|
|
 |
Presiden Anugerahkan
Lima Gelar Pahlawan Nasional
Presiden Megawati Soekarnoputri menganugerahkan gelar pahlawan nasional
kepada lima tokoh Indonesia, yaitu Andi Djemma (almarhum), Pong Tiku alias
Ne'baso (almarhum), Prof Mr RH Iwa Kusuma Sumantri (almarhum), Jenderal
Besar Kehormatan Abdul Haris Nasution (almarhum), dan Jenderal Kehormatan
GPH Djati Kusumo (almarhum), hari Jumat (8/11/02)
.
Hadir dalam acara penganugerahan gelar yang diselenggarakan di Istana
Negara Jakarta itu, antara lain Wakil Presiden (Wapres) Hamzah Haz, Taufik
Kiemas, mantan Wapres Soedharmono, Ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA)
Achmad Tirtosudiro, dan sejumlah menteri Kabinet Gotong Royong.
Andi Djemma adalah Raja Luwu, Sulawesi Selatan, tahun 1935-1946. Pong Tiku
alias Ne'baso merupakan tokoh pejuang kemerdekaan Toraja. Prof Mr RH Iwa
Kusuma Sumantri, yang sering disebut dalam sejarah Indonesia, merupakan
Menteri Pertahanan pertama di Indonesia. Jenderal Besar Abdul Haris
Nasution dengan jabatan terakhir Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat
Sementara (MPRS) tahun 1966-1972 dan GPH Djatikusumo, Wakil Ketua DPA
tahun 1978-1983.
Selain itu, presiden juga menganugerahkan lima Bintang Mahaputera Utama
dan Bintang Mahaputera Nararya kepada delapan tokoh nasional. Kelima
penerima Bintang Mahaputera Utama adalah Mohamad Jusuf Ronodipuro (Duta
Besar RI untuk Argentina tahun 1972-1976), almarhum Mr Dr Masdoelhak
Hamonangan Nasoetion Gelar Soetan Oloan (Sekretaris Wapres mendiang
Mohammad Hatta), almarhum Mochtar Prabu Mangkunegara (Kepala Daerah
Swatantra tingkat I Sumatera Selatan 1958-1959), almarhum Samaun Bakri (Wakil
Residen Banten 1947-1948), dan almarhum Johannes Abraham Dimara (tokoh
pejuang Irian Barat).
Sedangkan penerima Bintang Mahaputera Nararya adalah almarhum Tji Agus
Kiemas SH (ayah kandung Taufik Kiemas, suami Presiden Megawati), pejabat
tinggi Departemen Perdagangan tahun 1957-1967. Serta almarhum Arifin (Ajudan
Wapres Mohammad Hatta) dan almarhum Prof Dr Umar Kayam (tokoh budayawan).
Juga dianugerahkan Bintang Budaya Paramadharma kepada tiga tokoh, yaitu
mendiang Chairil Anwar (sastrawan), almarhum Ismail Marzuki (komponis),
serta almarhum Teguh Karya (sutradara teater, film, dan televisi). Serta
satu-satunya penerima Bintang Jasa Nararya adalah almarhum Go Kim Tjoan
alias Hendro Gunawan, mantan pimpinan cabang Legiun Veteran RI di Fakfak,
Irian Jaya. *eti
|
|
Slamet Supriadi Gantikan Agus Widjojo di MPR
Mayjen Slamet Supriadi hari Kamis (7/11/02) secara resmi dilantik menjadi
Wakil Ketua MPR dari unsur Fraksi TNI/Polri, menggantikan Letjen Agus
Widjojo yang sedang memasuki masa persiapan pensiun. Pada saat yang sama,
dilantik pula 13 anggota MPR baru pengganti antarwaktu.
Di antaranya Trimedya Panjaitan menggantikan almarhum Gusti Basan Burnia
dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP), dan seorang
dari Fraksi Utusan Daerah (F-UD), yaitu Radjin Sihombing menggantikan
Hobbes Sinaga yang telah bergabung ke F-PDIP, serta 11 anggota Fraksi TNI/Polri
yang telah mengganti antarwaktu 11 anggota DPR tanggal 23 Oktober lalu. *eti
|
|