| SELAMAT DATANG | ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA | |||||||||||||||
| Search |
|
|||||||||||||||
|
|
|
|||||||||||||||
|
|
|
|
|
|||||||||||||
| :: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka :: | ||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||
|
|
C © updated 220502 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Advokat Sepakati Kode Etik BersamaOrganisasi boleh berbeda, tapi kode etik profesi kiranya tidak perlu berbeda. Tampaknya hal inilah yang mendorong tujuh organisasi advokat yang tergabung dalam Komite Kerja Advokat Indonesia (KKAI) menyepakati satu kode etik profesi advokat bersama. Sementara mengenai wadah tunggal belum juga disepakati. KKAI sendiri
bukanlah organisasi sebagai wadah tunggal advokat. KKAI hanya merupakan
komite kerja yang dibentuk untuk mendukung pembahasan Rancangan
Undang-Undang (RUU) tentang Profesi Advokat. Namun komite kerja ini telah
bersepakat tentang kode etik bersama. |
Organisasi boleh berbeda, tapi kode etik profesi kiranya tidak perlu berbeda.
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
|
|
|
| Copyright © 2002 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero |