SELAMAT DATANG ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Search     A   B     D     F       I       L     N   O   P   Q   R   S     U     W     Y   Z
BERITA

:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::

C © updated 191002
BERITA SINGKAT
INDEX BERITA   

garis

:::::: Berita garis

:::::: Wawancara garis
:::::: Opini
garis
:::::: Editorial
garis
:::::: Resensi
garis
:::::: Leadership
garis
:::::: Selamat HUT
garis
:::::: Pernikahan
garis
:::::: In Memoriam
garis
:::::: Sebelumnya
garis
:::::: Redaksi
garis

 
 ►
 ► POLING
garis
garis

 

Perpu Antiterorisme

Presiden Megawati Soekarnoputri, Jumat 18/10/02 malam, menandatangani dua Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (Perpu Antiterorisme) dan Perpu tentang Pemberlakuan Perpu Nomor 1 Tahun 2002 untuk Penyelidikan, Penyidikan dan Penuntutan Para Pelaku Peristiwa Peledakan Bom di Bali. Perpu diberlakukan surut untuk melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan kasus peledakan bom di Bali 12 Oktober 2002 menewaskan lebih 180 orang.
Pengumuman pemberlakuan Perpu itu disampaikan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra di Istana Negara, Sabtu pukul 00.30. Kewenangan pemerintah menerbitkan Perpu didasarkan pada Pasal 22 UUD 1945. Menurut Yusril Pemerintah Indonesia telah melakukan langkah-langkah untuk memerangi terorisme. Berdasarkan beberapa kasus yang terungkap, terorisme adalah tindak pidana lintas negara dan dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa (extra ordinary-crime) atau juga disebut kejahatan terhadap kemanusiaan (crimes against humanity). *eti

Partai Demokrat Calonkan SBY

Partai Demokrat mencalonkan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi calon presiden dalam Pemilu 2004 mendatang. Menurut Ketua Umum Partai Demokrat Prof. Dr. Budhisantoso, partainya resmi memilih SBY sebagai calon pemimpin bangsa masa depan dengan berbagai pertimbangan. Antara lain, tokoh itu dinilai masyarakat sampai pada tingkat akar rumput sebagai sosok yang mampu menyelesaikan secara damai dan demokratis permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia.

 

Partai Demokrat yang didirikan sejak 9 September 2001, secara resmi dideklarasikan, Kamis 17/10/02, di Balai Sidang Senayan, Jakarta. Partai dengan platform nasionalis dan religius ini lahir atas keprihatinan bahwa kondisi bangsa Indonesia sedang tercabik-cabik justru dari dalam negeri sendiri. Karena itu, para deklarator Partai Demokrat yang jumlahnya 99 orang menilai Susilo Bambang Yudhoyono sebagai orang yang tepat untuk mencegah agar bangsa Indonesia terhindar dari perpecahan.

 

Para deklarator antara lain Prof. Dr. Budhisantoso, Prof Dr Ir Rizald Max Rompas M.Agr, Vence Rumangkang, RHM Heroe Syswanto Ns, Ir Husein Salim Abdul, Prof Dr Irsan Tanjung, Prof Dr Ir Bonny Sompie MS. Saat ini partai ini sudah terbentuk di 29 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan 220 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di seluruh Indonesia. Karena itu, mereka yakin dalam Pemilu 2004, partai ini akan meraih 30 persen suara. eti

Abubakar Baasyir Pingsan


KH Abubakar Baasyir tiba-tiba pingsan seusai mengadakan pertemuan dengan wartawan, Jumat 18/10/02 di Masjid Penumping, Ngruki, Sukohardjo, Jawa Tengah. Sebelumnya, Pemimpin Besar Majelis Mujahidin Indonesia itu menjadi khatib salat Jumat. Baasyir yang telah dipanggil 19/10/02 sebagai tersangka oleh Mabes Polri dalam perkara peledakan bom, dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, di Jl Ronggowarsito, Solo. Kuasa hukumnya dari Tim Pembela Muslim (TPM) Mahendradata membenarkan bahwa kliennya pingsan. Kliennya diduga karena kelelahan.
 

Copyright © 2002 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero