Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com
    Kategori: ANTIKORUPSI

    Menarik, Pernyataan Ketua KPK Atas Keteladanan Jokowi


    Menarik, Pernyataan Ketua KPK Atas Keteladanan Jokowi
    Jokowi - Abraham Samad
    Tokoh Terkait

    Berita Terkait

    Berita Filter
     

    Berita Kompas.com bertajuk 'Ketua KPK: Jokowi Patut Diteladani' yang kemudian dikutip JakartaBaru.co menarik perhatian publik setelah Abraham Samad (Ketua KPK) belakangan menyatakan tidak terima pernyataannya dicatut sebagai testimoni yang mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok).

    Menurut Abraham, sebagaimana dilansir Kompas.com, pencatutan namanya dalam testimoni Jokowi-Ahok tersebut merupakan suatu bentuk kebohongan publik. "Apa yang dilakukan calon bersangkutan, kalau memang dia yang melakukan, itu adalah bentuk pembohongan publik," kata Abraham di Jakarta, Jumat (25/5/2012).(Abraham: Jokowi-Ahok Lakukan Pembohongan Publik).

    Selain itu, menurut Abraham, perbuatan tersebut merupakan bentuk pelanggaran berat atas etika demokrasi. "Maka saya memperingatkan dengan keras yang bersangkutan untuk segera mencabut pernyataan yang ada dalam situs yang sama sekali tidak benar," tegasnya. Apabila tidak dicabut, lanjut Abraham, pihaknya akan mengajukan gugatan hukum.

    Pernyataan Ketua KPK itu menarik perhatian publik dan ingin mengetahui apa sesungguhnya kebenaran yang terjadi. Benarkah Tim Sukses Jokowi-Basuki dalam situs JakartaBaru.co mencatut pernyataan Ketua KPK tersebut sebagai kebohongan publik?

    Kompas.com dalam pemberitaannya menjelaskan: "Tim sukses Jokowi-Ahok mengumpulkan pernyataan positif dari sejumlah tokoh menjadi testimoni yang mendukung pasangan dari PDI-Perjuangan tersebut. Pernyataan para tokoh itu, diambil dari penggalan berita yang beredar di media.

    Adapun pernyataan Abraham yang dimuat dalam testimoni Jokowi-Ahok tersebut adalah perkataannya saat menghadiri acara diskusi Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    PDIP
    bertajuk "Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang Bebas Korupsi untuk Kesejahteraan Rakyat" di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (10/2/2012).

    Dalam pemberitaan Kompas.com hari itu, Abraham memuji Jokowi sebagai sosok pemimpin yang memberi inspirasi. "Diantara kader-kader Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    PDIP
    yang hadir di sini, ada birokrasi, ada yang gubernur, dan satu lagi apakah ada Pak Jokowi. Pak Jokowi sungguh luar biasa sebagai kepala daerah, walikota yang bisa memberi inspirasi bagi seluruh kepala daerah yang ada di Indonesia," kata Abraham saat itu.

    Hari ini, tulis Kompas.com, Abraham mengaku tidak pernah memberi komentar sehubungan dengan dukungan terhadap Jokowi sebagai calon gubernur. Dia menegaskan, KPK tidak akan pernah masuk dalam wilayah politik praktis, seperti mendukung pencalonan seseorang. "Karena wilayah KPK adalah penegakan hukum, pemberantasan korupsi," kata Abraham.

    Pernyataan Ketua KPK itu menarik perhatian publik dan ingin mengetahui apa sesungguhnya kebenaran yang terjadi. Benarkah Tim Sukses Jokowi-Basuki dalam situs JakartaBaru.co mencatut pernyataan Ketua KPK tersebut sebagai kebohongan publik?

    Guna membantu mengetahui kebenaran sesungguhnya, berikut ini petikan pernyataan Ketua KPK yang memuji Jokowi yang antara lain menyebut "Kalau semangat antikorupsi dan semangat pak Jokowi ditularkan ke seluruh Tanah Air, saya pikir perlahan-lahan negara ini menjadi baik, korupsi dapat dicegah," sebagaimana dipublikasikan Kompas.com:

    Ketua KPK: Jokowi Patut Diteladani
    JAKARTA, KOMPAS.com - Bukan hanya kalangan masyarakat luas yang memuji kepimpinan Gub DKI Jakarta (2012-2017)
    Gub DKI Jakarta (2012-2017)
    Joko Widodo
    alias Jokowi sebagai Wali Kota Solo. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ketua KPK Jilid 3
    Ketua KPK Jilid 3
    Abraham Samad
    pun mengungkapkan kekagumannya terhadap Jokowi.

    Pujian Ketua KPK untuk Jokowi sebagai sosok pemimpin yang memberi inspirasi pun dilontarkannya saat menghadiri acara diskusi yang digelar Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    Presiden Republik Indonesia Kelima (2001-2004)
    PDIP
    "Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang. Bebas Korupsi untuk Kesejahteraan Rakyat" di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (10/2/2012).

    "Diantara kader-kader PDIP yang hadir di sini, ada birokrasi, ada yang gubernur, dan satu lagi apakah ada Pak Jokowi," tanya Abraham pada kader PDIP yang hadir saat itu.

    "Pak Jokowi sungguh luar biasa sebagai kepala daerah, wali kota yang bisa memberi inspirasi bagi seluruh kepala daerah yang ada di Indonesia," sambungnya, setelah tahu Jokowi ada diantara orang-orang tersebut.

    Abraham berharap Jokowi dapat menjadi teladan bagi kepala daerah di Indonesia yang anti korupsi dan membela rakyat kecil. Memperhatikan nasib rakyatnya. "Semoga semua pemimpin bisa meneladani Pak Jokowi. Kalau semangat antikorupsi dan semangat pak Jokowi ditularkan ke seluruh Tanah Air, saya pikir perlahan-lahan negara ini menjadi baik, korupsi dapat dicegah," kata Abraham.

    Seperti yang diketahui, di bawah kepemimpinan Jokowi, Solo mengalami perubahan yang pesat. Branding untuk kota Solo dilakukan dengan menyetujui moto "Solo: The Spirit of Java". Jokowi mampu merelokasi pedagang barang bekas di Taman Banjarsari hampir tanpa gejolak untuk merevitalisasi fungsi lahan hijau terbuka.

    Selain itu, Jokowi juga memberi syarat pada investor untuk mau memikirkan kepentingan publik. Ia juga tak segan menampik investor yang tidak setuju dengan prinsip kepemimpinannya. Tak hanya itu, pria yang meraih gelar insinyur dari Fakultas Kehutanan UGM pada tahun 1985 ini juga turun langsung ke tengah masyarakat untuk melakukan komunikasi langsung rutin dan terbuka. Berita TokohIndonesia.com | rbh

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA

    Tag: Walikota, KPK, antikorupsi

    Ditayangkan oleh cross  |  Dibuat 27 Mei 2012  |  Pembaharuan terakhir 31 Mei 2012

    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    "Dalam dunia bisnis, setiap orang dibayar dengan 2 koin: uang dan pengalaman. Ambil pengalaman untuk yang pertama, maka uang akan datang kemudian." ~ Harold S. Geneen
     

    Menurut Anda, Siapa Tokoh yang Layak Jadi Capres 2014?

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us