|
|
 |

Nama :
Hillary Rodham Clinton
Nama Asli:
Hillary Diane Rodham
Lahir :
Park Ridge, Illinois, 26 Oktober 1947
Suami :
Bill Clinton, mantan Presiden AS
Anak:
Chelcea
Ayah :
Hugh Rodham
Ibu :
Dorothy
Pendidikan :
Wellesley College
Yale Law School
Pekerjaan:
Senator New York
First Lady USA
Rose Law Firm tahun 1976
Board of the Legal Services Corporation tahun 1978
Staf pengajar University of Arkansas Law School tahun 1975
Buku:
Living History
It Takes a Village and Other Lessons Children Teach Us 1996 menjadi buku
best seller
An Invitation To the White House
The Case Against Hillary Clinton
Hell to Pay: The Unfolding Story of Hillary Rodham Clinton
|
|
Hillary Rodham Clinton
Kandidat Presiden AS 2004
Pengalamannya sebagai First Lady mendampingi suaminya, mantan presiden AS,
Bill Clinton, telah membawanya mewujudkan ambisi yang pernah
disampaikannya dalam acara kelulusan Wellesley College, “Tantangan
sekarang adalah menunjukkan politik sebagai seni untuk mewujudkan sesuatu
yang kelihatannya tidak mungkin, menjadi mungkin.”
Dikenal sebagai First Lady pertama yang duduk dalam Senat Amerika dan
Senator perempuan pertama New York, jalannya menuju kandidat presiden dari
Partai Demokrat bersaing dengan Bush tahun 2004 nanti semakin terbuka
lebar.
Pengaruhnya yang luas telah menghasilkan beberapa buku yang mengulas lebih
jauh tentang perjuangan politiknya seperti An Invitation To the White
House, The Case Against Hillary Clinton, Hell to Pay: The Unfolding Story
of Hillary Rodham Clinton, dan sebagainya.
Pada tanggal 9 Juni mendatang, biografi lulusan Yale Law School ini
akhirnya akan beredar. Buku setebal 576 halaman berjudul Living History
itu akan dicetak sebanyak satu juta eksemplar bersamaan dengan versi audio
yang diisi suara suaminya Bill Clinton. Ia mendapat uang muka USD 8 juta
dari penerbit bukunya, Simon & Schuster. Hak ciptanya di luar negeri sudah
dijual ke 16 negara, mulai Amerika Selatan sampai ke Eropa dan Asia.
Biografi yang juga dijual di Amazon.com seharga USD 28 ini berisi kisah
komplet dan jelas mengenai kehidupannya selama tinggal di Gedung Putih,
mulai debat mengenai pelayanan kesehatan, hingga impeachment terhadap
kampanye politiknya pada tahun 2000.
Lahir 26 Oktober 1947 sebagai anak pertama dari Dorothy dan Hugh Rodham,
Hillary Diane Rodham, dididik untuk belajar sungguh-sungguh dan mengejar
karir yang ia inginkan. Dua saudara laki-lakinya, Hugh dan Tony, kemudian
lahir menyusulnya. Masa kecil Hillary di Park Ridge, Illinois, bahagia dan
disiplin. Ia mencintai olahraga dan gerejanya, dan menjadi anggota dari
National Honor Society, dan ketua pelajar.
Sebagai mahasiswa dari Wellesley College, Hillary memadukan antara
keunggulan akademik dengan pendidikan politik. Pada tahun 1969, Hillary
masuk ke Yale Law School, dimana ia menjadi Board of Editors dari Yale Law
Review and Social Action, dekat dengan pengacara anak, Marian Wright
Edelman, dan bertemu dengan Bill Clinton. Clinton selalu mengingat tentang
pertemuan pertama mereka di perpustakaan dimana Hillary melangkah ke
arahnya dan berkata, “Kalau kamu terus menatap saya seperti itu, maka saya
akan memperkenalkan diri saya.” Setelah kejadian itu, keduanya menjadi
tidak terpisahkan – partner dalam acara debat, kampanye politik, dan
pembicaraan dari hati ke hati.
Setelah lulus, Hillary terlibat dalam Children’s Defense Fund di Cambridge
dan bergabung sebagai staf penyelidik impeachment dalam Judiciary
Committee of the House of Representatives. Setelah menyelesaikan tanggung
jawab tersebut, ia “mengikuti hatinya ke Arkansas,” dimana Bill Clinton
sudah memulai karir politiknya.
Mereka menikah tahun 1975. Hillary menjadi staf pengajar di University of
Arkansas Law School tahun 1975 dan bergabung dengan Rose Law Firm tahun
1976. Pada tahun 1978, Presiden Jimmy Carter menunjuknya sebagai anggota
dari Board of the Legal Services Corporation, dan Bill Clinton menjadi
gubernur Arkansas. Putri mereka, Chelsea, lahir tahun 1980.
Hillary berperan sebagai ‘Arkansas First Lady’ selama 12 tahun,
menyeimbangkan antara keluarga, hukum dan pelayanan publik. Ia duduk dalam
Arkansas Educational Standards Committee, ikut mendirikan Arkansas
Advocates for Children and Families, dan menjadi anggota dewan pengurus
dari Arkansas Children’s Hospital, Legal Services, and the Children’s
Defense Fund.
Sebagai ‘First Lady’ Amerika, Hillary terus menyeimbangkan antara
pelayanan publik dengan kehidupan pribadinya. Peran aktifnya dimulai pada
tahun 1993 ketika Presiden memintanya untuk memimpin tim dalam National
Health Care Reform. Ia tetap menjadi pengacara yang aktif memperluas
jaminan asuransi kesehatan, menjamin bahwa anak-anak mendapat imunisasi
yang benar, dan meningkatkan kewaspadaan publik akan masalah kesehatan.
Ia menulis kolom mingguan dalam sebuah surat kabar yang berjudul,
“Talking It Over,” yang berfokus pada pengalamannya sebagai ‘First Lady’
dan hasil pengamatannya tentang perempuan, anak-anak, dan keluarga yang ia
temui di seluruh dunia. Bukunya It Takes a Village and Other Lessons
Children Teach Us yang dikeluarkan tahun 1996 menjadi buku best seller,
dan ia memperoleh Grammy Award atas film yang ia buat berdasarkan buku itu.
Sebagai First Lady, peranan publiknya dalam berbagai aktivitas
kadang-kadang menimbulkan kontroversi. Tanpa terhalang oleh berbagai
kritik, Hillary memenangkan banyak hati atas dukungannya yang teguh
terhadap perempuan di seluruh dunia dan komitmennya atas masalah anak-anak.
Pada tanggal 7 November 2000, Hillary terpilih sebagai Senator New York
melanjutkan ambisi politiknya setelah Bill Clinton tidak lagi menjadi
presiden.
*** TokohIndonesia DotCom (Ensiklopedi Tokoh Indonesia), dari berbagai sumber
|
|