Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com

    Data Ketua DPA


    Data Ketua DPA
    Logo DPA
    Tokoh Terkait

    Berita Terkait

    Berita Filter
     

    Dewan Pertimbangan Agung (DPA) adalah lembaga tinggi negara Indonesia yang dibentuk berdasarkan Pasal 16 UUD 45, berfungsi memberi masukan atau pertimbangan kepada presiden. Namun setelah reformasi, dalam UUD 45 yang diamandemen, lembaga ini dihapuskan.

    Pasal 16 Ayat 2 UUD 45 (sebelum diamandemen) menyatakan bahwa DPA berkewajiban memberi jawaban atas pertanyaan presiden dan berhak mengajukan usul kepada pemerintah. DPA berbentuk Council of State yang wajib memberi pertimbangan kepada pemerintah.

    DPA dibentuk pertama kali pada 25 September 1945, melalui pengumuman pemerintah (Berita Republik Indonesia No. 4). Ketua DPA pertama adalah R. Margono Djojohadikusumo, dengan sebelas anggota, di antaranya Radjiman Widiodiningrat, Syekh Djamil Djambek, Anggota PPPKI, DPA dan Menlu RI
    Anggota PPPKI, DPA dan Menlu RI
    Agus Salim
    , dan dr. Latumeten.

    Namun setelah reformasi, UUD 45 diamandemen, hal mana lembaga ini dihapuskan, yang ditindaklanjuti dengan Keputusan Presiden Nomor 135 /M/ 2003 pada tanggal 31 Juli 2003.

    Namun, kiprah DPA pertama ini tidak optimal, apalagi ketika sistem pemerintahan berubah menjadi kabinet parlementer. Walaupun keberadaannya tetap eksis sampai tahun 1949 tetapi perannya tidak berarti. Kemudian keberadaannya semakin tidak jelas saat berlakunya Konstitusi RIS (1949-1950) dan UUDS (1950-1959).

    Sampai akhirnya Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
    Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
    Presiden Soekarno
    mengeluarkan Dekrit 5 Juli 1959, yang salah satu menginstruksikan pembentukan DPA Sementara, yang ditindaklanjuti dengan Penetapan Presiden No. 3 Tahun 1959, 22 Juli 1959. Ketika itu, ketuanya dirangkap oleh Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
    Proklamator, Presiden Republik Indonesia Pertama (1945-1966)
    Presiden Soekarno
    . DPA definitif baru muncul pada 1967 melalui UU No. 3 Tahun 1967 yang disahkan Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988)
    Presiden Soeharto
    .

    Namun setelah reformasi, UUD 45 diamandemen, hal mana lembaga ini dihapuskan, yang ditindaklanjuti dengan Keputusan Presiden Nomor 135 /M/ 2003 pada tanggal 31 Juli 2003. Ketua DPA terakhir adalah Achmad Tirtosudiro.

    Data Ketua DPA:
    1. R. Margono Djojohadikusumo, 25 September 1945 -  6 November 1945
    2. RAA Wiranatakusuma, 29 Nopember 1945 – 1948
    3. KPH Soetardjo Kartohadikoesoemo, 1948-1950
    4. Soekarno, 1959-1966
    5. RAA Wiranatakusuma, 1967-1968
    6. Wilopo, 1968-1978
    7. Idham Chalid, 1978-1983
    8. M Panggabean, 1983-1988
    9. Sudomo, 1988-1998
    10. AA Baramuli, 1998-1999
    11. Achmad Tirtosudiro, 1999-2003. Pusat Data TokohIndonesia.com | rbh

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA

     


    Tag: DPA, Lembaga Tinggi Negara

    Ditayangkan oleh redaksi  |  Dibuat 02 Apr 2012  |  Pembaharuan terakhir 19 Apr 2012

    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    Menurut survei sebuah perusahaan konsultan PERC di tahun 2010, Indonesia menempati posisi juara 1 negara paling korup se-Asia Pasifik.
     

    Menurut Anda, Siapa Tokoh yang Layak Jadi Capres 2014?

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us