SELAMAT DATANG ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Search     A   B     D     F       I       L     N   O   P   Q   R   S     U     W     Y   Z
BERITA

:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::

C © updated 091002
BERITA SINGKAT
INDEX BERITA   

garis

:::::: Berita garis

:::::: Wawancara garis
:::::: Opini
garis
:::::: Editorial
garis
:::::: Resensi
garis
:::::: Leadership
garis
:::::: Selamat HUT
garis
:::::: Pernikahan
garis
:::::: In Memoriam
garis
:::::: Sebelumnya
garis
:::::: Redaksi
garis

 
garis
garis

 

Sri Sultan HB X Calon Presiden Teratas


Sri Sultan Hamengku Buwono X menduduki peringkat teratas dengan nilai kumulatif terbaik untuk calon presiden (12,65 persen) di mata 9900 responden jajak pendapat yang dilakukan oleh Centre for Political Studies-Soegeng Sarjadi Syndicated. Sementara nilai kumulatif Presiden Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden dalam pemilihan umum (pemilu) mendatang hanya berada di peringkat ketujuh (8,52 persen) dari 14 calon yang disebutkan responden. Salah satu penyebab rendahnya nilai kumulatif Megawati itu, karena dia dinilai berpotensi melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Dijelaskan, polling itu dilakukan dengan cara wawancara langsung kepada responden. Semula memang muncul banyak calon presiden, termasuk yang berusia muda, di bawah 40 tahun. Tetapi, akhirnya hanya 14 nama yang dimunculkan, yakni Megawati Soekarnoputri, Sultan Hamengku Buwono (HB) X, Nurcholish Madjid, Susilo Bambang Yudhoyono, Amien Rais, Yusril Ihza Mahendra, Wiranto, Siti Hardiyanti Rukmana, Hamzah Haz, Ryaas Rasyid, Jusuf Kalla, Syafi'i Maarif, Hasyim Muzadi, dan Salahuddin Wahid.

Sementara tingkat intelektualitas Nurcholis Madjid lebih baik (33,9 persen). Di bawah Nurcholis ada Yusril Ihza Mahendra (33,9 persen), Amien Rais (32,1), dan Susilo Bambang Yudhoyono (24,2), Megawati Sukarnoputri (11,24) dan Jusuf Kalla (6,7). Hasil jajak pendapat ini dipaparkan Soegeng Sarjadi. di Jakarta, Rabu (9/10/02).

Tokoh yang dianggap memiliki kejujuran terbaik adalah Nurcholish Madjid (22,9 persen), disusul Sri Sultan Hamengku Buwono X (20,8 persen), Susilo Bambang Yudhoyono (13 persen). Adapun tokoh yang kejujurannya terburuk, yakni Siti Hardiyanti, Wiranto, dan Jusuf Kalla.

Responden menganggap, kemampuan memerintah para tokoh politik pada umumnya buruk. Ini terlihat dalam komposisi penilaian yang seluruhnya di bawah 20 persen. Penilaian baik yang terbanyak diperoleh Amien Rais (15,7persen), disusul Yusril Ihza Mahendra 11,3 persen), Megawati (10,8 persen), Hamzah Haz (6 persen).

Jajak pendapat membidik pemilih muda (17-25 tahun) berlangsung di 14 kota besar di Indonesia, yakni Padang, Medan, Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Matraman, Pontianak, Samarinda, Makassar dan Manado dengan 9900 responden. Jenis kelamin responden laki-laki (56,7 persen) dan perempuan (43,3 persen). Usia responden antara 17-20 tahun (49,9 persen), 21-23 tahun (40,6 persen) dan 24-25 tahun (9,4persen).

Soegeng menjelaskan, para calon presiden yang menjadi obyek penilaian dalam jajak pendapat mencakup tokoh-tokoh yang berlatar belakang partai politik, independen dan militer. Kriteria yang diukur dalam jajak pendapat mencakup kecerdasan/intelektualitas, visi, kemampuan memerintah, wibawa, kejujuran, kehidupan moral, serta potensi kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN).

Bersarkan jajak pendapat itu, kata Soegeng, menunjukkan Sri Sultan Hamengku Buwono X merupakan figur pemimpin alternatif terbaik pilihan masyarakat di tengah krisis kepercayaan yang begitu tinggi dari masyarakat terhadap tokoh-tokoh politik formal saat ini.

Disimpulkan, fenomena Sri Sultan Hamengku Buwono X memperoleh nilai kumulatif di peringkat teratas, berdasar pada ingatan kolektif responden terhadap peran historis yang begitu besar ketika gerakan reformasi berlangsung. Ketika itu dia memimpin satu juta orang dalam apel reformasi pada 20 Mei 1998 di Yogyakarta, sehari sebelum Soeharto lengser dari kursi presiden, tanpa terjadi kerusuhan. *eti

Megawati-Yudhoyono Favorit

Megawati Soekarnoputri-Susilo Bambang Yudhoyono menduduki posisi terfavorit sebagai urutan teratas (15,5 persen) untuk menjadi pasangan presiden-wakil presiden dalam jajak pendapat yang diselenggarakan Centre for Political Studies-Soegeng Sarjadi Syndicated, yang melibatkan 4.133 responden.

Copyright © 2002 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero