gototopgototop

WELCOME: Selamat datang di situs gudang pengalaman. Database Tokoh Indonesia terlengkap yang tengah dikembangkan menjadi Ensiklopedi Tokoh Indonesia online.

LOWONGAN: TokohIndonesia.com yang berkantor di Jakarta membuka kesempatan kerja sebagai Account Executive. Lamaran dikirimkan paling lambat 16 Mei 2012.

LENGKAPI DATA: Sudahkah Anda punya "rumah pribadi" di Plasa Web Tokoh Indonesia? Silakan kirimkan biografi dan CV Anda ke

PERTANYAAN: Bila Anda punya pertanyaan untuk TokohIndonesia.com, silakan hubungi kami dengan menggunakan FORM KONTAK yang disediakan.

LOGIN: Anda harus login agar bisa mengakses semua konten dan fitur di TokohIndonesia.com. Bila login bermasalah, silakan Refresh (Ctrl + F5) browser Anda.

  • 0
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
prev
next
Kategori: ANTIKORUPSI

Pansel KPK Amat Lancang


  • zoom in
  • zoom out
  • bold

Berita Terkait

Berita Filter
 

Komisi III DPR telah menyelesaikan tugas dan hak konstitusionalnya memilih pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid 3 (2011-2014), Jumat (2/12/2011), Secara voting (demokratis) mereka memilih Abraham Samad, Bambang Widjojanto, Adnan Pandu Praja, dan Zulkarnaen. Abraham Samad, dipilih menjadi Ketua KPK yang menggeser Busyro Muqoddas menjadi wakil ketua.

Pilihan ini dikomentari berbagai pihak, termasuk Panitia Seleksi Calon Pimpinan (Pansel Capim) KPK, dengan 'menyalahkan' Komisi III DPR karena tidak memilih sesuai peringkat yang dibuat Pansel sendiri.  Pansel memeringkat delapan calon pimpinan KPK yang diserahkan ke DPR yakni Bambang Widjojanto, Yunus Husein, Abdullah Hehamahua, Handoyo Sudrajat, Abraham Samad, Zulkarnaen, Adnan Pandu Praja, dan Haryanto Sutadi.

Beberapa anggota Pansel Capim KPK menyatakan kecewa dan bernada keberatan atas pilihan Komisi III DPR. Sehingga sangat pantas mereka dinilai amat lancang dan tak paham undang-undang. ’’Saya menyesalkan kenapa pansel masih berkomentar, ini menandakan tak paham undang-undang,’’ kata Anggota Komisi III DPR RI, Aboebakar Alhabsy.  Aboebakar dengan bijak menjelaskan, bahwa domain proses pemilihan KPK itu ada pada presiden dan DPR. Pansel itu hanyalah alat kepanjangan tangan presiden.

Aboebakar Alhabsy menyatakan heran, sebab presiden saja yang punya kewenangan mengusulkan tidak mengomentari pilihan Komisi III. "Kenapa pembantunya malah lancang?’’ ujar Aboebakar Alhabsy. Menurutnya, DPR dibuat repot oleh ulah pansel yang mengklaim kerja sudah bagus, sehingga DPR harus mengikuti pilihan pemeringkatan mereka.

Aboebakar Alhabsy mempertanyakan kalau memang empat nama bawah tidak baik integritasnya kenapa diloloskan? Menurutnya, sebenarnya kalau Pansel menilai nama-nama tersebut tidak layak jadi Capim KPK, jangan diloloskan. "Kecuali kalau kondisi ini memang sudah disetting untuk meloloskan nama-nama tertentu untuk kepentingan tertentu,’’ jujar Alhabsy. Berita TokohIndonesia.com | rbh

© ENSIKONESIA - ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA

 


Tag: KPK


Ditayangkan oleh redaksi  |  Dibuat 05 Des 2011  |  Pembaharuan terakhir 06 Des 2011

Intermezzo
"Kebahagiaan terbesar dalam hidup ini adalah mengerjakan sesuatu yang kata orang-orang tidak bisa kita kerjakan." ~ Walter Bailey

Beri Komentar

Anda dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. TokohIndonesia.com dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar yang ada. TokohIndonesia.com juga berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.


Kode keamanan Refresh

 

Komunitas

  • Terbaru
  • Komentar
  • Irwan Hidayat

    m.nailul anwar noer
    Alhamdulillah, kami selaku warga negara Indonesia, sangat bangga atas tercapainya cita2 Sidomuncul, dan ...
     
  • Galaila Karen Agustiawan

    soedono adi triwanto
    Saya mengagumi anda sebagai salah satu dari sedikit tokoh yg berkarakter dan sebagai bangsa Indonesia ...

Poling Tokoh