI.
Menurut Usman, kendati PTN sudah berstatut BHMN pemerintah menjanjikan
subsidi tidak akan hilang. Jumlahnya minimal sama dengan yang diterima
saat ini. "Tidak ada keinginan pemerintah untuk mengurangi jumlah subsidi.
Sebab, yang kita kerjakan di sini merupakan kewajiban pemerintah untuk
meningkatkan sumber daya manusia bangsa ini," kata Usman.
Masalahnya, subsidi yang diberikan pemerintah itu tidak cukup untuk
memenuhi kebutuhan operasional UI. Konsekuensinya, universitas hendaknya
diberikan kebebasan untuk mencari uang sendiri, misalnya dengan mendirikan
ventura, membuka dana abadi, ataupun usaha lain yang diperbolehkan sesuai
aturan yang ada. *eti
Tarmidi Suhardjo
Dipecat dari Ketua DPD PDIP DKI
DPP PDI-P memecat Ketua DPD PDI-P DKI Jakarta Tarmidi Suhardjo. SK
pemecatan bernomor 205/DPP/KPTS/X/2002 tertanggal 8 Oktober 2002
ditandatangani Megawati dan Sutjipto selaku Ketua Umum Dan Sekjen.
Pemecatan itu berkaitan dengan pembangkangan Tarmidi soal pencalonan
gubernur DKI. Tarmidi tidak mendukung rekomendasi DPP untuk mencalonkan
Sutiyoso. Malah Tarmidi bersikeras mencalonkan diri didukung partai lain
yakni PAN.
Selain memecat Tarmidi, DPP PDI-P juga memberikan peringatan terhadap
Ugiek Sugihardjo dan Dadang Hamdani, keduanya anggota Fraksi PDIP DPRD DKI.
Keduanya dinilai melanggar disiplin partai karena menentang pencalonan
Sutiyoso. *eti
|
|
Jimmy Carter
Mantan Pre-siden AS ke-39 Jimmy Carter, meraih hadiah Nobel Perdamaian
2002. Komite Nobel Norwegia menilainya tidak mengenal lelah selama
bertahun-tahun mengatasi konflik internasional, memperjuangkan demokrasi,
hak-hak asasi manusia dan mendorong pembangunan sosial dan ekonomi.
|
|