Wikipedia

Kompas

Tempo

Antara

YouTube

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

KIRIM BIOGRAFI: Sudahkah Anda punya "Rumah Biografi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan Kirim Biografi dan CV Anda ke redaksi@tokohindonesia.com

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan ke sdm at tokohindonesia.com

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

TELL THE WORLD: Don't forget to Bookmark/Share TokohIndonesia.com if you CARE

    Berita Tokoh Monitor

    KPK-Hukum

    Bisnis-Entrepreneur

    Internet-Social Media

    Budaya-Sastra

    Mancanegara

    Olahraga

    Gaya Hidup

    Berita Pilihan TokohIndonesia.com memilihkan (menyaring) berita-berita terbaik dan relevan dari beberapa portal berita di Indonesia. Berita di-update setiap dua jam.
    Facebook TokohIndonesia.com   Twitter TokohIndonesia.com   Google Plus TokohIndonesia.com
    Kategori: ANTIKORUPSI

    Pansel KPK Amat Lancang



    Berita Terkait

    Berita Filter
     

    Komisi III DPR telah menyelesaikan tugas dan hak konstitusionalnya memilih pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid 3 (2011-2014), Jumat (2/12/2011), Secara voting (demokratis) mereka memilih Abraham Samad, Bambang Widjojanto, Adnan Pandu Praja, dan Zulkarnaen. Abraham Samad, dipilih menjadi Ketua KPK yang menggeser Busyro Muqoddas menjadi wakil ketua.

    Pilihan ini dikomentari berbagai pihak, termasuk Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK, dengan 'menyalahkan' Komisi III DPR karena tidak memilih sesuai peringkat yang dibuat Pansel sendiri.  Pansel memeringkat delapan calon pimpinan KPK yang diserahkan ke DPR yakni Bambang Widjojanto, Yunus Husein, Abdullah Hehamahua, Handoyo Sudrajat, Ketua KPK Jilid 3
    Ketua KPK Jilid 3
    Abraham Samad
    , Zulkarnaen, Adnan Pandu Praja, dan Haryanto Sutadi.

    Beberapa anggota Pansel Capim KPK menyatakan kecewa dan bernada keberatan atas pilihan Komisi III DPR. Sehingga sangat pantas mereka dinilai amat lancang dan tak paham undang-undang. ''Saya menyesalkan kenapa pansel masih berkomentar, ini menandakan tak paham undang-undang,'' kata Anggota Komisi III DPR RI, Aboebakar Alhabsy.  Aboebakar dengan bijak menjelaskan, bahwa domain proses pemilihan KPK itu ada pada presiden dan DPR. Pansel itu hanyalah alat kepanjangan tangan presiden.

    Aboebakar Alhabsy menyatakan heran, sebab presiden saja yang punya kewenangan mengusulkan tidak mengomentari pilihan Komisi III. "Kenapa pembantunya malah lancang?'' ujar Aboebakar Alhabsy. Menurutnya, DPR dibuat repot oleh ulah pansel yang mengklaim kerja sudah bagus, sehingga DPR harus mengikuti pilihan pemeringkatan mereka.

    Aboebakar Alhabsy mempertanyakan kalau memang empat nama bawah tidak baik integritasnya kenapa diloloskan? Menurutnya, sebenarnya kalau Pansel menilai nama-nama tersebut tidak layak jadi Capim KPK, jangan diloloskan. "Kecuali kalau kondisi ini memang sudah disetting untuk meloloskan nama-nama tertentu untuk kepentingan tertentu,'' jujar Alhabsy. Berita TokohIndonesia.com | rbh

    © ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA

     


    Tag: KPK

    Ditayangkan oleh redaksi  |  Dibuat 05 Des 2011  |  Pembaharuan terakhir 06 Des 2011

    Beri Komentar

    Facebook

    Share on Myspace

    TIKomen

    Beri Komentar

    Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


    Kode keamanan Refresh

    Intermezzo
    "Hal-hal berikut ini akan menghancurkan peradaban manusia: politik tanpa dasar, kemajuan tanpa belas kasihan, kekayaan tanpa bekerja, belajar tanpa keheningan, agama tanpa rasa takut, dan ibadah tanpa kesadaran." ~ Anthony de Mello
     

    Tokoh Monitor

    Menurut Anda, Siapa Tokoh yang Layak Jadi Capres 2014?

    Komunitas

    • Terbaru
    • Komentar

    Like to Support Us